Meriahkan Hari Guru Nasional, SMPN 1 Woha Gelar Lomba Seni

Salah satu atraksi tari yang diperagakan oleh murid-murid SMPN 1 Woha

Bima. Poros NTB.- Bukan SMPN 1 Woha namanya, kalau tidak memanfaatkan momen penting seperti Hari Guru Nasional dengan cara mengisinya dengan berbagai mata lomba.

Tak terkecuali Tahun ini, untuk memeriahkan momen Hari Guru Nasional, SMP favorit di Kecamatan Woha ini menggelar berbagai lomba dalam bisang seni. .

Kordinator Kegiatan Lomba, Agus, S.Ag yang juga Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Woha, memaparkan, lomba seni menyambut Hari Guru tahun ini dilaksanakan oleh osis dan anggarannya secara swadaya.
Sementara 3 mata lomba seni yang diperebutkan adalah padura, puisi, dan tari.

Pantauan wartawan media ini, dalam lomba yang digelar sehari tersebut berlangsung sangat meriah. Para siswa yang mengikuti lomba terlihat serius memperlihatkan kebolehannya untuk menghibur para guru dan usnur sekolah lainnya yang hadir menonton kegiatan.

Unsur pimpinan dan guru saat menonton atraksis siswa yang mengikuti lomba seni
Nampak pula muka-muka haru dari para guru SMPN 1 Woha yang hadir, melihat atraksi seni dari siswanya. Karena atraksi seni tersebut memang dipersiapkan untuk dipersembahkan untuk menghibur guru-guru mereka dim omen berharga Hari Guru Nasional.

Sementara itu, Kepala Sekolah, Drs. Mukhtar Pua, menyambut antusias dan penuh haru, upaya siswa dan guru Pembina dalam mewujudkan kgiatan lomba. Ia berharap kegiatan yang rutin digelar setiap tahun HGN ini,  selain bisa memberikan hiburan tersendiri bagi siswa dan guru, namun juga bisa menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara guru dan siswa.

“Lewat acara ini, murid dapat mengeksplorasi kreativitasnya dalam berseni,” ujar Mukhtar Pua.

Untuk hasil lomba sendiri, akan diumumkan saat penyerahan raport. Sekaligus penyerahan hadiah berupa piagam dan buku. Tentunya beserta uang tunai. “Tapi itu tergantung Pak Kepala Sekolah,” kata Wakasek Kesiswaan, sekaligus ketua panitia pelaksana, Agus, S.Ag.


Tapi bukan Mukhtar Pua namanya kalau “pelit” merogoh dompet untuk menghargai prestasi siswanya. Ia dikenal sebagai sosok yang “royal”. Ia tak segan-segan merogoh kantong pribadi untuk memberikan intensif bagi siswanya yang berprestasi. (Aden)
Labels: , ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.