Kecelakaan Kerja di Singapura, TKI Asal Simpasai Butuh Dana Pengobatan



Bima, porosntb.com-Nasib malang menimpa Febriyani Binti Junaidin, 26 tahun. Perempuan asal Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima-NTB ini mengalami kecelakaan kerja saat menjadi TKI di Singapura.

Febriyani terjatuh dari lantai empat rumah majikannya dan mengalami patah tulang kaki hingga pinggul. Kondisi ini membuatnya harus dioperasi pemasangan Pen Penyanggah pada 2017 lalu.

Saat itu, perempuan yang baru dua Minggu menjadi TKI itu sempat dioperasi di Singapura. Karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk bekerja lagi, pihak PJ TKI melalui PT Asfiz Langgeng Abadi Cabang Bima terpaksa memulangkan Febriyani kembali ke Indonesia. 

"Sekembalinya dari Negara penempatan (Singapura) kami melakukan pendampingan dalam upaya untuk mengklaim asuransi yang menjadi Hak bagi setiap Tenaga Kerja Luar Negeri. Namun sungguh diluar dugaan ternyata korban ini diberangkatkan ke Luar Negeri secara Non-prosedural (Ilegal) sehingga dia tidak bisa mendapatkan Haknya sebagai tenaga kerja berupa asuransi," ujar keluarga korban, Abdul Kader Jailani.

Klaim asuransi itu, karena saat ini telah tiba waktunya bagi korban untuk melakukan operasi pengangkatan Pen Penyanggah tersebut. Jika tidak dilakukan dapat mengakibatkan kematian bagi korban.

Sedangkan Biaya yang dibutuhkan berkisar antara Rp.30.000.000,- s/d Rp.50.000.000,- dan tidak dapat menggunakan BPJS. Alasannya karena korban mengalami kecelakaan di Luar Negeri.

"Sebelumnya kami pernah melakukan negosiasi dengan pimpinan PT. Asfiz Langgeng Abadi cabang Bima, untuk menanggung biaya operasi pengangkatan pen penyanggah. Pada saat itu kita negosiasi dan difasilitasi olah Dinas tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Bima. Dinas tersebut melalui pak M Jaini menyarankan agar membuat surat permohonan klaim asuransi, namun bantuan itu tak kunjung datang," kata Kader.

Sementara saat ini Febriyani Binti Junaidin, berada di rumah sakit RSUP NTB di Mataram. Dia dirawat sejak 22 September 2019 hingga sekarang dan   membutuhkan bantuan dana kesemua pihak untuk operasi pengangkatan pen penyanggah.(poros09)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.