Kebakaran di Desa Renda Diduga Akibat Ledakan Gas Elpiji Subsidi


Bima, Poros NTB,-  Kebakaran yang melanda Dusun Co.o Dompo RT 13 Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Senin (18/2/19) tepatnya Pukul 22.00 Wita, yang meluluhlantakkan puluhan rumah warga, hingga kini masih menyisakan duka bagi para korban.

Kasubag Humas Polres Bima, Iptu Hanafi, dalam press releasenya, menyatakan, kebakaran rumah tersebut berdasarkan dugaan sementara, diakibatkan ledakan gas elpiji subsidi ukuran 3 kg yang berasal dari rumah warga bernama Agus (38).

Kebakaran tersebut kemudian menjalar kerumah-rumah warga lainya.

Untuk membantu pemadaman, Pemerintah Daerah Kabupaten Bima menerjunkan mobil pemadam dan mobil tangki milik Polres Bima.

Kerja keras personil Sat Pol PP Kabupaten Bima dan Aparat TNI/POLRI dalam melakukan upaya pemadaman akhirnya berhasil dipadamkan.

Waka Polres Bima, Kompol Abdi Mauluddin, S.Sos, Kapolsek Belo, anggota Polsek dan gabungan fungsi anggota Polres Bima juga hadir di TKP guna membantu warga yang mengalami musibah. Sementara anggota tagana, Dinas Sosial Kabupaten Bima dengan sigap melakukan evakuasi dan membantu warga.

Akibat kebakaran ini, sebanyak 24 unit rumah ludes terbakar dengan kondisi rusak berat dan tidak layak huni. Sementara 20 unit rumah, yang berlokasi di RT 12 dan RT 13 Dusun Co’o Dompo, rusak ringan.

Dilaporkan, dalam musibah kebakaran ini, tidak ada korban jiwa. Namun secara materi, kerugian diperkirakan mencapai Rp. 1 Miliar.

Berikut rilis Humas Polres Bima Kabupaten terkait data korban pemilik rumah yang mengalami kebakaran.

Rumah rusak berat :
1. H. Hamdiah, rumah panggung 12 tiang.
2. H. Abbas, rumah panggung 12 tiang.
3. H. Adam, rumah 12 tiang.
4. Ketua Rt 13 H. Arsy Tubi, rumah panggung 12 tiang.
5. Agus, (Rumah pertama terbakar) 12 tiang.
6. Sunardin, rumah panggung 12 tiang.
7. H. Ismail, rumah panggung 12 tiang.
8. Salamah, rumah panggung 12 tiang.
9. Ahmad Abu Sita, rumah panggung 12 tiang.
10. H. Hasan, rumah panggung 12 tiang.
11. Sukardin, rumah panggung 12 tiang.
12. Sarjan, rumah panggung 12 tiang, 2 motor kawasaki Ninja.
13. Fatahullah, rumah panggung 12 tiang dan uang sekitar 10 juta.
14. Amrin, rumah panggung 12 tiang dan 1 motor kawasaki Ninja.
15. Abdul Gani, rumah panggung 12 tiang.
16. H. Yunus, rumah panggung 12 tiang.
17. H. Ayub, rumah panggung 12 tiang.
18. H. Sarbini, rumah panggung 12 tiang.
19. Sawitra, rumah panggung 12 tiang.
20. Amrin, rumah panggung 12 tiang, 1 motor kawasaki, 1 motor mio soul dan uang sekitar 15 juta.
21. H. Kaseb, rumah panggung 12 tiang.
22. H. Yanu, rumah panggung 12 tiang.
23. Mukrin, rumah panggung 12 tiang.
24. Kacu, rumah panggung 12 tiang.
Rumah Rusak Ringan :
1. A. Madjid, rumah panggung 12 tiang.
2. H. Burhan, rumah panggung 12 tiang.
3. H. Hasan, rumah panggung 12 tiang.
4. M. Ali, rumah panggung 12 tiang.
5. Jakariah, rumah panggung 12 tiang.
6. Muliadin, rumah panggung 12 tiang.
7. Ikman, rumah panggung 12 tiang.
8. Saharudin, rumah panggung 12 tiang.
9. Umi dula, rumah panggung 12 tiang.
10. H. Ba'it, rumah panggung 12 tiang.
11. H. Yanu rumah batu permanen, rumah panggung 12 tiang.
12. H. Ma'ani, rumah panggung 12 tiang.
13. Haniah, rumah panggung 12 tiang.
14. Sawi, rumah batu permanen, rumah panggung 12 tiang.
15. Marsina, rumah panggung 12 tiang.
16. H. Ibrahim, rumah panggung 12 tiang.
17. Sioman, rumah panggung 12 tiang.
18. Ahmad B. H. M. Noer, rumah panggung 12 tiang dan satu unit motor honda Vario tecno.
19. Suherman, rumah panggung 12 tiang.
20. Hendra, rumah panggung 12 tiang.
Untuk memastikan sebab dari kebakaran tersebut, saat ini masih dalam penyelidikan dari pihak kepolisian. (Aden/Humas Polres)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.