Latest Post



Dompu, porosntb.com.- Rumah milik Nurwahida warga Desa Bara Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat dibakar oleh seorang pelaku berinisial AR alias Rio yang menyebabkan tewasnya seorang perempuan, ST Arfah atau Rao (52) dan tiga korban luka bakar cukup serius.

Kapolres Dompu, melalui Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris, di Dompu, Senin, mengatakan pelaku membakar rumah tersebut karena geram terhadap pemilik rumah yang diduga oleh pelaku telah membawa istrinya untuk dijadikan Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri.

"Sebelum membakar rumah, pelaku sempat ingin menanyakan keberadaan istrinya kepada Nurwahida atau Ida karena sejak pukul 10.00 WITA meninggalkan rumah. Pelaku mencurigai istrinya dijadikan TKW oleh Nurwahida karena nomor Nurwahida tidak dapat dihubungi," jelasnya.

Sulitnya menghubungi Ida, semakin meyakinkan pelaku bahwa istrinya sudah dijadikan TKW, karena dua tahun lalu Ida sempat mencoba membawa istri pelaku untuk dijadikan TKW namun dapat digagalkan pelaku dengan cara menyetop mobil yang membawa istrinya.

Untuk mencari istrinya, sekitar pukul 21.00 Wita terduga pelaku bersama dua orang temannya One dan Maulana menghadang bus dari Bima tujuan Mataram di ujung Dusun Banggo Desa Soriutu, tetapi usaha itu nihil.

Karena geram dan emosi tidak mendapatkan istrinya, pelaku lalu mendatangi rumah Ida dan menyuruh tiga orang yang berada dalam rumah tersebut untuk segera meninggalkan rumah karena akan dibakar pelaku.

Sekitar pukul 22.50 WITA, pelaku membeli dua botol bensin dan langsung membakar rumah Ida yang di dalam nya masih terdapat tiga orang yaitu  St. Hajar (65), Niken (23), dan Lia (26).

"Melihat rumah terbakar, ketiga korban berusaha keluar dari rumah, tetapi Niken yang merupakan anak Ida terjebak dan sulit keluar sementara api terus membesar membakar rumah panggung tersebut," ungkap Abdul Haris.

Mengetahui Niken masih dalam rumah, salah satu kerabat, St Afrah alias Rao mencoba masuk menyelamatkan Niken. Tetapi nasib berkata lain, Rao justru menjadi korban meninggal dibakar api, sementara Niken mengalami luka bakar sekitar 70 persen badannya.

Anggota sektor Woja dan Pemadam Kebakaran langsung menuju lokasi usai dilaporkan warga dan Api dapat dipadamkan setelah dua unit mobil water Canon milik polres Dompu dan satu unit mobil Damkar tiba di TKP  dan memadamkan api dan korban dievakuasi ke RSUD Dompu menggunakan mobil Polsek Woja.

Kapolsek Woja kemudian mengumpulkan Timsus bersama personil Intelkam dan Reskrim Polsek Woja untuk segera mencari pelaku.

Kapolsek Woja, Ipda Abdul Haris bersama anggota melakukan upaya pencarian di beberapa titik hingga pukul 24.00 WITA belum membuahkan hasil.

Dari penyisiran dan pencarian di Desa Jala Kecamatan Hu'u hingga pukul 00.30 WITA, akhirnya Polisi mendapatkan pelaku sedang bersembunyi di salah satu kamar tidur di rumah kerabat pelaku yaitu Judi M. Sidik, dan pelaku langsung dibawa dan diamankan ke Mapolres Dompu.

Akibat dari kejadian kebakaran tersebut, Ida mengalami kerugian sekitar Rp60 juta.

Sumber : KBA Mataram
Penulis : Teddy Kuswara
Editor   : Aden



Bima, porosntb.com.- Menindak lanjuti rotasi mutasi jabatan Kepala Sekolah beberapa waktu lalu. Dinas DIkbudpora Provinsi NTB melalui Layanan Dikmen PK-PLK Bima, menggelar acara serah terima jabatan Kepala Sekolah SMAN 2 Monta, Selasa (18/2/20) di aula sekolah setempat, dari Kepala Sekolah lama, Drs Fadil kepada Kepala Sekolah baru, Nazamuddin, S.Pd, M.Pd.

Fadil yang telah mengabdi sekitar lima tahun di sekolah yang terletak di Desa Sondo Kecamatan Monta itu, dalam sambutannya mentakan, bahwa rotasi mutasi yang dilakukan oleh pemerintah bukanlah satu hukuman. Melainkan bentuk dari pemerataan mutu pendidikan.

Dari mutasi atau rotasi itu, lanjutnya, Nazamuddin yang dinilai mampu memajukan SMAN 1 Woha yang ia pimpin sebelum ini, bisa membawa kemajuan yang setara bagi SMAN 2 Monta.

“Jadi, bagaimana pengalaman memajukan sekolah yang dipimpin sebelumnya bisa diaplikasikan ke sekolah yang baru,” ujar Fadil.

