Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) Kabupaten Bima Tahun 2018



Informasi Laporan Penyelenggaraan  Pemerintahan Daerah (ILPPD) Kabupaten Bima Tahun 2018 merupakan kewajiban Konstitusional Kepala Daerah sebagaimana telah diatur dalam pasal 27 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menyebutkan bahwa Kepala Daerah mempunyai kewajiban kewajiban untuk menginformasikan Laporan Penyelenggaraan  Pemerintahan Daerah kepada masyarakat. Penyampaian ILPPD ini sekaligus juga untuk melaksanakan amanat pasal 27 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Masyarakat. Penyempaian ILPPD ini dimaksudkan untuk menginformasikan kemajuan dan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama tahun 2018 kepada masyarakat, sehingga diharapkan dapat memperoleh masukan dan saran guna meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah di tahun-tahun mendatang.

A.1. Gambaran Umum Daerah
Wilayah kabupaten bima secara geografis terletak pada 118˚ 44” - 119˚22” Bujur Timur dan 08˚08” - 08˚57” Lintang Selatan dengan luas wilayah 4.389,40 km2. Proporsi luas wilayah kabupaten bima mencakup wilayah perairan seluas 3760,33 Km2 dengan panjang pantai 687,43 Km2, sementara kecamatan yang memiliki wilayah terluas adalah kecamatan Tambora 627,82 Km2 atau 14,3% dari luas wilayah Kabupaten Bima dan Kecamatan dengan luas wilayah terkecil adalah Kecamatan Belo 44,75 Km2.
Batas  administrasi wilayahnya adalah sebagai berikut:
·         Sebelah Utara           : Laut Flores.
·         Sebelah Selatan        : Samudra Indonesia
·         Sebelah Timur          : Selat Sape
·         Sebelah Barat           : Kabupaten Dompu

Secara administrasi Kabupaten Bima terbagi atas 18 kecamatan, 191 desa, 782 dusun, 1.048 Rukun Warga (RW) dan 2.475 Rukun Tetangga (RT),
A.2 Pertumbuhan Ekonomi/PDRB
Berdasarkan data BPS Kabupaten Bima selama kurun waktu tahun 2014-2018 nilai PDRB Kabupaten Bima  terus mengalami peningkatan baik Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) maupun Atas Dasar Harga Konstan (ADHK). Pada tahun 2016 PDRB ADHB Kabupaten Bima mencapai Rp 9,17 triliun, tahun 2017 mencapai Rp 9,84 triliun dan pada tahun 2018 mencapai Rp. 11 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 10,60% dari tahun 2017. Sejalan dengan PDRB ADHB. nilai PDRB Kabupaten Bima  Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) juga mengalami peningkatan. Pada Tahun 2014 PDRB ADHK Rp 6.37 triliun  Pada tahun 2015 PDRB ADHK menjadi sebesar Rp 6.74 triliun dan diproyeksikan akan meningkat pada tahun 2018 menjadi Rp. 7,61 triliun. Laju pertumbuhan PDRB riil dari tahun 2017  ke tahun 2018 sebesar 6,02%  yang berarti bahwa terjadi peningkatan aktivitas ekonomi yang cukup tinggi di Kabupaten Bima. Bahkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bima melampaui laju pertumbuhan ekonomi NTB tahun 2018 yang hanya sebesar 3,08%
B. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
B.1. Visi dan Misi                                             
Dalam Pelaksanaan Pemerintahan dan pembangunan untuk periode 2016-2021 dicanangkan Visi Kabupaten Bima Terwujudnya Kabupaten Bima Yang Ramah,
 Religius, Aman, Makmur, AmanahdanHandal."
Penjabaran dan makna Visi tersebut adalah sebagai berikut :
1.    Pembangunan Kabupaten Bima Yang Religius  :  Terwujudnyapemerintah dan masyarakatKabupatenBimayang berimandan bertaqwa kepada Allah SWT, serta membangun karakter religius dalam bermasyarakat.
2.    Pembangunan Kabupaten Bima Yang Aman  :  Terwujudnyapemerintah dan masyarakat yang mampu menegakkan keamanan dan ketertiban wilayah danmasyarakat, mengamankan proses dan hasil pembangunan, serta penegakkansupremasihukum.
3.    Pembangunan Kabupaten Bima Yang Makmur : Terbangunnyaekonomi yang tangguh, kreatif  dan kompetitif dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi local untuk mewujudkan masyarakatyang sejahtera.
4.    Pembangunan Kabupaten Bima Yang Amanah: Terwujudnya pemerintah danmasyarakat yang jujur, transparan, akuntabel dan bertanggungjawab dalammewujudkangood governance.
5.    Pembangunan Kabupaten Bima yang Handal : Terwujudnya pemerintah dan masyarakat yang berwibawa, unggul, berdaya saing dan andal dalam era global.
VisipembangunanKabupatenBimaTahun 2016-2021 tersebutdiwujudkanmelalui 5 (lima) Misipembangunan, yakni:
1.    Meningkatkan masyarakat yang berkualitas melalui penerapan nilai-nilai religius dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat.
2.    Mewujudkan masyarakat yang aman tertib dan nyaman dengan mengedepankan penegakan supermasi hukum.
3.    Meningkatkan kemajuan dan kemandirian ekonomi masyarakat, dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan pengangguran didukung tersedianya sarana dan prasarana berbasis tata ruang dan pengelolaan lingkungan hidup.
4.    Meningkatkan kemampuan, kejujuran aparatur pemerintah dengan mengedepankan rasa tanggungjawab melalui tata kelola pemerintahan yang baik.
5.    Membangun masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

