Jajaran Eksekutif Adakan Temu Konsultasi dengan DORD Kabupaten Bima


Bima, Poros NTB.- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bima beserta para Kepala OPD, Kabag. Setda dan Pejabat Eselon III dan IV, menggelar temu konsultasi dengan Pimpinan beserta Anggota DPRD, Selasa (13/11).

Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, yang dibuka secara langsung Ketua DPRD Kabupaten Bima, Murni Suciyanti.

Temu Konsultasi antara jajaran Eksekutif dan Legislatif dimaksudkan sebagai media Silaturrahmi dan musyawarah sebagai bentuk koordinasi untuk membahas berbagai dinamika dan langkah-langkah kebijakan, sehingga kedua lembaga terkait dapat bersinergi dalam menjalankan tuga sebagaimana tupoksinya masing-masing.

Terimakasih mendalam atas setiap dukungan normatif DPRD Kabupaten Bima dalam pelaksanaan tugas-tugas Eksekutif,” ungkap Bupati, sembari mengajak bersama-sama membulatkan tekad, dalam rangka meningkatkan kualitas pengabdian kepada daerah.
Temu Konsultasi dan Silaturrahmi berjalan sangat dinamis, banyak usul–saran yang disampaikan oleh segenap Anggota Dewan.
Hal-hal yang mengemuka antara lain. adanya harapan dari DPRD Kabupaten Bima agar pokok-pokok pikiran dan aspirasi Anggota Dewan tercover secara representative dalam APBD 2019, serta perlunya peringatan kepada ASN untuk tidak terlibat langsung dalam politik praktis.
Sementara itu, Duta PAN, Muhammad Aminurlah menyampaikan harapan agar Pemerintah Daerah memberikan attensi atas merajalelanya Narkoba, Judi dan lain-lain; dalam hal ini ia meminta langkah-langkah Taktis Pemerintah Daerah untuk mereduksi bahkan meniadakannya.
Hal lain yang juga disampaikannya adalah Masalah PAD yg harus digenjot dengan menertibkan pemungutan dan Penyetoran Pajak serta Retribusi mulai dari Juru Pungut dan seterusnya.
Aminurlah juga berharap agar Perda–Perda yang telah ditetapkan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati.
Senada dengan yang disampaikan Muhammad Aminurlah, Ir. Rahmat menekankan pentingnya maksimalisasi pengelolaan kekayaan daerah agar dapat mengoptimalisasi capaian PAD.
Ir. Suryadin juga meminta penertiban asset Kabupaten Bima yang berada di wilayah Kota Bima serta disusunnya aturan yang memungkinkan PD Wawo dapat terus mengembangkan peran dan fungsinya.
Muhammad Natrsir, menegaskan perlunya penajaman Koordinasi atau Konsultasi antar instansi; rehab pasar Tente, pentingnya keberadaan tenaga Dokter di Puskesmas Ngali sebagai bagian dari persyaratan Akreditasi Puskesmas serta maksimalisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Duta Partai Gerindra, mengusulkan pentingnya pengadaan Mobil Damkar untuk tiap kecamatan guna mengantisipasi bencana kebakaran sebagaimana yang kerap terjadi akhir-akhir ini.
Sulaiman MT meminta intensitas Temu Konsultasi ditingkatkan, Administrasi asset daerah serta tapal batas desa terus ditertibkan.

Terkait dengan saran–usul yang berkembang dalam moment tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs. H.M.Taufik HAK, M.Si menyatakan bahwa yang berkaitan dengan sarana dan prasaranan, akan dikaji secara komprehensif serta ditindaklanjuti secara maksimal sesuai dengan potensi dan kemampuan penganggaran, sementara terkait dengan hal–hal yang bersifat nonfisik akan ditindaklanjuti secara proporsional dan normatif. (TeddY)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.