Saat mengampu SMAN 1 Woha, lanjut Fadil, Nazamuddin telah banyak menorehkan prestasi di segala bidang sehingga SMAN 1 Woha menjadi sekolah yang diperhitungkan sampai Tingkat Nasional.

Dengan kemampuannya itu, Fadil berharap Nazamuddin mampu membawa SMAN 2 Monta kea rah yang lebih baik dan mampu mengukir sejumlah prestasi yang membanggakan.

Namun begitu, Fadil mengingatkan, salah satu factor kunci yang tak boleh diabaikan untuk membangun sekolah berprestasi, adalah adanya komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik antara seluruh lapisan internal sekolah dan masyarakat.

Menutupi sambutannya, Fadil berharap kepada pemerintah untuk membantu memagari lingkungan SMAN 2 Monta untuk penunjang keamanan sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lancer.

Sementara, Nazamudin, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya, mengatakan, sangat mengapreseasi dan mengucapkan terimakasih kepada Kepala Sekolah lama atas prestasi yang ditorehkannya di SMAN 2 Monta. dan ia berjanji untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Fadil, secara bersama dengan seluruh elemen sekolah. Mulai dari pengamanan, komite, serta tenaga pengajar sehingga bisa menciptakan kenyamanan.

““Untuk mewujudkan itu semua, tentu dengan kerjasama dari seluruh struktural yang ada, baik internal maupun eksternal,” jujur Nazamuddin.

Memanfaatkan kesempatan yang sama, Adhar, S.Pd, Korwas yang juga sebagai pejabat yang mewakili kepala Dikmen, mengingatkan, agar kepala sekolah berhati-hati dalam penggunaan anggaran sekolah. Baik PIP maupun dana BOS.

Karena tidak sedikit, kata dia, gara-gara salah penggunaan dana tersebut, kepala sekolah berakhir sebagai pesakitan dalam jeruji besi.

Penulis : Teddy Kuswara
Editor : Aden



Bima, porosntb.com.- Tim Buser Sat Reskrim Polres Bima berhasil mengungkap salah satu pelaku pencurian ternak berinisial MM (L/42), warga RT 01 Desa Tangga Baru Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Selasa (18/2/20) Pukul 03.40.

Pengungkapan kasus tersebut, kata Kapolres Bima, AKBP Gunawan Try Hatmoyo, SIK., melalui Kasubag Humas, Iptu Hanafi, merupakan non Target Operasi (TO) dalam rangka Ops Jaran Gatarin 2020.

Pengungkapan dan penangkapan pelaku pencurian ini berawal dari laporan Aswad (62), warga RT 08 Desa Sondo Kecamatan Monta ke Mapolsek Monta Tertanggal 13 januari 2019.

Dalam laporan lisannya, Aswad, mengatakan telah kehilangan 12 ekor kambing yang terjadi Hari Senin Tanggal 25 November 2019 lalu sekitar Pukul 12.00 Wita di halaman penggilingan miliknya di Desa Sondo.

Kepolisian sendiri sudah beberapa kali melakukan upaya penangkapan terhadap si pelaku. Sayangnya, MM dengan licin masih mampu meloloskan diri. Namun seperti ujaran “Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, MM kemudian berhasil dibekuk Selasa dini hari tadi.  

“Kronologisnya, sekitar pukul 03.00 Wita, anggota opsnal mendapatkan informasi dari tim lidik bahwa salah satu terduga pelaku atas nama MM sedang berada di salah satu pondok kandang sapi yang berada di Desa Tangga Baru. Kemudian sekitar Pukul 03.40 Wita, anggota opsnal yang dipimpin oleh ka Tim opsnal Gatot Wahyudin, SH langsung menindak lanjuti informasi tersebut dan berhasil menangkap pelaku,” tutr Hanafi.

“Saat penangkapan berlangsung, pelaku tidak melakukan perlawanan,” imbuhnya.

Dari mulut pelaku, diketahui, MM melakukan aksinya bersama dengan empat orang lainnya. “Keempatnya sudah teridentifikasi namanya dan sekarang masih dilakukan pengejaran,” ujar Hanafi.

Saat ini MM bersama barang bukti berupa dua ekor kambing telah diserahkan ke Polsek Monta untuk diproses penyidikan.

Penulis : Teddy Kuswara
Editor   : Aden



Bima, porosntb.com.- Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat nelayan, Dinas  Perhubungan Kabupaten Bima menggelar Sosialisasi Keselamatan Transportasi Laut kepada nelayan dan masyarakat pengguna laut di Desa Lamere Kecamatan Sape, Senin (18/02) kemarin.

Kegiatan yang menghadirkan 59 peserta yang merupakan anggota BPD Desa Lamere, Aparatur Desa dan para Nelayan Desa Lamere ini digelar dalam upaya peduli keselamatan pelayaran menuju Zero Accident di laut.