B.2. Strategi dan Arah Kebijakan Daerah (RPJMD)
Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan
TUJUAN
SASARAN
STRATEGI 
ARAH KEBIJAKAN
1
2
3
4
MISI 1 : Meningkatkan Masyarakat Yang Berkualitas Melalui Penerapan Nilai-Nilai Religius Dalam Kehidupan Bernegara dan Bermasyarakat
Meningkatnya  kesadaran dan pemahaman kehidupan beragama
Terwujudnya peningkatan sosial keagamaan
Edukasi daan legalisasi aturan daerah
Budaya religius dan penyusunan panduan/Perda

Terwujudnya peningkatan pengamalan nilai-nilai religius dalam masyarakat
Misi II : Mewujudkan Masyarakat Yang Aman, Tertib, dan Nyaman Dengan Mengedepankan Penegakan Supremasi Hukum
Menciptakan rasa aman di lingkungan masyarakat
Meningkatkan Ketertiban, Perlindungan Masyarakat dan Penegakan Hukum
Konstruksi, rehabilitasi dan revitalisasi
Pembangunan dan peningkatan pos keamanan dan sarana mobilitas
Berkembangnya kehidupan demokrasi dan politik yang sehat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara
Meningkatnya kualitas demokrasi  dalam masyarakat
Inventarisasi, edukasi
Aparatur kabupaten, kecamatan dan desa
Terwujudnya daerah yang tangguh bencana
Membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana
Penanganan bencana, tanggap darurat dan logistik serta rehabilitasi -rekonstuksi
penguatan organisasi masyarakat tanggap bencana, edukasi dan simulasi
MISI III : Meningkatkan Kemajuan Dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan Dan Pengangguran Didukung Tersedianya Sarana Dan Prasarana Berbasis Tata Ruang Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Menurunnya  angka kemiskinan dan meningkatnya ketersediaan lapangan kerja
Menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran

Koordinasi, sosialisasi, sinkronisasi dan fasilitasi

Penguatan program koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah
Peningkatan mutu SDM
Meningkatkan  kualitas Sarana dan prasarana wilayah sesuai arahan tata ruang
Meningkatnya kepatuhan terhadap arahan tata ruang
Konstruksi dan rehabilitasi
Peningkatan jalan kabupaten  pada kawasan strategis cepat tumbuh, dan  tertinggal








Tersedianya kualitas infrastruktur jalan dan jembatan


Terpenuhinya kebutuhan air irigasi
Fasilitasi, koordinasi, konstruksi dan rehabilitasi
Peningkatan jaringan irigasi kabupaten dan desa
Tertatanya kawasan kumuh perkotaan dan perdesaan secara berkelanjutan
Kontruksi , rehabilitasi, reviltalisasi  dan koordinasi
Peningkatan kualitas permukiman perkotaan dan perdesaan
Tersedianya sistem pengelolaan persampahan yang komprehensif
Fasilitasi, legalisasi dan edukasi
Restrukturisasi lembaga yang diarahkan pada skala desa, kecamatan dan kabupaten
Meningkatnya kualitas  perencanaan, pengendalian dan pemanfaatan ruang
Edukasi, sosialisasi, koordinasi dan sinkronisasi
Peningkatan sistem dan mekanisme pengendalian yang efektif
Tersedianya aksesibilitas masyarakat terhadap angkutan umum
Fasilitasi, distribusi dan revitalisasi
Peningkatan pelayanan transportasi pedesaan
Menurunnya angka kecelakaan
Edukasi ,sosialisasi, rehabilitasi
Peningkatan sarana dan prasarana jalan
Meningkatnya aksesibilitas terhadap sarana telekomunikasi dan informasi
Fasilitasi, Konstuksi, edukasi sarana telekomunikasi dan informasi
Peningkatan pelayanan telekomunikasi dan informasi di pedesaan
Meningkatnya Investasi, produktivitas dan daya saing usaha kecil dan menengah menuju kemandirian ekonomi daerah















Terwujudnya peningkatan Investasi  dan nilai produksi di daerah


Koordinas pemasaran (promosi) potensi daerah
Pengembangan dunia usaha dan investor
Perbaikan iklim investasi

Peningkatan SDM dan teknologi pengolahan
Peningkatan kemampuan fiskal daerah 
Fasiitasi dan revitalisasi

Fasilitasi dan Peningkatan SDM IKM
Masyarakat dan kelompok usaha IKM
Peningkatan kualitas dan kuantitas UMKM
Fasilitasi, revitalisasi
Peningkatan kerjasama masyarakat, UMKM dan pemerintah
Terjaganya ketersediaan dan cadangan pangan






Penyediaan cadangan pangan


Pengadaan, distribusi, pembinaan, penanganan, pengawasan & Penyusunan regulasi
Peningkatan populasi ternak
Peningkatan produksi tanaman pangan
Intensifikasi, ekstensifikasi, rehabilitasi dan diversifikasi


Peningkatan produksi perikanan budidaya
Peningkatan produksi perikanan tangkap
Peningkatan produksi garam
Pengembangan objek wisata
Peningkatan kualitas objek pariwisata
Peningkatan kualitas produk pariwisata
MISI IV : Meningkatkan Kemampuan, Kejujuran Aparatur Pemerintah Dengan Mengedepankan Rasa Tanggungjawab Melalui Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik
Meningkatnya kualitas, efektifitas dan efisiensi pelayanan publik yang prima



