"AYO NYOBLOS..!!!", TNI - Polri Menjamin Keamanan Pelaksanaan Pilpres & Pileg 2019 Hingga ke TPS

Banner iklan disini

Berjalan Menjejaki Awan di Desa Sambori, “Negeri Dongeng” di Bima


Bima, Poros NTB.- Bima memang dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan adat istiadat. Hal ini menjadi sumber “kekayaan” tersendiri bagi daerah yang pemerintahannya memiliki motto Bima Ramah saat ini.

Karena itu banyak upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bima. Selain upaya menjaga dan melestarikan budaya agar tidak tergerus jaman, termasuk upaya memanfaatkannya untuk kesejahteraan masyarakat.
Lewat Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Pemerintah Daerah terus giat menggali budaya dan adat istiadat untuk dijadikan sebagai obyek wisata budaya.

Kita memang tidak bisa menampik, pengembangan obyek wisata merupakan salah satu cara untuk menggenjot geliat gagasan ekonomi kreatif masyarakat sebagaimana digagas dan terus diupayakan Dinas Pariwisata Kabupaten Bima saat ini.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Drs. Dahlan, juga meyakini, kemajuan pariwisata daerah akan diikuti oleh meningkatnya perekonomian masyarakat.  
Berbicara Wisata Budaya, maka Desa Sambori di Kecamatan Lambitu adalah salah satunya.

Sebuah Desa Budaya yang banyak menyebutnya sebagai Negeri di Atas Awannya Bima, karena wilayahnya yang ada di daerah pegunungan yang tingginya sekitar 1400 meter di atas permukaan laut. Yang dulunya dikenal dengan jejeran “Uma Lengge” beratap alang-alangnya yang banyak.

Di Sambori ini memiliki banyak kerajianan tradisional yang unik, seperti (Waku) Lupe, Wonca, Doku, Saduku, Kula, Kaleru, Kula Baku, Tare, Tikar, Sarau, Sadopa, dan lainnya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Selain itu, Sambori juga dikenal memiliki banyak tarian dan keseniannya, seperti Kalero, Bela Leha, Arugele, Mpa’a Lanca (Adu Betis) dan Mpa’a Manca.

Tapi sejatinya, Sambori tidak hanya menawarkan keunikan budaya. Namun keunikan alamnya juga teramat menonjol. Karena itulah disebut Negeri di Atas Awannya Bima. Bukan semata karena ketinggiannya dari permukaan laut, tetapi juga karena keindahan alamnya.
Desa yang jaraknya 1 jam lebih perjalanannya dari Kota Bima ini punya hamparan pemukiman dan gunung berselimut gugusan awan yang sangat menakjubkan, seolah membuatnya berada diatas awan.

Suguhan keindahan alam seeksotis ini tentunya sayang untuk dilewatkan. Menikmati hamparan awan dari atas, sembari duduk santai di barugak yang banyak dijumpai atau di bawah pohonnya sangatlah mengesankan.
Di saat-saat tertentu, kita bahkan seolah menginjak awan, karena hamparan awan bisa sejajar dengan tempat berdiri, membuat kita seakan berada di Negeri Dongeng.

Tak heran, jika Sambori dijadikan tempat favorite bagi masyarakat maupun instansi yang ingin menggelar acara-acara Outdoor seperti camping ataupun berkemah.  Karena bermalam dalam tenda di Sambori, duduk berselimut menyeruput kopi usai subuh sembari menunggu keindahan sunrise adalah pengalaman yang sulit dilupakan.

Karena itu jika punya niat piknik maupun camping, maka Desa Sambori adalah tempatnya. (Aden)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.