Banner iklan disini Banner iklan disini

STKIP Tamsis, Kampus Baru yang Berlari Kencang

Tim EKA LLDIKTI saat monitoring di ruang
laboratorium STKIP Taman Siswa Bima
Tim EKA saat mengevaluasi administrasi kampus
Bima, porosntb.com-STKIP Taman Siswa Bima kini berusia 11 tahun. Di usianya yang masih belia, kampus tersebut sudah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Tidak berlebihan jika kampus "Merah" ini diibaratkan anak kecil yang sudah berlari kencang. 

Sejumlah capaian terus ditorehkan kampus yang beralamat di Desa Belo Kecamatan Palibelo tersebut. Yang terbaru, kampus setempat kini mulai go internasional dengan menjajaki kerjasama dengan universitas Selangor Malaysia. 

Kemarin, tim Evaluasi Kinerja Akademik (EKA) dari LLDIKTI wilayah VIII melakukan evaluasi di kampus setempat. Lima orang tim langsung melakukan pengawasan, pengendalian dan pembinaan. Tim mengecek tata kelola kampus dan fasilitas pembelajaran. 

Hasilnya, terungkap jika kampus pendidikan satu-satunya di Kabupaten Bima itu telah memenuhi standar yang diinginkan Dikti. Mulai dari fasilitas pembelajaran berupa ruang kelas, laboratorium dan sebagainya. 

"STKIP Taman Siswa Bima ini kampus baru dengan perkembangan yang luar biasa cepat dan maju," ungkap seorang tim EKA dari LLDIKTI Prof Mansyur Ma'shum saat ditemui di sela-sela kegiatan evaluasi di kampus setempat, kemarin. 

Head of Senate Universitas Mataram ini mendorong agar kampus kebanggaan Kabupaten Bima itu terus maju. Dengan melakukan reakreditasi 7 Prodi dan institusi. Karena sejauh ini tiga Prodi sudah mengantongi akreditasi B. Sementara akreditasi institusi juga diyakini akan memperoleh nilai B. 
foto bersama tim EKA dan civitas akademika

"Ini yang kita dorong. Secara keseluruhan STKIP Tamsis sudah baik. Kebutuhan dosen juga sudah memenuhi syarat, tinggal SDM dosennya saja yang harus ditingkatkan lagi," tegasnya. 

Prof Mansyur juga menilai, ada upaya positif yang dilakukan kampus setempat menuju perguruan tinggi unggulan di Bima. Itu dapat dilihat dari intensitas pihak kampus untuk melakukan reakreditasi. Serta terus memperbaiki tata kelola dan managemen institusi. 

"Jika semua Prodinya sudah terakreditasi A dan B, saya bisa pastikan akreditasi institusinya juga akan baik," tuturnya. 

Sementara anggota lain dari tim EKA Dr Nyoman SRI Subawa menambahkan, prospek kampus tersebut sangat bagus. Apalagi, luas lahannya cukup banyak sehingga diyakini akan bisa menjadi kampus yang besar. 

"Kita sudah lihat semua kampus ini. Pelaksanaan pembelajaran dan pengabdian terhadap masyarakat sudah mampu dilaksanakan dengan baik. 2020 nanti, dosen kampus ini akan doktor semua. Ini Renstra yang sangat menjanjikan untuk kemajuan perguruan tinggi," tandasnya. 

Ketua STKIP Taman Siswa Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi mengapresiasi kehadiran tim EKA. Karena dapat memberikan pelajaran berharga bagi kampus setempat untuk terus memperbaiki tata kelola mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan ada evaluasi internal dan eksternal.

"Dengan adanya monev EKA, kami bisa mengetahui kekurangan Prodi dan organisasi tata kerja lain, agar bisa meningkatkan pelayanan," terangnya.




Dosen ilmu politik ini juga menyampaikan terima kasih kepada tim EKA LLDIKTI. Khususnya juga penyelanggara PT Asuh Universitas Brawijaya. 

"Terimakasih juga civitas akademik yang terus berusaha menjadi tim work selama ini," tutupnya.(poros-07)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.