Gubernur NTB Serahkan Bantuan Rumah Program Hibah Rehab Rekon Pasca Bencana Tahun 2018

Foto:Sambutan Gubernur NTB DR.Zulkieflimansyah,SE.M.Sc
Bima,Porosntb.com-Gubernur NTB DR. Zulkieflimansyah, SE.M.Sc  menyerahkan bantuan rumah program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tahun 2018. Kegiatan tersebut dilangsungkan di desa Maria Utara Kecamatan Wawo pada hari Rabu (10/4). Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPR RI Dapil Dari F –PAN H.M.Syafruddin, ST, MT, Anggota DPRD Kabuapaten Bima, Bupati Bima, Sekda Kabupaten Bima, Staf Ahli, Assisten Lingkup Setda Bima, para Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Plt. Kalag BPBD Kabupaten Bima beserta  jajaranya, Camat Wawo, Camat Wera, Camat Ambalawi, Camat Sape,Balai KPH Maria Dongomasa, warga masyarakat penerima bantuan.
    Gubernur NTB DR. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc mengatakan bahwa Negara Republik Indonesia berada di Ring Of Fire atau lingkaran cincin api. Dimana diketahui Bangsa, Negara dan Daerah kita berkali – kali dilanda sejumlah bencana seperti gempa bumi, bencana banjir seperti yang terjadi diwilayah Lombok NTB, Daerah Kabupaten Bima yang berada diwilayah KecamatanWawo, Kecamatan Sape, Kecamatan Ambaawi dan Kecamatan Wera. Apa yang kita rasakan selaku warga masyarakat terkait peristiwa dan kejadian tersebut, memang berada di dalam garis cincin api yang harus kita terima, akan tetapi yang paling penting kita selaku warga masyarakat harus tetap waspada bila sewaktu – waktu bencana tersebut terjadi.

Oleh karena itu dengan adanya penyerahan bantuan rumah yang berasal dari program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tahun 2018 ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah pusat dalam rangka membantu masyarakat yang mengalami musibah bencana sehingga usulan dari pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Bima mendapatkan respon yang begitu cepat oleh pemerintah pusat sehingga pada hari ini kita dapat menyaksikan bersama rumah yang sudah dibangun untuk ditempati bagi masyarakat kecamatan wawo yang mengalami misiban banjir tahun 2018 beberapa waktu yang lalu.

DR. Zul berharap dengan adanya penyerahan bantuan rumah ini kedepanya masyarakat dapat menggunakan rumah untuk ditempati sehingga masyarakat dapat melaksanakan rutinitas sehari – hari.

Plt. Kalag BPBD Kabupaten Bima Ir.H.Nurdin dalam laporan, rumah program hibah rehab rekonstruksi paca bencana yang terjadi pada tahun 2018 ini sejumlah 332 rumah yang terdiri dari Kecamatan Wawo 42 rumah yakni pembangunan rumah baru sebanyak 40 rumah dan perbaikan kualitas sebanyak 2 rumah, kecamatan Sape 179 rumah yakni pembangunan rumah baru sebanyak 149 rumah dan perbaikan kualitas sebanyak 30 rumah, Kecamatan Ambalawi  58 rumah yakni pembangunan rumah baru sebanyak 49 rumah dan perbaikan kualitas sebanyak 9 rumah, Kecamatan Wera 52 rumah yakni pembangunan rumah baru sebanyak 44 rumah dan perbaikan kualitas sebanyak 7 rumah, Kecamatan Sanggar desa taloko perbaikan kualitas 2 rumah. Sehingga secara keseluruhan pembangunan rumah baru sebanyak 282 rumah dan perbaikan kualitas 50 unit rumah.

Untuk pembangunan baru pada relokasi struktural, relokasi mandiri dan insitu, nilai bantuan sebesar Rp. 40 juta / unit termasuk 15% (Rp. 6.000.000) biaya tenaga kerja sehinga biaya material yang dibelanjakan untuk pembangunan rumah senilai Rp. 34 juta. Sedangkan untuk perbaikan kualitas nilai bantuan sejumlah Rp. 20 juta/ unit, termasuk 15 %(Rp.3.000.000) biaya tenaga kerja sehingga boaya material yang dibelanjakan untuk prbaikan kualitas sejumlah Rp. 17 juta.

