Banner iklan disini Banner iklan disini

Diduga Bandar Shabu, Wanita Hamil Dua Bulan Diringkus Polisi


Bima, Porosntb.com.- Lagi-lagi seorang wanita dan anak dibawah umur di Bima Nusa Tenggara Barat, berhasil diringkus SatNarkoba Polres Bima Kabupaten, karena tersangkut kasus narkoba jenis shabu-shabu. Wanita yang diringkus petugas adalah HA (36) merupakan bandar besar di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten.
Bahkan dikabarkan Bandar besar shabu HA itu sedang mengandung dua bulan saat ditangkap polisi dirumahnya di Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima.
Dalam Press Release SatNarkoba Polres Bima Kabupaten, selain HA petugas juga mengamankan seorang anak dibawah umur berinisial SU (16). SU diamankan petugas di rumahnya HA usai pesta shabu-shabu.
Saat digeledah, dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan satu poket shabu-shabu, uang tunai 7,5 juta rupiah diduga hasil transaksi barang haram tersebut, tiga buah bong/pipet, dua buah korek gas, empat buah HP dan struk atau bukti trasfer bank BRI uang senilai 29 jt diduga hasil jual shabu-shabu.
“semua Barang Bukti (BB) sudah kami amankan, termasuk pelaku,”kata Kasat Narkoba IPTU Palti Hutagaol S.I.K saat press release siang tadi.
Dikatakanya, penangkapan terhadap bandar HA dan Kurir SU berawal dari penenagkapan saudara ID asal Desa Samili Kecamatan Woha, yang merupakan pembeli atau pemakai shabu-shabu. ID saat itu membeli barang haram kerumah HA, dan saat pulang ID langsung dibuntutin sesuai informasi masyarakat. Ditengah jalan ID pun ditahan petugas dan digeladah  alhasil bersama satu poket shabu-shabu seharaga 70 rb ID digiring ke Mapolres Bima Kabupaten untuk dimintai keterangan.
Dari pengakuan ID, polisipun melakukan pengembangan dan menggerebek rumah HA. Alhasil, saat grebek dirumah HA polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.
“berawal dari penangkapan saudara ID, HA dan SU pun berhasil diamankan setelah dilakukan pengembangan,”ungkapnya.
Lanjut Kasat Narkoba, bahwa bandar HA merupakan istri Ujmin alias Uju yang diduga bandar besar yang baru saja diamankan Satuan Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat sebulan yang lalu.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua pelaku diamankan di Mapolres Bima Kabupaten, sementara SUdikembalikan ke orangtuanya karena masih dibawah umur. Walaupun demikian proses hukum tetap berlangsung. Masing-masing pelaku akan dijerat dengan pasal 114 jo 127, sedangan bandar HA diancam dengan pasal 114 jo 112 jo 127 dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara.(Poros-11)

Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.