Lahan HGU PT Sanggar Agro Karya Persada Kembali Kebakaran


Bima, Poros NTB.- Lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Sanggar Agro Karya Persada berlokasi di Desa Oi Katupa Kecamatan Tambora Kabupaten Bima kembali kebakaran, Kamis (19/9/19) kemarin, sekitar Pukul 13.30 Wita.

Untungnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tersebut tidak sempat meluas, pasca Personel Gabungan Polres Bima, dan Dentasemen Brimob yang berjumlah 34 orang cepat turun untuk menanganinya.

Penanganan Karhutla yang dipimpin langsung oleh Kasi Profesi dan Pengaman (Propam), Iptu Saiful bersama Personil Polsek Tambora di bawah kendali Kapolsek, Ipda Nurdin ini dilakukan secara manual manual menggunakan menggunakan karung goni basah, juga melibatkan melibatkan 2 unit mobil truk tangki air milik perusahaan bersangkutan.


 Menurut Kasubag Humas Polres Bima, Iptu Hanafi, diduga kebakaran dipantik oleh (masih) adanya sisa percikan api dari  bekas pepohonan yang terbakar yang dipadamkan sehari sebelumnya, Rabu (18.9.19).

“Mengingat Kondisi angin dari arah laut yang berhembus kencang, memicu timbulnya titik api baru di Lahan PT. Sanggar Agro yang muncul di antara lahan yang sudah terbakar,” tulis Hanafi dalam rilisnya kemarin. .

Syukurnya, Gabungan Personil Kepolisian (Anggota Polres Bima dan Brimob, dan anggota polsek Tambora) bersama dengan karyawan Pihak Perusahaan.mampu memadamkannya sekitar Pukul 15.00 wita, sehingga kebakaran yang terjadi pada lahan seluas lebih kurang 1 ha itu tidak meluas.

Usai pemadaman, Gabungan Personil Kepolisian masih stand by di lokasi Perusahaan pemilik HGU lahan, guna berjaga-jaga akan adanya titik api baru yang dapat kembali memicu kebakaran. 

Untuk diketahui, daalam dua bulan terakhir Karhutlah di lahan milik PT. Sanggar Agro sudah 3 kali dengan ini  terjadi. Yakni, Tanggal 24 Agustus 2019, seluas 129 Ha, dan pada Tanggal 18 September seluas 174, 29 Ha. Menyusul Kamis kemarin.

Berdasarkan informasi dari pihak Koordinator Lapangan Perusahaan tersebut, Gunawan, lahan yang terbakar seluas kurang lebih 174,29 Ha, Data itu diperoleh melalui citra Satelit/GPS yang memantau area dari Blok D32 s/d Blok D46. Disamping itu Kawasan Taman Nasional Tambora yg berbatasan dengan lahan Perusahaan juga mengalami kebakaran seluas 3 Ha.(Poros01)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.