SMAN 1 Woha Gelar Pemilihan Pengurus OSIS Periode 2019-2020

Suasana pemilihan pasangan ketua dan wakil ketua OSIS SMAN 1 Woha
Bima, Poros NTB.- SMAN 1Woha menggelar acara pemilihan Ketua dan Pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) Periode 2019-2020, Sabtu (4/10/19) kemarin.

Pesta demokrasi lingkup sekolah yang berlangsung meriah tersebut digelar di halaman sekolah setempat.

Pantauan media ini, sebelum pemilihan dilakukan, para Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS harus melewati debat terbuka guna menguji kenampuan para calon, sehingga kedepanya  melahirkan seorang ketua yang bisa menggerakkan roda organisasi tingkat sekolah ini dengan baik.

Nampak 3 pasangan Calon Ketua Osis, masing-masing dengan nomor urutnya, 1. Aji Gunawan /Iin kurningsih, 2. M. Gilang Ramadhan/Ahmadin, dan di nomor urut ketiga, Nurhalisah Aprianti/Alif fitrarh.

Menurut Kepala Sekolah SMAN N 1 Woha, Nazamuddin, S.Pd, M.Pd, dalam setiap pemilihan Ketua OSIS yang digelar sekolahnya, selalu melibatkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bima.

Kehadiran KPU ini dianggap penting untuk pembalajaran    demokrasi yang sehat bagi para siswanya. Sementara jumlah siswa yang memberikan hak suaranya sebanyak 804 dari total 1171 orang siswa.

Hasil pemilihan, akhirnya terpilih nomor urut ketiga, Nurhalisa Aprianti dan Alf Fitrah yang berhasil mendulang 414 suara.

Nazamuddin menekankan kepada para pengurus OSIS Periode 2019/2020 terpilih, agar menanamkan rasa memiliki terhadap OSIS, sehingga para pengurus memiliki rasa tanggung jawab untuk menggerakkan roda organisasi baik untuk kepentingan f dan membangun.

OSIS ini sendiri menurut Nazamuddin, punya peranan penting di lingkup sekolah. Karena, kata dia, OSIS merupakan salah satu jalur pembinaan kesiswaan yang dikenal dengan nama “Empat Jalur Pembinaan Kesiswaan”, yakni, sebagai Organisasi Kesiswaan, Latihan Kepemimpinan, Kegiatan Ekstrakurikuler, dan Kegiatan wawasan Wiyatamandala.

“Saya berharap pengurus OSIS terpilih ini, bisa bekerja dengan penuh tanggung jawab. Kalian harus mampu menghimpun ide, pemikiran, bakat, kreativitas, serta minat para siswa ke dalam salah satu wadah yang bebas dari berbagai macam pengaruh negative dari luar sekolah. Mendorong sikap, jiwa dan semangat kasatuan dan persatuan di antara para siswa, sehingga timbul satu kebanggaan untuk mendukung peran sekolah sebagai tempat terselenggaranya proses belajar mengajar di SMAN 1 Woha,” paparnya. (Poros06/ADV)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.