Sosok Mayat Ditemukan di Kolong Pos Kamling Bante, Posisinya Sungguh Memilukan

Beginilah kondisi korban saat ditemukan warga. Foto Iyek Faris, Babinsa Desa Tente


Bima, Porosntb.com-Warga Desa Tente Kp. Bante Kecamatan Woha digegerkan dengan penemuan sosok mayat di sekitar pertigaan jalan setempat, Kamis (13/6/19) pagi tepatnya di kolong pos kamling Bante. Mayat yang diketahui bernama Hasan Ismail warga Desa Samili ini, ditemukan dalam posisi yang cukup menyayat hati. Pasalnya, korban saat menghembuskan nafas terakhirnya dalam posisi bersujud ke arah kiblat. 

Karena posisinya yang seperti itu, membuat warga sekitar banyak yang tidak melihatnya. Bahkan, beberapa warga yang nongkrong di pos kamling tempat korban meninggal, tidak tahu jika di kolong Pos kamling itu ada mayat yang sudah sekitar 8 jam meninggal. 

Namun, korban yang berusia 42 tahun itu baru ditemukan sekitar jam 08.00 Wita oleh H Dayat yang saat itu hendak ikut nongkrong di Pos Kamling tersebut. Dia awalnya tidak mengira jika yang terbujur kaku di kolong pos kamling itu adalah sosok mayat.

"Saya tidak yakin awalnya. Tapi setelah diperhatikan lagi, ternyata benar," urai saksi mata, H Dayat. 

Mengetahui ada mayat di kolong pos kamling, sejumlah warga yang nongkrong di pos tersebut kaget dan berhamburan. Mereka memastikan jika korban benar-benar sudah meninggal. 

"Barulah kami panggil kepolisian," ceritanya. 

Sementara itu, korban sendiri memang mengalami penyakit ayan. Dan setiap malam kerap tidur di lokasi dan jarang pulang ke rumah. Selain itu, riwayat korban juga mengalami gangguan berbicara, bisu gagu.

Keluarga melalui Sekretaris Desa Samili, Akhwan Khusairi mengaku jika keluarga korban menolak untuk autopsi. "Mereka sudah teken pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi," ujarnya. 

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian Polres Bima masih melakukan pembersihan jenazah dan belum bisa memberikan keterangan resmi. (Poros07)
Labels: , ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.