Bertindak selaku narasumber dalam sosialisasi ini, Kabid Perhubungan Laut Abubakar, SE, yang di dampingi Kasubag Program dan Pelaporan Arief Rachman.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari program Dinas Perhubungan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan nelayan. Sehingga, tercipta hubungan yang harmonis antara Pemerintah dan Masyarakat". kata Ababakar di Aula Desa Lamere.

Dalam materinya, Kabid yang sebelumnya menjabat Camat Donggo ini menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran antara lain, kelengkapan dokumen kapal, kesiagaan keselamatan navigasi dan komunikasi, ketepatan prediksi cuaca sebelum pelayaran, ketersediaan peralatan keselamatan diri, serta penyimpanan nomor darurat yang bisa dihubungi apabila terjadi permasalahan di laut.

"Berbagai persiapan itu kerap disepelekan, padahal ini penting sifatnya. Malah, kalau ada yang kurang, jangan berlayar dulu. Semua persiapan itu mesti tersedia dan pastikan berfungsi dengan baik," kata  Abubakar.


Bagi para nelayan tradisional, Abubakar  juga mengimbau untuk mempersiapkan segala peralatan yang menunjang keselamatan selama di laut, terutama pelampung, bahan bakar cadangan, dan alat komunikasi yang dapat dipakai untuk menguhubungi orang-orang di daratan saat terjadi permasalahan.

"Masyarakat dan nelayan sangat antusias menyambut sosialisasi ini. Kami harapkan dengan kegiatan ini peserta semakin paham pentingnya menjaga keselamatan saat melakukan pelayaran. Karena, laut tidak bisa ditebak, segala kemungkinan bisa terjadi dan berubah secara cepat dan di luar dugaan," tukasnya.

Penulis : Teddy Kuswara
Editor   : Aden


Ketua STKIP Tamsis Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi pake topi saat foto bersama


Bima, porosntb.com - Ketua STKIP Taman Siswa Bima sekaligus sebagai Wakil Ketua III
bidang Pengabdian Kepada Masyarakat pada forum Dosen LPTK se-NTB, Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si., mengambil langkah cepat dalam merespon pembentukan forum tersebut.  Pembentukan Forum yang difasilitasi oleh INOVASI dan FKIP UNRAM ini setidaknya memberikan harapan baru terhadap peningkatan kualitas pendidikan khususnya, pendidikan dasar di NTB.

Sebagai salah satu LPTK yang konsisten dalam peningkatan mutu pendidikan daerah, STKIP Tamsis Bima langsung merespon cepat dengan membangun jejaring dengan instansi terkait baik pemerintah maupun swasta. 

"Salah satu jejaring yang sudah dibangun oleh STKIP Taman Siswa Bima adalah bermitra dengan INOVASI Kabupaten Bima. Mitra ini sengaja dilaksanakan karena memiliki kesamaan tujuan yaitu menghasilkan tenaga pendidik pada pendidikan dasar yang profesional. Perbaikan metode dan strategi pembelajaran untuk SD menjadi hal yang paling ditekankan karena dengan melihat peringkat literasi NTB yang masih jauh dari kata memuaskan," ujar anggota LPPM STKIP Tamsis Bima, Arif Hidayad MPd, Senin (17/2/2020).

Menindaklanjuti hal tersebut, Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si., selaku ketua bersama tim INOVASI Kabupaten Bima bersepakat untuk mengadakan diskusi guna membahas keberlanjutan masa depan Pendidikan Dasar di Kabupaten Bima. Dalam kegiatan tersebut, tentunya INOVASI dan STKIP Taman Siswa Bima sangat berharap adanya kehadiran pihak pemerintah daerah. Misalnya, Dinas Dikbudpora sebagai pembuat kebijakan tertinggi di daerah. Sinergitas program dan tujuan antara LPTK, Pemerintah dan Swasta sangat menunjang majunya pendidikan dasar di NTB. 

"Melalui prodi PGSD, STKIP Taman Siswa Bima terus melakukan perubahan dan pengembangan di bidang pendidikan dasar. Banyak hal yang telah dilakukan melalui kegiatan tridarma perguruan tinggi oleh dosen-dosennya. Diantaranya, kampung literasi, pembelajaran media youtube, video pembelajaran inklusif. Hal tersebut yang mendasari INOVASI Kabupaten Bima menjadikan STKIP Taman siswa Bima sebagai mitra dalam rangka melanjutkan program literasi di Kabupaten Bima," tutup Arif Hidayad. (*)

Penulis : Humas STKIP Tamsis Bima
Editor : Edo


Foto bersama Ketua LPPM UM dan STKIP Tamsis Bima 

Bima, porosntb.com-Sejak berdiri pada 2014 lalu, LPPM STKIP Tamsis Bima terus menunjukkan progres terbaik. LPPM yang digawangi Anisah MPd ini, tak henti untuk menata diri agar mampu berlari kencang dalam meningkatkan peran dan eksistensi di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. 

