Banner iklan disini Banner iklan disini

Linmas Rasabou Keluhkan Belum Mendapatkan Gaji

Foto: Bendahara Desa Rasabou Suherman Di Kantor Desa,senin(25/03/2019)
Bima,PorosNTB.com-Insentif  Linmas Desa Rasabou Kecamatan Bolo hingga Maret ini belum cair.Hal ini dikeluhkan petugas Linmas yang diangkat sebanyak lima orang belum pernah mencicipi haknya selama delapan bulan yakni terhitung sejak September Tahun 2018 hingga Maret Tahun 2019.

Salah satu anggota Linmas wilayah Dusun II desa setempat, Nursadik, mengatakan, perekrutan sekaligus pengangkatan anggota Linmas dilakukan sejak bulan Mei Tahun 2018. Sejak itu kata dia, pihaknya mengaku menerima insentif sebanyak empat bulan yakni untuk bulan Mei hingga Agustus Tahun 2018. Namun setelah itu, insentif yang dijanjikan sebanyak Rp. 100 lebih ribu perbulannya tidak lagi didapat dengan alasan tidak jelas.
"Kita pertanyakan insentif sejak September Tahun 2018 hingga Maret Tahun 2019. Kenapa belum dicairkan, sedangkan anak dan istri selalu menanyakan insentif yang bersumber dari dana desa tersebut untuk kebutuhan rumah tangga," ujar Nursadik, sekitar pukul 00.26 Wita, Ahad (24/3).
Kata dia, setiap saat istri menanyakan insentif tersebut. Namun, apa hendak dikata, saya selalu menjawab bahwa insentif tersebut belum cair.

"Saya tidak mau banyak omong dengan istri. Saat dia tanya insentif, selalu saja dijawab belum keluar," ungkapnya.

Dijelaskan dia, karena insentif belum ada kejelasan, anggota Linmas lainnya datang ke kantor desa setempat untuk klarifikasi sekaligus meminta kejelasan insentif.
"Anggota Linmas wilayah Dusun V pernah menanyakan ke bendahara. Namun bendahara menyampaikan bahwa uang belum cair. Padahal insentif tersebut bersumber dari dana desa yakni penggunaan anggaran Tahun 2018," jelas dia.
Mestinya kata Nursadik, sebagai Linmas yang setiap malam melakukan ronda. Pemdes setempat harus membuka mata yakni menyelesaikan pembayaran insentif karena hal itu adalah hak kita.
"Walau pun tidak banyak, insentif tersebut sangat diharapkan. Karena anak dan istri selalu menanyakan," imbuh Nursadik.
Sebelumnya kata Nursadik, Pemdes setempat berjanji akan menyediakan fasilitas pendukung seperti HT, senter dan lainnya. Namun realitanya jauh panggang dari api, padahal pekerjaan ini sangat berisiko.
"Kita tetap ronda setiap malam. Namun Pemdes tidak punya hati," pinta dia.
Dirinya berharap, Pemdes setempat memberikan hak kita. Karena apapun dalilnya insentif tersebut sangat dibutuhkan demi kelangsungan hidup sehari hari.
"Bayar hak kita, karena bagian dari jerih payah," tutup dia.
Sementara itu, Anggota Linmas Kadus V, Maulana, mengucapkan, dirinya membenarkan bahwa insentif selama delapan bulan belum diterima. Terkait hal itu, pihaknya pernah mendatangi bendahara desa yakni dengan tujuan meminta kejelasan masalah insentif.
"Saya bertemu bendahara sekaligus menanyakan insentis. Kata bendahara, anggaran belum cair, padahal insentif tersebut bersumber dari dana desa Tahun 2018," ucap Maulana.
Ditegaskannnya, jika insentif belum juga dibayarkan. Pihaknya dan anggota tidak menutup kemungkinan akan mogok kerja bahkan akan melakukan aksi untuk menuntut hak.
"Kita tdak akan tinggal diam. Karena menyangkut hak yang notabenenya dibutuhkan untuk kebutuhan hidup," pungkas Maulana.

Ditempat terpisah Sekretaris Desa Hairil Ansyar melalui Bendahara Desa Suherman menjelaskan anggaran yang dibayarkan bagi gaji linmas ini dari dana desa bersumber dari (BDPRD)Bagian dari Pajak Retribusi Daerah yang semula direncanakan akan cair sebesar 14 Jutaan akan tetapi yang cair hanya Sebesar Rp. 8.786.248.

Ditambahkannya dana yang digunakan ini tiada lain adalah pajak dari anggaran dana Desa.Pembayaran gaji Linmas itu juga bersumber dari pajak masyarakat yang masuk,sedangkan  November 2018 lalu yang berdasarkan pajak yang masuk tidak memenuhi target.

Suherman,dimana target pajak yang semula seperti rencana awal sekitar 70 Porsen akan tetapi yang disetorkan hanya 20 Porsen tidak sesuai target, hal ini terjadi karena jangka waktunya sangat pendek sehingga sedikit kewalahan menagih Pajak," terangnya.

Jadi Pemerintah Desa tidak ada niat untuk tidak membayar gaji linmas yang dikeluhkan anggota Linmas yang ada di desanya,karena hingga hari ini yang tercair dari Pemda hanya terealisasi seperti tersebut diatas. Pihaknya akan coba mengklarifikasi ke inspektorat,"tuturnya.(Poros08)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.