Terciptanya pelayanan publik yang profesional

Asistensi, edukasi, reposisi aparatur untuk terwujudnya the right man on the right position

Pendidikan lanjutan aparatur

Terciptanya sistem birokrasi  yang profesional dan berkualitas


Investigasi , edukasi dan fasilitasi
Laporan  kegiatan (tahunan, semesteran,  triwulanan)
Regulasi
Peningkatan ketaatan terhadap regulasi keuangan
MISI V: Membangun Masyarakat Yang Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing
Meningkatnya kualitas hidup masyarakat



Terwujudnya akses dan kualitas pendidikan
Fasilitasi, konstruksi, promosi, edukasi, rehabilitasi, distribusi, dan mobilisasi

Peningkatan Angka partisipasi murni (APM) SD/MI/Paket A
Terwujudnya akses dan kualitas kesehatan
Peningkatan kualitas Kesehatan
Terciptanya pengarusutamaan gender dan perlindungan anak
Edukasi , distribuisi, Sosialisasi
Peningkatan Edukasi dan fasilitasi  pada kader/Motivator pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
Tercapainya peningkatan pemberdayaan masyarakat dan desa
Edukasi , fasilitasi, dan rehabilitasi
Peningkatan edukasi  dan fasilitasi diarahkan pada layanan masyarakat penyandang masalah sosial : anak terlantar, penyalahgunaan NAPZA dll, dan masyarakat termarjinalkan
Meningkatnya prestasi masyarakat di bidang olahraga dan seni
Terwujudnya pencapaian prestasi olahraga dan seni
Edukasi , distribuisi, sosialisasi
Peningkatan pembinaan, pemerataan dan pemahaman prestasi olahraga dan seni

B.3. Prioritas Pembangunan Daerah

No.
Program Prioritas Tahun Rencana (RPJMD)
Prioritas Pembangunan Daerah (RKPD)
1
2
3
1.
2.

3.

4.
5.
6.
7.
8.

9.

10.

11.
12.
13.
14.
15.

16.

17.

Program Pengembangan Potensi Sosial Budaya
Program Peningkatan Kualitas Da'I, dan Dewan Hakim/Pelatih
Program Peningkatan sarana dan Prasarana untuk TPQ/Ponpes
Program Peningkatan Kesejahteraan Sosial
Program Peningkatan Disiplin Aparatur
Program Penataan Administrasi Kependudukan
Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan
Program Pengembangan Partisipasi dan Budaya Politik
Program Peningkatan Partisipasi Pemuda Dalam Pembangunan
Program Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya
Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata
Program Pengembangan Destinasi Pariwisata
Program Pengembangan Nilai Budaya
Program Pengembangan Kemitraan
Program Standarisasi Usaha Jasa Kepariwisataan
Program Pemeliharaan dan Pengelolaan Kekayaan Budaya
Program Pengembangan SDM Kepariwisataan
1.      Peningkatan KualitasPengamalanAgama,SosialBudaya,Kependudukan,Generasi Muda dan Wanita
1.

2.

3.

Pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan
Program Pemeliharaan Kantratibmas dan pencegahan tindak criminal
Program Penataan Peraturan Perundang- undangan
2.   Program Pemantapan Ketertiban, Ketentraman dan Keamanan Masyarakat serta Supremasi Hukum
1.
2.

3.
4.

5.

6.
7.

8.
9.

10.

11.

12.

13.
14.
15.

Program Peremajaan Data Subjek PAD dan PBB
Program Sosialisasi dan Peningkatan Kesadaran WP dan WR
Program Pendukung Penerimaan Daerah
Program Koordinasi, Konsultasi dan Rekonsiliasi DBH Pajak/ Bukan Pajak
Program Revitalisasi Produk Hukum tentang Pungutan Daerah
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Program Peningkatan Sumber Daya Aparatur
Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
Program Pembinaan dan Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Kabupaten/ Kota
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Program Peningkatan Pelayanan Perijinan
Program Pengembangan Data/ Informasi
Program Penguatan Kelembagaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)
3.   Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan Pengelolaan Keuangan Daerah
1.
2.
3.

4.
5.
6.

7.

8.

9.


10.

11.

12.


13.
14.
15.

16.

17.
18.

19.

20.
21.
22.

23.

24.

25.
26.

27.

28.

29.

30.
31.

32.

33.

34.

35.
36.
37.

38.


39.
40.

41.

42.

43.

44.

45.

