Jadikan MTQ Sebagai Instrumen Penting Syiar Islam

MTQ: Bupati Bima saat membuka secara resmi MTQ tingkat Kecamatan Bolo
Bima, PorosNTB.com-MTQ tingkat Kecamatan Bolo ke 30 tahun 2019 reami dibuka Senin (4/3/19) malam. Kegiatan yang berlangsung di lapangan Paruga Na'e Bolo tersebut dibuka langsung Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil – 2, para Staf Ahli Bupati Bima, Kabag lingkup Setda Bima, Camat dan Muspika Kecamatan Bolo.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Bima ini menyampaikan, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) memberikan manfaat besar bagi umat Islam. Hal ini dalam rangka mendorong masyarakat mempelajari Al Quran. Mulai dari membaca, menulis, menghafal dan memahami kandungannya.

"Kegiatan MTQ telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat kita," ujarnya.

Dinda menyampaikan, MTQ memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Mengingat kegiatan keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan daerah.

"Lantunan Kalam Ilahi yang menggema selama pelaksanaan MTQ nantinya diyakini mampu menciptakan nuansa religius dan menghadirkan suasana yang memberi kesejukan batin bagi masyarakat. Disamping itu kegiatan MTQ dapat menjadi forum silaturahmi yang mengandung nilai positif dalam memperkuat rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan lintas etnis dan agama sebagai sesama warga masyarakat," jelasnya.

Ditambahkan, penyelenggaraan MTQ senantiasa diarahkan pada upaya menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat untuk senantiasa mempelajari dan memahami Al – Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat manusia.

"Al – Qur’an sebagai sumber inspirasi dan Ilmu Pengetahuan tidak akan pernah habis untuk digali dan dikaji," tambahnya.

Keluhuran ajaran Al-Qur’an sebagai pedoman dan pandangan hidup masyarakat perlu ditumbuhkembangkan melalui proses pendidikan yang baik. Sehingga melalui MTQ ini tidak hanya disikapi sebagai kegiatan seremonial belaka akan tetapi mampu menjadikan strategis mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai -nilai Qurani.

"Begitupula terkait dengan rasa keamanan wilayah, dimana menurut saya selaku kepala daerah, bahwasanya wilayah Kecamatan Bolo merupakan daerah teraman. Maka dari itu keamanan wilayah terus dijaga dan ditingkatkan sehingga dengan adanya rasa aman, maka pembangunan yang akan dilaksanakan dapat wujudkan," ujarnya.

Dijabarkan pula bahwa tahun 2019 ini merupakan tahun politik. Oleh karena itu pada kesempatan ini Dinda  mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap harmonis. Pasalnya, tak bisa dipungkiri di tahun-tahun seperti ini terkadang banyak potensi perpecahan. Hal itu dikarenakan adanya suatu perbedaan pendapat ataupun pilihan dari masyarakat terhadap para calon peserta pemilu. Baik itu peserta pemilu calon legislatif ataupun presiden/wakil presiden.

“Mari kita lebih bersatu dalam perdamaian. Dengan adanya pesta demokrasi ini diharapkan dapat berjalan baik. Masyarakat di Kabupaten Bima juga sekiranya dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak," tegasnya.

Dinda berharap melalui momentum MTQ ini dapat dijadikan sebagai salah satu ajang prestasi bagi para kafilah yang ada di wilayah tersebut dengan tampil maksima.

"Ajang ini bukan untuk mencari nama. Namun sebagai kesempatan dalam mengasah kemampuan sekaligus motivasi para peserta untuk terus melakukan peningkatan kuaitas lebih baik lagi," katanya.

Sementara Camat Bolo Mardiana SH menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai Syiar dan dakwah tentang membumikan Al qur’an sehingga menjadi nafas serta sebagai pegangan hidup yang hakiki dan menjadi kepribadian masyarakat.

"Karenanya, hakekat, makna, dan tujuan MTQ dipegang teguh. Sehingga Al qur’an diresapi, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ketua panitia pelaksana H, Akhmad, SH, MSi menambahkan, tujuan kegiatan tersebut untuk mendekatkan jiwa umat Islam kepada kitab suci dan meningkatkan semangat membaca, mempelajari, serta mengamalkan Al-Qur’an.

"Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa MTQ merupakan perlombaan yang memadukan antara suara merdu, keharmonisan lagu/irama tanpa melanggar kaidah tajwid dan diiringi dengan adab membaca Al-Qur’an. Sehingga Al-Qur’an memiliki keistimewaan dari deskripsi penyusunan yang menakjubkan, penggunaan kalimat yang unik yang tidak ditemui baik sebelum dan sesudah turunnya al-Qur’an," bebernya.

Pelaksanaan MTQ sendiri dimulai tanggal 4 sampai 11 Maret 2019. Jumlah peserta sebanyak 230 orang dengan memperlombakan sebanyak 17 mata lomba. Sebagai bentuk dari dukungan pelaksanaan MTQ ini secara pribadi Bupati Bima                 Hj Indah Dhamayanti Putri, SE menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp. 5 juta dan diterima oleh camat Bolo Mardiana, SH.(Poros08)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.