Sebagai lembaga kampus yang memiliki tugas melaksanakan koordinasi, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, LPPM STKIP Tamsis Bima memiliki tanggung jawab besar dalam memajukan penelitian dan kegiatan pengabdian di lingkup kampus. Baik penelitian dan pengabdian dosen maupun mahasiswa. 

Dalam upaya memaksimalkan peran dan fungsi tersebut, LPPM STKIP Tamsis Bima melakukan studi banding ke LPPM Universitas Negeri Malang (UM). Saat kegiatan, tim diwakili oleh ketua LPPM Anisah, M.Pd dan Dosen Peneliti Tamsis Sri Lastuti, M.Pd. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 12 Februari 2020 di Gedung LPPM lantai 6 UM.

Dalam acara tersebut hadir pula para peneliti yang bekerjasama dengan peneliti senior UM seperti  peneliti dari Universitas Kaltara, Universitas Sulewesi Barat, Universitas Muhammadiyah Gresik, STKIP PGRI Jombang, Universitas Muhammadiyah Mataram. 

"Ketua LPPM UM menyampaikan rasa bahagianya bisa sharing dan diskusi dengan LPPM Tamsis dan para peneliti dari kampus-kampus yang punya kemauan kuat untuk maju," kata Anisah mengutip sambutan Ketua LPPM UM Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si, pada media ini melalui telephon genggamnya, Senin (17/2/2020).

Saat kegiatan tersebut, ketua LPPM UM juga menyampaikan gambaran umum terkait LPPM UM. Beberapa hal penting terkait manajemen keuangan Hibah, jenis skim penelitian Internal di UM, pengembangan sentra hki/paten, pengelolaan klinik jurnal, jurnal UM, media pembelajaran berbasis IT dan arah penelitian Indonesia di masa depan.

"Selain itu, beliau juga menjelaskan bahwa di era 4.0 ini  tugas dosen atau peneliti tidak hanya mengejar luaran penelitian tetapi harus mampu menciptakan produk penelitian yang beroreantasi pada pengembangan ekonomi dan produk berbasis IT. Dosen-dosen harus mengarahkan penelitian ke arah digitalisasi ekonomi. Begitupun dalam pembelajaran di kelas, dosen harus sudah mulai memberikan pembelajaran berbasis daring atau online," terangnya.

Diceritakan Anisah, pada kesempatan yang berbeda sekretaris LPPM UM Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag., juga menyambut positif kegiatan kunjungan tersebut. Ia menceritakan beberapa program kerja LPPM UM dan kebijakan-kebijakan di LPPM UM.  Yang sangat menarik dari beberapa kebijakan dan program yang disampaikan adalah bahwa LPPM UM sejak tahun 2019 telah memfasilitasi dosen-dosen penelitinya dengan menyediakan tenaga Accounting Representative (AR). 

"Sebagaimana yang diketahui, bahwa untuk setiap hibah selain disibukkan dengan urusan mengejar target luaran penelitian, dosen-dosen peneliti banyak tersita waktunya untuk mengurusi laporan keuangan penelitian. Akibatnya konsentrasi dan fokus dosen dalam penelitian menjadi terganggu. Adanya AR tersebut, disambut positif oleh dosen-dosen penelitinya. Sekarang dosen-dosen peneliti UM hanya disibukkan dengan laporan dan pencapaian target luaran," ulas Ketua LPPM Tamsis itu.

Dengan adanya informasi-informasi baru yang disampaikan oleh LPPM UM, ia pribadi berharap sekolah tinggi dengan julukan kampus merah itu mampu mengambil pelajaran-pelajaran penting dari UM. Tidak lain tujuannya adalah agar dosen-dosen peneliti lingkup STKIP Tamsis Bima lebih khusus LPPMnya dapat mengikuti langkah-langkah yang pernah dilakukan UM. 

"Sebagai out put dari kegiatan kunjungan ini,  akan dilakukan tandatangan kerjasama antara LPPM UM dan LPPM Tamsis yang fokuskan pada peningkatan kapasistas LPPM dan peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian dosen," pungkas Anisah. (*)

Penulis : Humas STKIP Tamsis Bima
Editor : Edo

Korban keracunan massal yang teridir dari anak-anak saat mendapat perawatan medis di Puskesmas Palibelo 

Bima, porosntb.com.- Kasus Keracunan Massal menimpa sejumlah warga Kampung Nggaro O’O, RT 07 RW. 02, Desa Dore kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Jumat (14/2/20) pekan kemarin Seekitar Pukul 16.00 Wita.

Kapolres Bima, AKBP. Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K, melalui Kasubag Humas, Iptu Hanafi, menuturkan, kejadian berawal saat acara ulang tahun Ulfatun Mutmainnah, Balita satu tahun, putrid dari Subhan Ahmad (28) yang berlangsung mulai Pukul 15.00 Wita.