46.
.
Program Pembangunan Jalan dan Jembatan
Program Pemanfaatan Ruang
Program Rehabilitasi/ Pemeliharaan Jalan dan Jembatan
Program Pembangunan Sistem Informasi/ Data Base Pekerjaan Umum
Program Perkuatan Kelembagaan Irigasi Partisipatif
Program Pengembangan, Pengelolaan, Dan Konservasi Sungai, Dananu dan Sumber Daya Air Lainnya
Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah
Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh
Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan
Penyediaan Sarana dan Prasarana Perumahan dan Permukiman
Program Perencanaan Tata Ruang
Program Pengendalian Pemanfaatan Ruangan
Program Peningkatan Pelayanan Perhubungan Laut
Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan
Program Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas
Program Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas (bidang darat)
Program Peningkatan Ketahanan Pangan Pertanian
Program Peningkatan Kesejahteraan Petani
Program Peningkatan Kesejahteraan Petani
Program Pemberdayaan Penyuluhan Pertanian Lapangan
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Penyuluhan
Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Program Peningkatan Kesejahteraan Petani
Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/ Perkebunan)
Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/ Perkebunan
Program Peningkatan Produksi Pertanian/ Perkebunan
Program Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Hasil Pertanian
Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/ Perkebunan)
Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Program Pengembangan Agribisnis
Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/ Perkebunan)
Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak
Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
Program Perencanaan dan Perstatistikan Peternakan
Program Pengembangan Agribisnis
Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi
Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan
Program Pengembangan Perikanan Tangkap
Program Peningkatan Produksi Pengelolaan dan Mutu
Program Pengembangan Infrastruktur dan Sumber Daya Perikanan
Program Peningkatan Pelayanan Data Statistik Perikanan
Program Pembinaan Teknis Masyarakat Perikanan
Program Pengelolaan Kawasan Konservasi Gilibanta
Program Pengelolaan Sumber Daya Kelautan
Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya
4.    Peningkatan Kualitas Infrastruktur, Produktivitas Pertanian dan Pendapatan Masyarakat
1.


2.

3.

4.

5.
6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.


Program Penyusunan Perangkat Regulasi dan Sosialisasi Kewenangan Sektor Pertambangan dan Energi
Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan
Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Geologi
Program Peningkatan Sarana Air Bawah Tanah
Program Pembinaan dan Pengembangan Bidang Ketenagalistrikan
Program Pengembangan Pemanfaatan Energi Alternatif
Program Pengembangan dan Pengendalian Bidang Migas
Program Peningkatan Daya Saing Penanaman Modal
Program Penciptaan Iklim Usaha Kecil Menengah yang Kondusif
Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil Menengah
Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah
Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi
Program Pemberdayaan Usaha Skala Mikro
5.        Peningkatan Kapasitas Industri, Pertambangan, Perdagangan, Penanaman Modal dan Koperasi
1.

2.

3.

4.

5.


6.

7.

8.


9.

10.

11.
Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan
Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup
Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam
Program Rehabilitasi dan Pemulihan Sumber Daya Alam
Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam
Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan
Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan
Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan
Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan
Program Pemantapan dn Pra Kondisi Pengelolaan Hutan
Program Pengembangan Tanaman Unggulan dan Hasil Hutan Bukan Kayu
6.        Peningkatan Kualitas Tata Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Wilayah yang Berwawasan Lingkungan
1.


2.

3.
4.
5.
6.

7.
8.
9.

10.
11.

12.

13.


14.

15.

16.
17.

18.

Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH
Program Peningkatan Profesionalisme tenaga pemeriksa dan Aparatur Pengawasan
Program Tindak Lanjut
Program Peningkatan Disiplin Aparatur
Program Fasilitasi Pindah/ Purna Tugas PNS
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Program Penataan Administrasi Kepegawaian
Program Peningkatan Sumber Daya Manusia
Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuanga Daerah
Program Penataan Daerah Otonomi Baru
Program Penataan dan Ketatalaksanaan Pemerintahan
Program Mengintensifkan Penanganan Pengaduan Masyarakat
Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH
Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah/ Wakil Kepala Daerah
Program Penataan Kelembagaan Perangkat Daerah
Program Peningkatan Kualitas Aparatur Daerah
Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah
Program Perencanaan Pembangunan Daerah
7.        Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik (Good Governance)
.1.

2.
3.


4.
5.
6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.



15.

16.
17.

18.

19.


20.

21.

22.
23.

24.

25.

26.
27.
28.

Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja
Program Peningkatan Kesempatan Kerja
Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan
Pembangunan Kawasan Transmigrasi
Program Pengembangan Data Pembangunan Desa
Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan
Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan
Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Desa
Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bidang Kesehatan
Pembinaan dan Fasiltasi Pengelolaan Keuangan Desa
Program Membangun Sistem Informasi/ Data Base
Program Peningkatan Kualitas Manajemen dan Profesionalisme Pelayanan Sosial
Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya
Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial
Program Pembinaan Anak Terlantar
Program Pembinaan Para Penyandang Cacat dan Trauma
Program Pembinaan Panti Asuhan/ Panti Jompo
Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sisial (eks narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya)
Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial
Program Peningkatan Pelayaan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Bagi PMKS
Program Penguatan Regulasi dan Kelembagaan
Program Perencanaan Penanggulangan Bencana Terpadu
Program Peningkatan Kapasitas dan Partisipasi Masyarakat
Program Perlindungan Masyarakat dan Penanganan Bencana
Program Pemulihan Bencana
Program Pengembangan Wilayah Perbatasan
Program Kerjasama Pembangunan
8.        Peningkatan dan Pengembangan Sektor Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Kemasyarakatan
1.


Program Penataan Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah
9.                    Peningkatan dan Pengembangan Sektor Pertanahan
1.

2.

3.

4.

Pogram Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa
Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi
Program Mengintensifkan Penanganan Pengaduan Masyarakat
Program Pengembangan Data/ Informasi
10.              Peningkatan Kualitas Pelayanan Media Komunikasi dan Tersedianya Teknologi Informasi Secara Luas
1.

2.
3.
4.

5.

6.

7.

8.

