Inovatif, Mahasiswa PPL KKN Terpadu STKIP Tamsis Rancang Gerobak Aliling, Rangsang Minat Baca Anak-anak

Inilah gerobak Aliling yang nantinya akan digunakan untuk mengajak anak-anak membaca


Bima, porosntb.com-Dalam rangka merangsang minat baca anak-anak yang ada di Desa Tambe Kecamatan Bolo, mahasiswa PPL KKN terpadu STKIP Taman Siswa Bima punya cara sendiri. Mereka menggunakan gerobak yang diberi nama Ajar Keliling alias Aliling agar menarik perhatian anak-anak. Gerobak ini dimanfaatkan sebagai proker dasar literasi usai Bimbingan Belajar (Bimbel) di Posko.

Salah satu penggagas Aliling, Reinaldy Saputra, mengungkapkan, gerobak aliling ini sebagai proker dasar literasi. Hal itu dilakukan mengingat luasnya desa setempat dan jumlah penduduknya yang banyak yakni delapan dusun.

"Desa Tambe sangat luas. Sehingga Aliling sebagai proker dasar menjadi salah satu cara yang harus dilakukan untuk merangsang minat baca anak yang jauh dari Posko," ujar Reinaldy, kemarin.

Gerobak Aliling yang sudah dihias sedemikian rupa, selanjutnya akan mendatangi anak -anak setiap dusun yakni pada Sabtu dan Minggu. Sehingga mereka bisa belajar sesuka hati.

"Gerobak sudah dihias dan sangat menarik. Lalu diisi dengan berbagai buku cerita dan bacaan lainnya,” terang Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris tersebut.

Untuk menarik perhatian warga khususnya generasi muda dan anak-anak, gerobak Aliling juga difasilitasi dengan musik. Yakni saat gerobak didorong, musik akan diputar.

"Inovasi ini dilakukan agar menarik perhatian warga dan anak- anak supaya berminat membaca buku. Sekaligus dari kejauhan anak- anak bisa mendatangi gerobak aliling,” tuturnya.

Mahasiswa lainnya, Nunung, mengungkapkan, terobosan atau gagasan ini dilakukan semata- mata untuk merangsang minat baca bagi warga dan anak anak.

"Saat ini Pemdes dan unsur lainnya sedang mengumpulkan buku. Insya Allah dalam waktu dekat gerobak Aliling akan menyisir wilayah Desa Tambe," ucap Nunung.

Kata dia, keberadaan gerobak Aliling diharapkan semua anak di desa setempat bisa belajar secara bergiliran sehingga sasarannya meluas.

"Tidak saja anak- anak yang berdomisili sekitar Posko. Tapi semua anak- anak di wilayah setempat dapat mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ala gerobak aliling ini,” pungkasnya. (Poros05)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.