“Anak-anak yang diundang pada umumnya adalah anak berumur tiga sampai 10 tahun. Selesai menyantap makanan yang telah disediakan oleh yang berhajat, sekitar pukul 18.00 Wita tiba-tiba anak-anak yang menyantap makanan mengalami mual dan muntah,” ungkap Kapolres sebagaimana dikutip Hanafi.

Sementara itu, makanan yang disajikan, berupa nasi dengan lauk daging ayam dan mie goring.

Melihat gejala yang tidak beres yang dialami anak-anaknya, orang tua masing-masing langsung membawa anak-anaknya ke Puskesmas Palibelo untuk  mendapat perawatan medis.

“Sampai dengan pukul 21.00 Wita, jumlah pasien korban keracunan yang mendapat perawatan di Puskesmas Palibelo sebanyak 68 orang terdiri dari 65 orang anak-anak dan 3 orang dewasa dan sampai saat ini,” lanjut Hanafi.

Untungnya, tidak ada korban jiwa akibat keracunan  missal tersebut.

Namun untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,  orang tua berhajat (Subhan Ahmad) atas inisiatif sendiri mengamankan diri di Polres Bima yang diantar oleh Bhabinkamtibmas dan babinsa desa Dore.

Sementara ini, kasus keracunan massal itu masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian.

Sumber : Humas Polres Bima
Penulis : Teddy Kuswara
Editor : Aden



Bima, porosntb.com.- Guna meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat di wilayah hukumnya, Satuan Samapta Bhayangkara Polres Bima mulai melakukan pemasangan kotak patroli dan saran di ruang public.

Kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Kasat Sabhara IPTU Daniel Ibi Lona, S. Sos, Jumat (14/2/20) kemarin mulai Pukul 09.00 Wita, bersama anggota, dengan memasangnya di tiga lokasi. Yakni di terminal Bandara M. Salahuddin Bima, Kantor Unit FIF Bima di desa Rabakodo Kecamatan Woha dan Kantor Pegadaian Cabang Bima di Desa Tente.

Dengan dipasangnya Kotak patroli dan saran ini, Kasat Sabhara berharap, apabila ada masyarakat yang ingin memberikan usul saran bahkan memberikan kritiknya dapat melakukannya melalui kotak dimaksud.

“Masing-masing pimpinan Kantor (lokasi pemasangan kotak saran) menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Kepolisian. Ini kami lakukan untuk meningkatkan kinerja kami kedepannya.” Tutup Kasat Sabhara.

Sumber : Tribrata
Penulis : Teddy Kuswara
Editor : Aden



Bima, porosntb.com.- Personil gabungan Reskrim dan Intel Polres Bima melakukan pertemuan guna membahas kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Minggu (16/2/20) Pukul 11.50 Wita kemarin di Kediaman Kapolres Bima, di Desa Panda.

Dari hasil pertemuan itu dengan Kapolres itu, Kasat Reskrim, IPTU Adhar bersama KBO IntelKam IPDA Sukardin dan IPDA Zulkifli menindak lanjutinya dengan melakukan penggalangan atau kesepakatan dengan Mori Alias Ama Yudi bertempat di kediamannya, Desa Ngali Kecamatan Belo selaku pihak keluarga dari tersangka HY.

Hasil penggalangan yang didapat, bahwa keluarga HY diminta bersikap koperatif dengan harapan tersangka menyerahkan diri ke pihak kepolisian agar permasalahannya tidak berlarut-larut.

Akhirnya sekitar Pukul 16.40 upaya penggalangan membuahkan hasi. Dimana HY yang didampingi oleh keluarganya menyerahkan diri ke Pihak Kepolisian

Selain itu, Kasat Reskrim juga berharap HY bersikap koperatif saat pengembangan kasus penganiayaan yang menjeratnya tersebut.

“Kami berharap yang bersangkutan bisa bersikap koperatif.” Ujar Kasat Reskrim.

Sumber : Tribrata
Penulis : Teddy Kuswara
Editor : Aden

Anggota DPRD Provinsi NTB A Kahar


Bima, PorosNTB.com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Barat dari partai Berkarya A Kahar, menggelar Reses di Kabupaten Bima, Ahad (16/2/2020). Kegiatan yang berlangsung di Desa Cenggu Kecamatan Belo itu dilakukan guna menjaring aspirasi masyarakat setempat.

"Semua aspirasi akan saya tampung dan akan menjadi atensi di provinsi nantinya," katanya saat berdialog dengan masyarakat.


Dikatakan, masa reses merupakan masa penting yang sejatinya secara fungsional sebagai media menjaring aspirasi masyarakat. Reses merupakan kewajiban bagi anggota DPR. Setiap tiga bulan, anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertatap muka, sekaligus menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan.

Ia menjabarkan, bahwa usulan-usulan masyarakat akan ditampung dan dibuatkan laporan kemudian dibahas pada Rapat Paripurna bersama pimpinan Dewan.

Kahar berharap, apa yang menjadi usulan masing-masing perwakilan desa dapat disampaikan kembali kepada masing-masing kepala desa atau lurah, yang kemudian dibahas pada Musrenbang tingkat desa hingga kecamatan dan tingkat kabupaten.