9.
Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun
Program Pendidikan Menengah
Program Pendidikan Non Formal
Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda
Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga
Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan
Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/ Arsip Daerah
Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi Kearsipan
11.              Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Olahraga
1.
2.
3.
4.
5.
6.

7.


8.


9.

10.



11.

12.
13.
14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan
Program Upaya Kesehatan Masyarakat
Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Program Perbaikan Gizi Masyarakat
Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular
Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/ Puskesmas Pembantu dan Jaringannya
Program Pengadaan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/ Rumah Sakit Jiwa/ Rumah Sakit Paru- paru/ Rumah Sakit Mata
Program Upaya Kesehatan Masyarakat (Puskesmas)
Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan
Program Pengadaan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/ Rumah Sakit Jiwa/ Rumah Sakit Paru- paru/ Rumah Sakit Mata
Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan
Program Keluarga Berencana
Program Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam pelayanan KB/KR yang Mandiri
Program Promosi Kesehatan Ibu, Bayi dan Anak melalui kelompok Kegiatan di Masyarakat
Program Peningkatan Penanggulangan Narkoba, PMS termasuk HIV/ AIDS
Program Penyiapan Tenaga Pendamping Kelompok Bina Keluarga
Program Advokasi dan Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak
Program Peningkatan Peran Perempuan di Pedesaan
Program Peningkatan Peran Perempuan Dalam Bidang Kesehatan
Program Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bidang Kesehatan
Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Pengarusutamaan Gender
12.              Peningkatan Kualitas Kesehatan

C.URUSANKONKUREN,FUNGSIPENUNJANGURUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN URUSAN PEMERINTAHANUMUM

Berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2014 sebagaimana telah diubah terakhir kalinya dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015, klasifikasi urusan pemerintahan terdiri dari 3 urusan yakniurusan  pemerintahan  absolut, urusan pemerintahan konkuren, dan urusan pemerintahan umum. Urusan Pemerintahan Konkuren adalah urusan pemerintahan yang dibagi antara Pemerintah Pusat dengan Daerah Provinsidan  Daerah Kabupaten/Kota.
Urusan Pemerintahan Konkuren yang menjadi kewenangan daerah meliputi Urusan   Pemerintahan   Wajib    dan    Urusan    Pemerintahan Pilihan. Urusan Pemerintahan Wajib sebagaimana terdiri atas Urusan Pemerintahan yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar dan Urusan Pemerintahan yang tidak berkaitan dengan Pelayanan Dasar. Urusan Pemerintahan Wajib yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar adalah Urusan Pemerintahan Wajib yang sebagian substansinya merupakan Pelayanan Dasar.
C.1. Urusan Wajib
1. Urusan Pendidikan
Capaian urusan Pendidikan dapat dituangkan sebagai berikut :

1.      Pendidikan Anak Usia Dini
Jumlah siswa pada jenjang TK/RA/Penitipan sebanyak 24.331 orang, jumlah anak usia 4-6 tahun 36.809 orang dan capaian kinerja 66,10%.
2.      Penduduk yang berumur >15 Tahun  melek huruf (tidak buta aksara)
Jumlah penduduk usia 15 tahun keatas  yang dapat baca tulis 289.148 orang, jumlah penduduk  usia 15 tahun ke atas 327.109 orang dan capaian kinerja  88,40%.
3.      Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A
Jumlah siswa usia 7-12 tahun di jenjang SD/MI/Paket A 48.269 orang, jumlah penduduk kelompok usia 7-12 tahun sebanyak 48.288 orang, dan capaian kinerja 99,96 %
4.      Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTS/Paket B
Jumlah siswa  usia 13-15 tahun di jenjang SMP/MTS/Paket B sebanyak 18.710 orang, jumlah penduduk kelompok usia 13-15 Tahun sebanyak 19.414 orang, dan capaian kinerja 96,37%.
5.      Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI
Jumlah sisiwa putus sekolah pada jenjang SD/MI tahun 2018 sebanyak 37 orang, Jumlah sisiwa tingkat SD/MI tahun 2018 sebanyak 51.800 orang dan capaian kinerja 0,07 %.
6.      Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTS
Jumlah siswa putus sekolah pada tingkat SMP / MTS  tahun 2018 sebanyak 10 orang, jumlah siswa tingkat SMP/MTS tahun 2018 sebanyak 21.740 orang dan capaian kinerja 0,046%.
7.      Angka kelulusan (AL) SD/MI
angka keluluasan pada jenjang SD/MI tahun 2018 sebanyak 8.945 siswa, jumlah siswa pada tingkat tertinggi pada jenjang SD/MI pada tahun 2018 sebanyak 9.136 siswa dan capaian kinerja 97,91 %.
8.      Angka kelulusan (AL) SLTP/MTS
angka keluluasan pada jenjang SMP/MTS tahun 2018 sebanyak 7.907 siswa, jumlah siswa pada tingkat tertinggi pada jenjang SMP/MTS pada tahun 2018 sebanyak 8.120 siswa dan capaian kinerja 97,37%.
9.      Angka Melanjutkan (AM) dari siswa SD/MI ke SMP/MTs
Jumlah siswa baru tingkat I (kelas 1) ada jenjang SMPD/MTs pada tahun 2018 sebanyak 7.552 siswa, jumlah lulusan SD/MI pada tahun 2018 sebanyak 9.136 siswa dan capaian kinerja 82,64%.
10.  Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV
Jumlah guru yang memiliki kualifikasai S1 / D-IV sebanyak 10.657 guru, Jumlah guru SD/MI, SMP/MTs,  SMA/MA sebanyak 12.206 guru dan capaian kinerja 87,31%.

