Audiensi Mahasiswa Pendemo Melahirkan Kesepakatan,Pemdes Harus Menuntaskan Kasus Jamban

Foto: Kegiatan Audiensi Puluhan Mahasiswa dengan Pemdes Tambe,Pada Senin(08/07) di Aula Kantor desa.

Bima,Porosntb.com-Dugaan Penyalahgunaan anggaran dan penyalahgunaan wewenangan yang di demo oleh puluhan mahasiswa dan masyarakat yang dilakukan pada beberapa waktu lalu,pihak pemerintah desa Tambe melakuan Audiensi dengan massa pendemo.Kegiatan itu dilakukan di aula kantor desa yang diikuti oleh para aksi demonstrasi dan pemerintah desa yang dikawal langsung oleh Kapolsek Bolo IPTU Juanda bersama Bhabinkmtibmas desa pada hari Senin(08/07).

Pemerintah desa telah sepakat bahwa pemerintah desa Tambe akan menyelesaikan secara tuntas hasil identifikasi masalah adanya dugaan tersebut yakni pada kegiatan program pembangunan Jamban Warga Denga Pagu Dana Sebesar Rp 62.400.000,- tersebut,Ujar Ilham S.H selaku Pj kades Tambe.

Berita acara ini dibuat secara tertulis oleh pemdes dengan para pendemo yang diketahui oleh para konstituen yang hadir pada saat itu.

Sementara pihak pendemo yang dikonfirmasi media ini Suryadin S.H menyepakati atas kesanggupan pemerintah desa dalam menuntaskan persoalan dugaan ini Sesuai dengan rencana awal massa aksi atas dugaan pelaksanaan pekerjaan Jamban yang diperuntukkan bagi 30 warga tersebut dinilai sarat dengan dugaan Mark Up anggaran," terangnya.

Disisi lain dengan adanya kesanggupan pihak pemerintah desa atas menuntaskan pekerjaan tersebut, pihaknya akan tetap memantau dan mengawal proses lanjutan dari pekerjaan tersebut," Ujarnya.

Ditempat yang sama Zunaidin S.H koordinator pendemo pada aksi demo waktu lalu menuturkan pihaknya tetap akan mengawal proses kesanggupan pihak pemerintah desa dalam menuntaskan pekerjaan program tersebut.

Zunaidin menegaskan apabila ini tidak dituntaskan pohaknya akan melaporkan ke pihak hukum," Ancamnya sesuai dengan tujuan aksi awal apabila ini tidak diselesaikan.(Poros08)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.