Kafilah Kabupaten Bima Siap "Fight" di MTQ Provinsi

Kabag Kesra, Drs H Zainuddin MM

Bima, porosntb.com-Kafilah Kabupaten Bima siap berlaga pada MTQ tingkat Provinsi NTB tahun 2019. Lomba musabaqoh yang akan berlangsung di Lombok Barat 2-9 Oktober itu, Kabupaten Bima sudah siapkan kafilah sebanyak 91 orang dan 56 peserta yang dilombakan. 
Kontingen Kabupaten Bima ini bahkan sudah menjalani training center selama satu pekan di hotel La Ila Kota Bima dengan dimentori langsung oleh juara nasional seperti ustad Syahrir, Ridwan Umar dan Suherman. Selain itu, training center juga dilakukan pada minggu terakhir di Kecamatan Bolo.
Upaya ini dilakukan dalam rangka menyiapkan kemampuan kontingen sehingga bisa tampil maksimal. Apalagi target Kabupaten Bima cukup tinggi yakni juara. 
Hal ini cukup beralasan, sebab tahun-tahun sebelumnya kontingen Kabupaten Bima kerap mengutus wakil ke MTQ Nasional sebagai delegasi provinsi. 
"Kematangan tahun ini sudah luar biasa kita siapkan. Tanggal 1 Oktober mereka sudah siap berangkat dan akan dilepas langsung Bupati Bima," ungkap Kabag Kesra Setda Kabupaten Bima Drs H Zainuddin MM didampingi Kasubag Agama A. Yani SAg, Senin (23/9/19).
Dikatakan, para kafilah merupakan hasil seleksi MTQ tingkat kabupaten yang diselenggarakan di Kecamatan Langgudu belum lama ini. Mereka telah melalui pembinaan dan pelatihan dari para pelatih lokal maupun pelatih nasional dengan intensif. 
“Golongan tilawah dan qiraat Sabaah, kembali menjadi andalan kita. Karena kedua golongan ini pernah ke nasional," terangnya. 
Mantan Camat Palibelo ini juga membeberkan kendala yang kerap dihadapi kontingen sehingga peringkat Kabupaten Bima bisa tercecer hingga renking 4. Ini disebabkan karena kekurangan di lomba 30 juz, 20 juz, kaligrafi dan tafsir Qur'an. 
"Kekosongan tahun lalu, sudah kita isi dan siapkan semua. Mereka sudah siap fight dan akan memberikan penampilan terbaik," tegasnya. 
Dikatakan, penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi merupakan ajang yang ditunggu-tunggu masyarakat dan pemerintah. Karena ajang ini merupakan bentuk kecintaan dan kebanggaan terhadap Alquran yang akan mewujudkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sehari-hari.
“Selain itu momen MTQ secara psikologi dapat mendorong motivasi umat dalam meningkatkan kesadaran dalam bergama,” katanya. 
H Zainuddin berharap doa dan dukungan seluruh masyarakat Bima untuk para kafilah agar diberi kesehatan. Sehingga bisa tampil maksimal di depan kafilah daerah lain. 
"Mohon dukungan masyarakat, insyaallah kita terus berusaha semaksimal mungkin. Mudah-mudahan doa bersama warga Bima, bis membawa kita juara," tutupnya. (Poros07)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.