"AYO NYOBLOS..!!!", TNI - Polri Menjamin Keamanan Pelaksanaan Pilpres & Pileg 2019 Hingga ke TPS

Banner iklan disini

Uspin PWRI Gelar RAT

Bima, Poros NTB.- Belum lama ini, Usaha Simpan Pinjam (Uspin) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kecamatan Bolo menyelengggarkan kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2017, bertempat di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Bima, Sabtu (27/1/18)
RAT tersebut dihadiri ketua PWRI Kabupaten Bima, Camat Bolo, selaku Pembina PWRI Kecamatan Bolo, Ketua dan pengurus serta anggota PWRI Bolo.
Ketua PWRI Kabupaten Bima, Sukirman BA, dalam sambutan singkatnya, mengapresiasi antusiasme semua anggota pensiunan yang berjumlah 197 orang beserta seluruh pengurus dan Badan Pengawas yang hadir dalam rapat tersebut.
“Saya juga terharu karena Sisa Hasil Usaha (SHU) dari tahun ke tahun meningkat,kata Sukirman.
Sementara itu, Ketua Umum PWRI Kecamatan Bolo, Drs H Suaidin Abdullah, MPd, mengatakan, RAT tersebut bertujuan untuk menyampaikan laporan pertanggung jawaban pengurus dan pengawas kepada anggota tentang hasil pelaksanaan tugas Tahun Buku 2017.
Selain itu, kata dai kondang kebanggaan masyarakat Bolo yang juga ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bima tersebut, RAT juga bermaksud untuk menyampaikan rencana kerja dan rencana anggaran belanja koperasi  2018 sebagai pedoman pelaksanaan yang akan datang yang dilaksanakan pengurus.
Dijelaskannya, pada tahun 2016 dengan modal yang berjumlah sekitar 460 juta memperoleh SHU sekitar 51 juta. Sedangkan tahun 2017 dengan modal sekitar Rp. 487 juta, SHU naik sekitar Rp. 58 juta.
RAT digelar tidak hanya untuk menyampaikan laporan pertangungan jawab pengurus ataupun menyampaikan rencana kerja semata. Melainkan juga sebagai ajang untuk silaturahmi antara anggota dengan anggota atau anggota dengan pengurus.” Papar Suaidin.
Mantan Kepala UPT Dikbudpora Kecamatan Bolo tersebut, menambahkan, anggota yang berjumlah 197 tersebut wajib menyetorkan uang pada pengurus sebagai simpanan wajib, namun Tahun 2018 ini mengalami kenaikan Rp.10 ribu. Setoran tersebut diperuntukan sebagai bantuan dana kesehatan dan kematian.
Setiap anggota berhak mendapatkan dana itu untuk kesehatan maupun untuk keperluan biaya kematian seperti untuk membeli kain kafan dan sebagainya,” jelasnya.
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.