Tokoh Muda Dominasi Pemilihan BPD Simpasai

Abdul Kadir Jailani

Bima, porosntb.com-Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Bima sudah bergulir di sejumlah desa. Begitupun di Desa Simpasai Kecamatan Monta.

Pada pemilihan yang berlangsung, Rabu  (04/09/2019) lalu, tokoh muda mendominasi. Seperti Abdul Kadir Jailani yang sukses meraup suara terbanyak. Tokoh muda dan revolusioner ini memang sudah mengikrarkan diri untuk masuk dalam bursa pemilihan BPD.

Abdul Kadir Jailani yang biasa disapa (Aba Kader) berjanji akan melayani dan mengabdi untuk masyarakat dusun setempat.

Pria yang berdomisili di RT 05 RW 02 ini punya semangat yang kuat untuk mengabdikan dirinya melayani dan membangun Desa Simpasai khususnya di dusun yang mengusungnya. Serta akan terus mengawal kebijakan di tingkat desa, dan memastikan program kerja  pemerintah ke  arah yang lebih baik dan lebih maju di segala bidang.

"Dengan segala kerendahan hati, saya berterimakasih atas doa restu serta dukungan berbagai elemen, dan lebih khusus masyarakat, yang sudah memilih saya," ucapnya.

Dia berkomitmen memastikan semua aspirasi masyarakat terintegrasi dalam program kerja pemerintah desa. Pemuda yang merupakan pegiat LSM ITK, KIPANG, PIN, komunitas Babuju dan sekarang masih aktif sebagai insan akademis di STIH Muhammadiyah Bima ini, memaparkan rencana dirinya yang sudah dipercayakan mengemban amanah untuk mengisi kursi BPD, yakni melahirkan Perdes. Serta mengembalikan marwah BPD sebagai lembaga mitra pemerintah desa menjadi skala prioritas.

Karena selama ini menurutnya, BPD hanya hadir sebagai pelengkap dan tidak menjalankan fungsi dan tugas sebagaimana mestinya.

"Padahal BPD memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan politik masyarakat desa. Di mana fungsi BPD sendiri yaitu membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa," tuturnya.

Kader juga menambahkan, sudah saatnya BPD diisi oleh figur - figur yang potensial, dan siap menampung aspirasi mereka, bukan terpilihnya karena kedekatan secara emosional semata. 

"Terpilihnya karena memang mereka benar-benar kompeten," tutupnya.(poros09)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.