“Insyaallah, semua usulan ini akan kami kawal dan mudah-mudahan bisa terakomodir semuanya," terangnya.

Pantauan Porosntb.com, Reses yang dilakukan DPRD Provinsi NTB dari partai besutan Tommy Soeharto ini berlangsung aman. Turut hadir dalam reses tersebut Camat Belo, Kepala Desa Cenggu dan ratusan tim dan masyarakat di 18 kecamatan. (*)

Penulis : Andre
Editor : Edo



Bima, porosntb.com.- Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, melaksanakan Jumat Khusu di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Parangina, Kecamatan Sape, Jumat 14/02/2020.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, menyatakan, Bupati Umi Dinda memberikan bantuan uang pribadi sebesar RP 50 juta, untuk pembangunan Masjid tersebut.

Sejumlah pejabat ikut hadir mendampingi Bupati, selain Wakil Bupati Bima, HM Dahlan HM Noer, juga Ketua DPRD Kabupaten Bima M Putra Feriyandi S.Ip dan segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

Dalam arahannya, Umi Dinda menyampaikan, bahwa Pemerintah menyampaikan terima kasih, masyarakat Desa Parangina mampu menjaga keamanan dan ketertiban. Karena sukses itu bukan hanya untuk anggota Polri dan  TNI saja melainkan seluruh masyarakat Desa Parangina.

Menurut Bupati Parangina adalah lumbung pangan, oleh karena itu tetap dijaga.
Kita jadikan Parangina sebagai contoh dari desa desa lain.

Usai melaksanakan Jumat Khusu, bupati melakukan pertemuan dengan masyarakat Desa Parangina beserta sejumlah Kadus.

Seperti biasa, Bupati memberi waktu untuk berdiskusi dan Tanya jawab. Hal itu untuk mendengarkan langsung keluhan dan masukan dari masyarakat.

“Kunker kami bersama Wakil Bupati adalah mengobati rasa rindu kami dengan keluarga di Parangina,”ungkap bupati disambut tepuk tangan meriah dari ratusan warga yang hadir.

Kemudian, kata bupati, Parangina memiliki SDM hebat dan berprestasi, mari kita tetap jaga marwah desa  kita. Ini merupakan prestasi seluruh masyarakat.

Kades Parangina, Ashar, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih karena Pemerintah telah bersedia melakukan Kunker di Parangina. Semoga bukan sekali ini saja, Pemerintah datang berkunjung dan bersilaturahmi dengan kami.

“Juga bantuan pribadi Bupati Bima, atas nama warga kami sampaikan terima kasih,”ujar Kades.

Kemudian, bupati berharap, Camat dan Kades bupati menghimbau tetap turun ke masyarakat, membantu meringankan beban mereka.

Kemudian pada MUI kecamatan Sape, pemerintah meminta agar ikut membantu melakukan sosialisasi dan penyadaran pada generasi muda.

Pada para guru dan Kasek, tetap lanjutkan dan galakkan program Pesantren sehari. Tetap lakukan pembinaan terhadap anak didik agar tidak terpengaruh oleh hal hal negatif.

“Kita harus Jauhkan anak anak dari pengaruh narkoba,”ungkapnya.

Sumber : Prokom Setda Bima
Penulis : Teddy Kuswara
Editor : Aden


Bima, porosntb.- Wakil Bupati Bima, H Dahlan HM Noer meninjau kondisi gedung sekolah,  Infrastruktur jalan dan jembatan, akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu.

Selain meninjau langsung kondisi real lapangan, Wabup juga menyerahkan bantuan Sosial dan Tanggap Darurat, bagi 256 KK di Tiga Desa.

Wabup hadir didampingi Kabag APE, BPBD, staf ahli Bupati, Kabid Dikdas, tiba di SDN SORI TALOKO, Kecamatan Sanggar sekitar Pukul 14.30 Wita, Kamis, 13/02/2020.

Tiba di lokasi, Babe langsung meninjau keadaan sekolah yang mengalami musibah.
Dihadapan dewan guru dan Kasek, Wabup berharap tetap bersabar menjalankan tugas.

Sementara itu, KUPT Dikbudpora Kecamatan Sanggar, Haryono, S.Pd, mengaku secara keseluruhan kondisi sekokah masih bisa di gunakan ubtuk kegiatan belajar mengajar.

Ia mengaku yang rusak akibat bajir memang ada, namun tidak terlalu parah yang berakibat fatal.

Waktu hujan kemarin, banjir menggenangi sekolah sekitar setengah meter. Akibatnya, ruang perpustakaan untuk sementara tidak bisa digunakan.

“Bersabar ya, tetap semangat kendati sedang menghadapi musibah,”katanya, ujar Babe.
Usai di SDN TALOKO, Wabup beserta Camat Sanggar dan beberapa pejabat, meninjau langsung rumah warga korban banjir yang berada di belakang SDN Sori Taloko, Desa Taloko.