Adapun type rumah yang dibangun dengan standar 36 meter (6X6) tanpa plesteran dan plafon dengan lantai semen yang dibangun 2 kamar tidur, 1 ruang tamu los dengan ruang dapur / keluarga yang dilengkapi dengan kamar WC dan jaringan listrik. Sementara itu untuk perbaikan kualitas disesuaikan dengan tingkat krusakan dan bagian 2 rumah  rumah rusak akibat banjir. Adanya rumah yang melebihi dari type 36 tersebut merupakan swadaya masyarkat sendiri.

Lebih lanjut, mekanisme pencairan keuangan bantuan hibah perumahan ini dari Kasda ditransfer ke rekening bendahara pengelola BPBD, selanjutnya di transfer ke rekening toko penyedia bahan bangunan. Untuk yang ditarik tunai oleh POKMAS kualitasrumh dari nilai uang yang masuk kerekening POKMAS sebagai biaya operasional dan tenaga kerja pembangunan rumah. Dengan pola pencarian 3 Kali yakni tahap 1 (pertama)  40 %, tahap II 40% dan Tahap III 20%.

Terhadap program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana sibsektor perumahan bagi POKMAS Maria Utara Kecamatan Wawo dan desa Rite Kecamatan Ambalawi bahwa bantuan / hibah Pemerintah Daerah Kabupaten Bima yakni 1,2 are/ unit rumah untuk 34 unit rumah di desa maria utara kecamatan Wawo dengan total lahan Pemerintah Daerah 79,62 are. Untuk desa rite kecamatan Ambalawi sebanyak 15 unit rumah dengan hibah lahan pemerintah daerah seluas 32,26 are. Adanya kelebihan sisa lahan untuk pembangunan rumah masih tersedia pada masing-masing lokasi tersebut.

Pada tahun 2019 ini juga pada rumah relokasi struktural akan dibangun juga jembatan akses penghubung dari jalan utama ke rumah rehab rekon di desa Maria Utara Kecamatan Wawo dan pada pembangunan jaringan air bersih tiap rumah di desa Maria Utara kecamatan Wawo dan desa Rite kecamatan Ambalawi.     Adapun selama pembangunan rumah bersama Pokmas tidak ditemui permasalah dan kendala serius yang dianggap dapat menghambat proses pembangunan rumah. Ujarnya.




Foto:Penyerahan bantuan Oleh Gubernur Secara Simbolis
M Fomentum tersebut ditandai dengn penyerahan secara simbolis bantuan program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tahun 2018 kepada perwakilan dari masing – masing 4 (empat) kecamatan Yakni Saudara Muhammad Noer, SE berasal dari Kecamatan Wawo, Saudara Taufik berasal dari kecamatan Sape, Saudara Akhmad berasal dari Kecamatan Wera, Saudara Haeruddin berasl dari kecamatan Ambalawi Oleh Gubernur NTB DR. Zulkifliemansyah, SE, M.Sc

Selain itu diserahkan pula SK. Ijin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan kepada KTH Nggahi Rawi Pahu Desa Raba Kecamatan Wawo yang diketuai oleh Ahmad dengan luas ijin 494 Ha dengan jumlah anggota sebanyak 534 anggota kelompok, KTH. Oi Ngari Desa Mangge Kecamatan Lambu ketua Bahtiar dengan luas ijin  265 Ha dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 129 orang, KTH. Doro Lingga Desa Kalodu Kecamatan Langgudu yang diketuai oleh Ilyas dengan luas ijin 91 Ha dengan jumlah anggota sebanyak 123 anggota kelompok.

Pada kesempatan itu Gubernur NTB yang didampinggi oleh Bupati Bima dan para pejabat lainnya juga melakukan pemotongan guntingan pita serta melakukan peninjauan rumah yang barus saja dibangun.(PR)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.