2. Urusan Kesehatan
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.      Komplikasi Kebidanan yang ditangani
Jumlah komplikasi kebidanan yang mendapat penanganan definitif disatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu sebanyak 3.370 kejadian dengan Jumlah sasaran ibu hamil komplikasi kebidanan disatu wilayah pada kurun waktu tertentu  sebanyak 2.295 Kejadian dan Capaian Kinerja sebesar 146,84%.
2.      Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan
Jumlah ibu bersalin yang mendapat pertolongan oleh tenaga kesehatan disatu wilyah kerja dalam kurun waktu tertentu sebanyak 10.538 ibu bersalin dengan jumlah seluruh sasaran ibu bersalin disatu wilayah kerja dalam kurun waktu tertentu sebanyak 10.955 ibu bersalin dan Capaian Kinerja sebesar 96,19%
3.      Unniversal Child Imunizations (UCI) desa / kelurahan
Jumlah desa/kelurahan UCI sebanyak 191 desa dengan jumlah seluruh sasaran desa/kelurahan UCI 191 desa dan Capaian Kinerja sebesar 100%
4.      Balita yang dapat perawatan
Jumlah balita gizi buruk yang mendapat perawatan di sarana pelayanan kesehatan disatu wilayah kerja dalam kurun waktu tertentu sebanyak 27 balita  dengan jumlah seluruh balita gizi buruk yag ditemukan disatu wilayah kerja dalam kurun waktu yang sama sebayak 27 balita dan Capaian Kinerja sebesar 100%
5.      Penemuan dan Penanganan penderita Penyakit TB
Jumlah penderita bar TB yang ditemukan  dan diobati di satu wilayah kerja selama satu tahun sebanyak 718 temuan dengan jumlah penderita baru TB dalam kurun waktu yang sama sebanyak 1.352 temuan dan Capaian Kinerja sebesar 53,11%.
6.      Penemuan dan Penanganan penderita Penyakit DBD
Jumlah penderita DBD yang ditangani sesuai dengan SOP disatu wilayah kerja selama satu tahun 17 temuan dengan jumlah penderita DBD yang ditemukan dalam kurun waktu yang sama sebanyak 17 temuan dan Capaian Kinerja 100%
7.      Pelayanan Kesehatan Rujukan Masyarakat Miskin
Jumlah kunjunan pasien miskin disaran kesehatan stara 1 sebanyak 133.362 kunjungan dengan jumlah seluruh masyarakat miskin sebanyak 32.815 kunjungan dan Capaian Kinerja 406,41 %.
8.      Kunjungan Bayi
Jumlah kunjungan bayi memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar di satu wilaah kerja pada satu kurun waktu tertentu sebanyak 10.831 kunjungan dengan jumlah kunjungan bayi memperoleh pelayann kesehatan sesuai standar di satu wilayan kerja pada satu kurun waktu tertentu sebanyak 10.434 kunjungan dan Capaian Kinerja sebesar 103,80 %.
3. Urusan Lingkungan Hidup
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.      Penanganan Sampah
Jumlah volume sampah yang ditangani sebanyak 152 M3/hari dengan Jumlah volume produksi sampah sebanyak 1.322M3 dan Capaian Kinerja sebesar11,50%
2.      Kebersihan
Jumlah pasar tradisional yang tergolong baik sebanyak 16Pasar dengan jumlah seluruh pasar sebanyak 30Pasar dan Capaian Kinerja sebesar 53,33%
3.      Tempat pembuangan sampah per satuan penduduk
Daya tampung TPS (M3) sebanyak 36.216 M3 dengan jumlah penduduk sebanyak 528.998 penduduk dan Capaian Kinerja sebesar 6,85M3/1penduduk
4.      Penegakan hukum lingkungan
Jumlah kasus lingkungan yang diselesaikan pemda sebanyak 3 Kasus  dengan jumlah kasus lingkungan yang ada sebanyak 3 Kasus dan Capaian Kinerja sebesar 100%.
4. Urusan Pekerjaan Umum
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Panjang jalan kabupaten bima dalam kondisi baik : 320,33 km
2.    Rumah tangga bersanitasi
Jumlah rumah tangga bersanitasi: 116.092 rumah, jumlah total berumah tangga 116.298 rumah dan capaian kinerja 99,82 %.
3.    Kawasan kumuh
Luas kawasan kumuh 3,0169 ha, luas wilayah kabupaten bima 438.940 dan capaian kinerja 0,69%.
4.    Ruang terbuka hijau per satuan wilayah ber HPL/HGB
Luas ruang terbuka hijau : 1.885 ha, luas wilayah ber HPL/HBG: 6.058 ha dan capaian kinerja 31,12 %.

5.    Urusan Perumahan Rakyat dan KawasanPermukiman

Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Rumah tangga pengguna air bersih
Jumlah rumah tangga pengguna air bersih: 99.866 rumah, jumlah seluruh rumah tangga: 116.298 rumah dan capaian kinerja 85,87 %.
2.    Rumah layak huni
Jumlah rumah layak huni 107.210 rumah, jumlah seluruh rumah di Kabupaten Bima 116.298 rumah dan capaian kinerja 92,19 %.