Rumah permanen milik Sulaiman RT 11 Dusun Doro Toi itu, rata dengan tanah dan ikut dibawa banjir. Sementara banjir itu sendiri terjadi pada Senin,(10/02/2020).

Sulaiman dan keluarga selamat dari arus banjir, sementara rumah setengah permanen dan semua isinya habis dibawa banjir.

Pemerintah Kabupaten Bima, melalui Dinas Sosial dan BPBD telah memberikan bantuan tanggap darurat berupa selimut, terpal masker dan pakaian jadi. Dan sejumlah bantuan sosial lainya.

Sedangkan dari Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Pemerintah bersedia akan membangun ganti rumah Sulaiman.

Camat Sanggar, Ahmad SH, mengatakan, banjir yang terjadi, Senin, (10/02/2020), melanda tiga desa yakni Desa Taloko, Desa Sandue dan Desa  Kore.

Di Desa Taloko korban berjumlah 69 KK, Desa Kore 176 KK dan Sandue 11 KK. Jadi korban 256 KK. 

Sumber : Prokom Setda Bima
Penulis : Teddy Kuswara
Editor : Aden

Kabid Pengembangan  Karir BKD Kabupaten Bima, H. Abdurrahman, S.Sos (Amiruddin)

Bima, porosntb.com.- Dibanding dengan Tes CPNS sebelumnya, “prestasi” peserta tes CPNS  Formasi Tahun 2019 Kabupaten Bima yang dilaksanakan sejak Kamis (30/1) lalu meningkat secara signifikan.

Bisa jadi hal ini disebabkan karena tahun ini ambang Passing Grade (PG) menurun. Tahun sebelumnya, untuk Tes Karakter Pribadi (TKP) 143, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80. Sedangkan tahun ini, TKP 120, TWK 80, dan TIU 65.

Hingga Jum’at (7/2/20) atau hari ke sembilan, Kepala BKD Kabupaten Bima, Drs Agus Salim, M.Si, melalui Kepala Bidang Pengembangan Karir, H. Abdurahman, S.Sos, menyampaikan, dari 5.240 peserta yang hadir (350 orang absen), 606 orang di antaranya mampu mendapatkan nilai yang memenuhi PG. Sementara 4.634 orang tidak mampu melewati ambang batas PG.

Dengan nilai tertinggi diraih oleh peserta bernama Maghfiraturahmah, guru Bahasa Inggris, yakni 409.

“Kita sudah memasuki hari ke sembilan tes, sejak hari pertama Tanggal 30 Januari. Dengan total 43 sesi,” ujar H. Abdurrahman.

Alhamdulillah, ungkapnya, sejauh ini tidak ada kendala berarti yang menyebabkan terganggunya pelaksanaan tes. Ia berharap hingga usai, Jum’at (14/2/20) pekan ini.

Penulis : Amiruddin  
Editor : Aden



Bima, porosntb.com.- Setelah empat desa di Kecamatan Madapangga, Senin, (10/02/2020), Bupati dan wakil Bupati Bima, melanjutkan Kunkernya di Kecamatan Woha, Selasa,(11/02/2020).

Bupati dan Wakil tiba di Desa Naru, sekitar pukul 14:30 wita, sebagai titik star. Ratusan ibu-ibu memenuhi jalan raya di desa tersebut untuk menjemput dan ingin bersalaman dengan Bupati Umi Dinda dan Wabup Dahlan.

Di Desa Naru, sebagaimana biasanya, Bupati membuka ruang dialog dengan para Kadus sebagai perwakilan warga di masing-masing Desa.

Para Kadus meminta drainase sebagai jalur irigasi pertanian mereka bisa diperbaiki dan digali lebih dalam. Karena sudah ditimbun oleh banjir lumpur yang bersumber dari gunung.Kemudian penataan lapangan yang kian hari semakin sulit digunakan karena digenangi air.

"Kami minta,minimal lapangan itu bisa ditimbun,"ujar Kadus Sinar, A. Malik.
Selain lapangan, para Kadus juga meminta pembangunan Deker dua buah. Itu untuk memperlancar air saat musim hujan tiba. Selama ini warga di Desa Naru, cukup terganggu akibat mampetnya saluran air yang belum ada Deker.

Perwakilan Pemuda, Darwis, meminta lapangan olah raga sebagai kebutuhan fital  mereka di desa itu dapat diperhatikan pemerintah. Menurutnya, kalau sarana olah raga itu sudah baik, maka kegiatan-kegiatan kepemudaan dapat disalurkan. Karena pemuda Desa Naru juga sudah banyak yang berprestasi.

