3 Catatan Penting dari Bawaslu untuk KPU Kabupaten Bima

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bima, Junaidin, S.Pd
Bima, Poros NTB.- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) II sebanyak 365.779, Ahad (11/11/18).

Dari DPTHP II yang ditetapkan tersebut, terdapat penambahan 2.794 Pemilih dari DPTHP I yang sebelumnya ditetapkan 363.005 Pemilih.

Junaidin, S.Pd, komisioner Bawaslu Kabupaten Bima, menjelaskan, penambahan jumlah pemilih yang ditetapkan KPU Kabupaten Bima tersebut, tidak terlepas dari rekomendasi Bawaslu Kabupaten Bima kepada KPU setempat.

“Kami merekomendasikan tiga poin penting untuk ditindaklanjuti KPU Kabupaten Bima guna memperbaiki DPT untuk Pemilihan Umum Tahun 2019 ini,” ujar komisioner Bawaslu yang akrab disapa Joe tersebut, di sekretariat Bawaslu setempat, Senin (12/11/18).

Catatan penting yang disampaikan pihaknya, tutur Joe, yakni meminta KPU untuk mengeluarkan data pemilih yang tidak memenuhi syarat (pemilih ganda, pemilih belum berusia 17 tahun saat hari pemungutan suara dan belum menikah, pemilih meninggal, pemilih tidak dikenal, pemilih TNI/Polri, memperbaiki elemen data pemilih yang keliru atau belum lengkap, memasukan pemilih yang belum terdaftar.

“Poin-poin dalam rekomendasi ini kami sertakan dengan data lengkap atau by name by address,” terangnya. 

Selain menyampaikan rekomendasi tertulis, lanjut Joe, Bawaslu Kabupaten Bima juga mengoreksi beberapa indikator data pemilih pada saat rapat pleno terbuka DPTHP II.

Hal krusial yang dikerucutkan, terkait 740 (versi awal 663) pemilih yang masih tercatat dalam Formulir jenis AC KPU atau pemilih potensial yang tidak memiliki KTP elektronik.


“Kami seriusi betul masalah data AC ini. Jangan sampai karena identitas kependudukan, hak konstitusi warga ditelantarkan,” tandasnya. (Aden)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.