6.    Urusan Penanaman Modal
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Kenaikan Nilai Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp. 12.021.481,- dengan realisasi Investsi PMDN sebesar Rp. 124.25.175.600,-
2.    Capaian Kinerja 110,71 %
3.    Persetejuan Investasi sebanyak 8 ijin

7.    Urusan Koperasi dan Usaha KecilMenengah
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Koperasi Aktif
Jumlah Koperasi Aktif sebanyak 228 kop dan Seluruhjumlah Koperasi sebanyak 28 kop degan Capaian Kinerja sebesar82,01%
2.    Usaha Mikro dan Kecil
Jumlah Usaha Mikro dan Kecil sebanyak 501UKM dan Seluruh Jumlah Usaha Mikro dan Kecil sebanyak 501UKM dan Capaian Kinerja sebesar 100%

8.    Urusan Kependudukan dan PencatatanSipil
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Kepemilikan KTP :
Jumlah penduduk yang memiliki KTP sebanyak 364.164 orang, jumlah penduduk wajib KTP (>17 tahun dan atau pernah / sudah menikah) sebanyak 385.337 orang dan capaian kinerja 94,51%.
2.    Kepemilikan akta kelahiran per 1000 penduduk.
Jumlah penduduk yang memiliki akta kelahiran 341.660 orang, jumlah penduduk 527.824 orang, capaian kinerja 64,73%
3.    Sudah melaksanakan penerapan KTP Nasional Berbasis NIK.
9.    Urusan Ketahanan Pangan
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Ketersediaan Pangan Utama 246.431 ton (246.431.000 kg)Jumlah penduduk 528.993 jiwaCapaian kinerja  sebesar >100  %

10.    Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Keluarga prasejahtera dan keluarga sejahtera I
Jumlah keluarga prasejahtera dan sejahtera I sebanyak 91.972 keluarga dengan jumlah seluruh keluarga sebanyak 114.837 keluarga dan Capaian Kinerja sebesar 80,09%.
2.    Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
-       Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 38 orang dan yang berhasil di tangani sebesar 38 orang.
-       Prestasi :Peringkat II top 10 Inovasi Pelayanan Publik TK. Provinsi (SIMAWAR).
-       Jumlah kasus kekerasan terhadap anak sebanyak 112 dan yang berhasil di tangani sebanyak 52 orang.

11.    Urusan Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Prevalensi peserta KB aktif
Jumlah peserta KB aktif sebanyak 79.223 org dengan Jumlah pasangan usia subur sebanyak 90.033 org dan Capaian Kinerja sebesar 80,00%

12.    Urusan Perhubungan
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Angkutan Darat
-       Jumlah angkutan darat tahun 2018 : 2.162 armada
-       Jumlah penumpang  angkutan darat pada tahun 2018 sebanyak 535.637 orang
-       Capaian kinerja 0,4 %
13.    Urusan Sosial
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.      Sarana sosial seperti panti asuhan, panti jompo dan panti rehabilitasi :
-          Panti asuhan            65 Unit
-          Panti jompo              0   Unit
-          Panti rehabilitasi      1   Unit
-          Rumah singgah        0   Unit
-          LKS paca                   12 Unit
-          Orsos                        0   Unit
Total                         78 Unit
2.      Penyandang masalah kesejahteraaan sosial
-          Jumlah PMKS yang ditangani sebanyak 1.164 orang dengan jumlah seluruh PKMs yang harus ditangani sebanyak 2.175orang dan Capaian Kinerja sebesar 53,52%
3.      PMKS yang memperoleh bantuan sosial
-         Jumlah PKMS yang diberikan bantuan sebanyak 38.375 orang dengan jumlah seluruh PMKS yang seharusnya memperoleh bantuan sebanyak 48.901 orang dan Capaian Kinerja sebesar 78.47%.

14.    Urusan Perpustakaan
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Koleksi buku yang tersedia diperpustakaan daerah
Jumlah koleksi judul yang tersedia diperpustakaan daerah sebanyak 8.268 judul dengan Jumlah koleksi buku yang tersedia diperpustakaan daerah sebanyak 19.009 buku dan Capaian Kinerja sebesar 43,50%
2.    Pengunjung perpustakaan
Jumlah kunjungan ke perpustakaan selama satu tahun sebanyak 5.000 org dengan Jumlah orang dalam populasi yang harus dilayani sebanyak 315.990 orang dan Capaian Kinerja sebesar 1,58%.

15.    Urusan Kearsipan
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Penerapan pengelolaan arsip secara baku
Jumlah SKPD yamg telah menerapkan pengelolaan arsip secara baku sebanyak 6 SKPD dengan Jumlah SKPD sebanyak 31 SKPD dan Capaian Kinerja sebesar 19,35%
2.    Kegiatan peningkatan SDM pengeolaan kearsipan
Jumlah kegiatan peningkatan SDM pengelola kearsipan sebanyak 2 keg.
C.2. Urusan Pilihan

1.      Urusan Kelautan danPerikanan
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.      Produksi Tangkap.
Jumlah Produksi Perikanan Tangkap sebanyak 58.537.60 ton dengan target produksi Perikanan Tangkap daerah sebanyak 61.472.50 ton dan Capaian Kinerja sebesar 95,23%
2.      Produksi Budidaya
Jumlah Produksi Perikanan Budidaya sebanyak 159.895.60 ton dengan target produksi Perikanan Budidaya daerah sebanyak 173.000.00 ton dan Capaian Kinerja sebesar 92,43%
3.      Konsumsi Ikan
Jumlah konsumsi ikan (kg) sebanyak 47,50 kg dengan target konsumsi ikan daerah sebasar 31,20% dan Capaian Kinerja sebesar 152,24%.

2.      UrusanPertanian
v CapaianUrusan Pertanianyang dilaksanakan oleh dinas Pertanian dan Perkebunanyang dapat dituangkan sebagai berikut :
                      Bahan Pangan Utama Lokal :                                 
-    Produksi tanaman padi (ton)     :           362.230           ton
-    Luas Tanam Padi                                   :           82.496             Ha
-    Provitas Padi                                         :           44,33   Kw/Ha             
-    Produksi tanaman Jagung (ton)             :           443.257           ton
-    Luas Tanam Jagung                               :           68.334             Ha
-    Provitas Jagung                         :           68,05   Kw/Ha 
   capaian kinerja Produksi Padi    :           84,32   %
               (target = 429,588.02 ton)                                
   capaian kinerja Provitas Padi     :           90,78   %
               (target = 48.83 Kw/Ha)                        
capaian kinerja Produksi Jagung            :           207,94             %
               (target = 213,161.76 ton)        
   capaian kinerja Provitas Jagung :           100,00 %
               (target = 66.15 Kw/Ha)                        
v  Capaian Urusan Pertanianyang dilaksanakan oleh dinas Peternakan dan Kesehatan Hewandapat dituangkan sebagai berikut :

1.    Peningkatan jumlah populasi ternak.
Jumlah populasi ternak sebanyak 2.961.943 ekor dengan target sebanyak 2.080.800 ekor, sehingga capaian kinerja 142,79%.
2.    Peningkatan Produksi Daging.
Jumlah produksi daging sebanyak 2.913 Ton dari target sebanyak 2.685 Ton, sehingga capaian kinerja 108,49%
3.    Peningkatan konsumsi daging
Jumlah konsumsi daging sebesar 5,84 kg/kapita/tahun dari target 7,0 Kg/Kapita/Tahun, sehingga capaianya sebesar 83,42%.
3.      UrusanPariwisata
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :

1.      Kunjungan wisatawan
Jumlah kunjungan wisata tahun 2018: 37.500 orang, Jumlah kunjungan wisata tahun 2017: 30.000 orang.
4.      UrusanPerindustrian dan Perdagangan
Capaian yang dapat dituangkan sebagai berikut :
1.    Kontribusi sektor industri terhadap PDRB tahun 2018
-     Jumlah konstribusi PDRB dari sektor industri tahun 2018,  178.384,10 Juta          
-    jumlah total PDRB  7.560.640,00 Juta
-    capaian kinerja 2,36%                             
2.    Pertumbuhan Industri
-    Jumlah industri tahun 2018         5.959   prsh
-    jumlah industri tahun 2017          5.925   prsh
-    capaian kinerja 0,57%     
3.    Kontribusi sektor industri terhadap PDRB tahun 2018
-    Jumlah konstribusi PDRB dari sektor perdagangan tahun 2017                  1.051.897,10 Juta
-    jumlah total PDRB  7.560.640,00 Juta
-    capaian kinerja 13,91%   
C.3.Fungsi penunjang Urusan Pemerintahan
Terdiri dari beberapa urusan :
1.      Perencanaan Pembangunan
2.      Keuangan
3.      Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan
4.      Fungsi penunjang Urusan Pemerintahan (Fungsi Lain)
Pelaksanaan urusan tersebar pada Inspektorat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Sekretariat DPRD, Bagian Administrasi Pemerintahan, Bagian Hukum, Bagian Organisasi, Bagian Administrasi Perekonomian, Bagian Administrasi Pembangunan, Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol, Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat, Bagian Administrasi Sumber Daya Alam serta Bagian Administrasi Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah,
D. Penutup
Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) Kabupaten Bima Tahun 2018 dengan hasil yang telah dicapai selama ini mengindikasikan adanya komitmen yang kuat dari seluruh elemen Pemerintahan Daerah yang dapat dijadikan pondasi yang kuat. Di samping berbagai keberhasilan yang telah dicapai, tentu saja masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki untuk meraih kinerja yang lebih optimal di masamendatang
Guna menyempurnakan dan memperbaiki pelaporan pencapaian kinerja, Pemerintah Kabupaten Bima, sangat mengharapkan adanya / peningkatan kerjasama dan saling pengertian antara berbagai pihak yang terkait dengan pelaksanaan tugas - tugas dalam bentuk partisipasi stakeholders, yaitu Perangkat Daerah (PD), instansi pemerintah pusat didaerah, lembaga kemasyarakatan dan LSM, pihak swasta serta para tokoh masyarakat, untuk memberikan informasi yang lengkap dan akurat  sehingga dalam pengambilan kebijakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat akan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhanDaerah.
Koordinasi dan Sinkronisasi program dan kegiatan antar unit kerja   di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima maupun Pemerintah Provinsi dan Pusat serta penyelarasan dengan Program Pemerintah Kabupaten Bima dalam rangka perencanaan, pengendalian dan pengawasan sebagai bahan Perumusan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bima yang berkenaan dengan penyelenggaraan administrasi umum pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepadamasyarakat;

Selanjutnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berperan aktif mengisi pembangunan Kabupaten Bima di berbagai sektor pembangunan, dengan produktivitas dan komitmen yang tinggi untuk mewujudkan Kabupaten Bima yang RAMAH.
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.