Bagaimana Pemerintah? Bupati Umi Dinda yang hadir didampingi Wabup Dahlan, Sekda Drs. HM Taufik HAK, M.Si dan sejumlah kepala OPD, tetap memprioritaskan yang urgen dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Jika belum cukup anggarannya untuk di APBD maka bisa diprioritaskan lewat APBN.
"Kami hadir lengkap. Datang mendengarkan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Yang mungkin belum diakomodir lewat APBD,"ujar Umi Dinda dihadapan ratusan pengunjung yang memadati tempat berlangsungnya kegiatan.

Bupati menyampaikan rasa syukuran dan terima kasihnya, karena masyarakat Kecamatan Woha, telah membantu Pemerintah, melaksanakan PILKADES serentak dengan aman dan damai. Ia meminta agar Kades segera mengajak lawan politik untuk membangun bersama-sama. Tidak membuat perbedaan berlarut-larut yang akan merusak ukhuwah islamiyah diantara sesama.

Usai di Desa Naru, Bupati beranjak ke desa Samili. Sejumlah Kadus, atas nama warganya, selain meminta kebutuhan pertanian warga mereka, juga meminta agar perbaikan Musholla dan i infrastruktur jalan. Terutama jalan tani dan bronjong tanggul yang jebol akibat banjir.

Abdullah H Ismail, Kadus IV, Desa Samili, meminta jalan di Dusun Samili-Risa sebagai akses utama angkut hasil pertanian masyarakat dapat di aspal. Jalan tersebut sepanjang lebih kurang dua kilometer. Karena menurutnya jalan tersebut tidak cukup anggaran untuk di masukan dalam ADD Desa.

Bupati meminta agar Desa juga ikut membantu program yang dibutuhkan warganya. Untuk anggaran Desa, katanya dapat dibagi sama rata, agar program bisa diwujudkan sama rata.

Di Desa Kalampa, Bupati menutup tournament Sepak Bola antar RT dan membantu beban panitia pertandingan.

Bupati berharap, kegiatan olah raga itu bisa mengurangi perbuatan negatif anak - anak muda yang tentunya akan merusak mental dan lingkungan sekitar.

"Semoga akan lahir pemain-pemain hebat, yang akan berprestasi sampai ke tingkat Nasional,"harap Umi Dinda.

Kunker Pemerintah di Kecamatan Woha berakhir di Desa Dadi Bou. Sejumlah bantuan seperti alat masak, terpal, ampli fire, mic, perlengkapan olah raga dan kebutuhan lainnya, disalurkan Bupati di masing-masing desa. Bupati berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara bersama-sama, tidak digunakan secara pribadi.

Sumber : Prokom Setda Bima
Penulis : Teddy Kuswara
Editor : Aden



Bima, porosntb.com.- Sat Lantas Polres Bima yang di pimpin oleh Kasat Lantas Polres Bima Iptu Agus Pujianto, S.Pd melaksanakan kegiatan Razia Gabungan bertempat di Simpang 3 Panda pada hari Rabu (12/2) sekitar pukul 09.00 WITA sampai dengan 12.00 WITA. Personel yang terlibat dalam razia ini antara lain Sat Lantas Polres Bima, Prov Brimob, PM, Dishub, Jasa Raharja, dan Dispenda.

Adapun tujuan dalam razia ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan. Dan sasaran dalam razia ini yakni masyarakat pengendara kendaraan roda dua sampai dengan kendaraan roda enam.

“Giat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara baik secara kelengkapan fisik maupun kelengkapan administasi.” Jelas Kasat Lantas.

Setelah dilakukan razia selama kurang lebih tiga jam, tim razia gabungan melayangkan sebanyak tiga puluh tilang kepada masyarakat yang tidak lengkap baik secara kelangkapan fisik maupun kelengkapan administrasi yang terdiri dari pengguna kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat.

“semoga dengan adanya razia gabungan ini masyarakat semakin sadar akan aturan dalam berkendara dan berlalu lintas.” tutup Kasat Lantas.

Sumber : Tribrata
Penulis : Teddy Kuswara
Editor   : Aden

Ilustrasi penangkapan buronan oleh kepolisian

Bima, porosntb.com.- Selasa (11/2/20) kemarin, menjadi akhir pelarian dari Faisal (30), menantu yang tega membunuh ayah mertuanya lantaran istrinya kabur.


Sempat melarikan diri dan bersembunyi dalam hutan di Kecamatan Lambu, Faisal akhirnya berhasil dibekuk oleh pihak kepolisian,

“Dia lari ke hutan di perbatasan desa. Ditangkapnya malam, tadi pagi-pagi udah di bawa ke Polres,” ungkap Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono, Rabu (12/2/2020).

Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan pengejaran selama dua hari pasca aksi pembunuhan yang dilakukannya.

Haryo mengatakan, pihak keluarga turut membantu pengejaran pelaku hingga menunjukkan keberadaan pelaku.

“Ditangkapnya di gunung, kita koordinasi dan minta bantu sama keluarganya untuk naik gunung. Saat ditangkap dia tidak melawan karena ada keluarganya,” ujarnya.

Sumber : Tribrata
Penulis : Teddy Kuswara
Editor   : Aden

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget