Mahasiswa PPL KKN Terpadu STKIP Tamsis Dilepas Kapolres


Kapolres Bima AKBP Bagus Wibowo SIK didampingi Ketua STKIP Tamsis Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi saat melepas mahasiswa PPL KKN Terpadu



Bima, Porosntb.com-Sebanyak 440 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima dilepas untuk mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan Kuliah Kerja Nyata (PPL KKN) Terpadu Angkatan IV tahun 2019. Sejumlah mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian terhadap masyarakat itu dilepas langsung Kapolres Bima AKBP Bagus Wibowo SIK didampingi Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi, Sabtu (13/7/19) pagi, di halaman kampus setempat.

Ketua STKIP Tamsis Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi saat memberi pengarahan sebelum pelepasan


Pada pelepasan itu, Kapolres Bima AKBP Bagus Wibowo SIK menyampaikan, pelepasan mahasiswa PPL KKN Terpadu merupakan ikhtiar lembaga kampus dalam mencetak alumnus yang handal guna mendukung pembangunan daerah. Tentunya kata dia, hal ini sudah diawali dengan persiapan matang, sehingga mahasiswa sudah siap berbaur di masyarakat dengan skill yang sudah dimiliki.

"Manfaatkan momentum ini untuk betul-betul mengamalkan ilmu yang diperoleh. Ini momen yang tepat untuk membuktikan sejauh mana peran mahasiswa STKIP Tamsis dalam menyiapkan diri sebagai generasi terbaik penerus bangsa," tuturnya, disambut riuh tepuk tangan mahasiswa. 

Kapolres saat menyampaikan sambutan


Bagus menilai, ilmu dan kemampuan yang dimiliki mahasiswa setempat sudah sangat kompleks dan diharapkan mampu memberi kontribusi positif di tengah-tengah masyarakat. Khususnya dalam mengawal penggunaan ADD serta menyumbangkan pikiran dan solusi demi kemajuan desa dan daerah. 

"Saya berharap kita semua bersinergi. Bantulah kami (Kepolisian) dalam mengidentifikasi masalah dan hal-hal yang perlu menjadi perhatian di masyarakat dalam rangka mencegah perbuatan yang melanggar hukum," ujarnya. 

Kapolres dua mawar ini berpesan agar mahasiswa PPL KKN memberikan kesan positif kepada masyarakat. Terutama dalam melaksanakan program kerja. Selain itu, soal penggunaan ADD juga penting menjadi perhatian mahasiswa. Bahkan kata dia, pihaknya getol mencermati penyalahgunaan ADD.

"Soal ADD kita tingkatkan atensinya dalam bentuk tindakan. Ada potensi dalam pelaksanaan ADD ini, jika tidak bisa dibina, ya dibinasakan. Tapi jika masih bisa diselamatkan anggaran negara itu, saya akan beri kesempatan," tandasnya. 

Sementara itu, Ketua STKIP Taman Siswa Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi menyampaikan, PPL KKN Terpadu angkatan IV disebar ke 21 titik lokasi dan di 12 kecamatan. 

Ketua STKIP Tamsis Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi saat menyampaikan sambutan


Menurutnya, PPL KKN Terpadu merupakan satu dari rangkaian program tri dharma perguruan tinggi yang wajib dilaksanakan mahasiswa S1. Sebab di jenjang yang lebih tinggi seperti S2 dan S3 tidak ada kegiatan serupa. 

"Anda sudah satu kaki menjadi sarjana. Berikan yang terbaik kepada masyarakat selama dua bulan melaksanakan PPL KKN Terpadu. Karena hanya sekali ini anda bisa melaksanakan pengabdian langsung ke masyarakat," ujarnya, saat menyampaikan sambutan di hadapan ratusan mahasiswa PPL KKN Terpadu.

Diungkapkan, selama 11 angkatan KKN Reguler hingga angkatan ke III PPL-KKN Terpadu, semuanya mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Ini menjadi indikator jika keberadaan mahasiswa setempat cukup membantu dalam membangun desa dan daerah.

"Ini cara kami untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah. Semoga kita terus didukung dan mampu bersinergi demi daerah yang maju," tegasnya. 

Civitas Akademika STKIP Tamsis saat foto bersama kapolres


Dr Ibnu berharap, tidak ada kemampuan individu dalam pelaksanaan PPL KKN Terpadu. Semuanya harus bersama-sama bergandeng tangan untuk bekerja secara kelompok. 

"Nanti saya juga akan turun ke setiap posko untuk memantau kegiatan PPL KKN Terpadu," pungkasnya. (poros07)



Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.