"AYO NYOBLOS..!!!", TNI - Polri Menjamin Keamanan Pelaksanaan Pilpres & Pileg 2019 Hingga ke TPS

Banner iklan disini

Desa Tambe gelar Musrenbang Tingkat Desa


Bima, Poros NTB.-
Seluruh aparat desa mulai dari Ketua RT RW, Pendamping Kecamatan dan Desa, hingga ketua BPD dan segenap anggota Kadus dan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan Tokoh Wanita serta Kelompok Tani desa setempat  menggelar pertemuan dalam rangka menggelar Musyawarah rencana pembangunan Desa (MusrenbangDes), di Aula Kantor Desa Tambe Kecamatan Bolo, Sabtu (27/1/18)
Sekertaris Desa Tambe, Haerul Fitriadin SPd mengatakan, menghadapi pencairan ADD/DDS dan PRD tahun anggaran 2018,pemerintah setempat mengundang sejumlah tokoh untuk membahas rencana kerja seperti yang tertuang dalam Musrenbangdes.
Adapun hasil rapat tersebut menghasilkan sejumalh usukan dari sejumlah tokoh diantaranya, pembangunan secara prioritas dari kementrian desa seperti  pembangunan embung pariwisata yang berlokasi di Dam Ncanga Kai, pembangunan lapangan sepak bola dan peningkatan ekonomi produktif dan bumdes,katanya.
Ditambahkannya, selain  pembangunan secara prioritas dari kementrian terdapat sejumalh usulan dari sejumalah tokoh seperti, bidang pemberdayaan misalnya pengadaan alat pertukangan (alat tukang batu dan tukang kayu), alokasi anggaran untuk usaha tenunan  dan usaha-usaha lainnya yang tertuang dalam anggenda rapat tersebut.
Selain itu terdapat juga insentif untuk keamanan lokal dan Linmas dalam mengadakan kegiatan ronda pada malam hari secara bergilir oleh warga setempat,terangnya.
Sedangkan fisik yang lebih diprioritaskan adalah SPAL/Biopori,rabat lorong dan pembukaan gang baru .Sedangkan untuk pembukaan jalan ekonomi desa yang terletak di So Keke, jembatan gantung di So KA’I,penimbunan jalan tani di So Lapi Supa hingga menembus So Keke dan pengadaan Pertamini masuk dalam usulan Rencana Daftar Usulan (RDU).
Ia menambahkan selain kegiatan tersebut diatas, terdapat sejumlah kegiatan untuk pemuda seperti sunatan massal, seminar pemuda sadar hukum dan kegiatan remaja masjid serta kegiatan karang taruna, pengadaan alat untuk kegiatan gotong royong yang dijadwalkan setiap minggu untuk tiap dusun secara bergilir.
Ditegaskannya kendati semua usulan itu sudah rangkum namun usulan tersebut masih belum baku, karena masih ada yang perlu dibenahi namun semua itu tergantung hasil evaluasi/ferifikasi dari tim kecamatan dan kabupaten, tegasnya mengakhiri perbincangan dengan koran ini.
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.