Mau Dapat BBM Pertamax Gratis? Caranya Begini.....

Dari kiri - Manager Branch Telkomsel Mataram Sandy Adyat, Sales Executive Retail Pertamina NTB Sigit Wicaksono, Kepala Bidang Pajak Daerah Bappenda NTB Mohammad Husni, dan Ketua DPC Hiswana Migas NTB, I Komang Mahendra Gandhi, bersama-sama mendeklarasikan program SUPER (Senyum/Struk Pertamina) di Epicentrum Mall Mataram. (Foto Antaranews NTB/ist)

Mataram, Poros NTB.-  Di tengah mobilitas aktifitas yang tinggi saat ini. Salah satu pengeluaran yang penting adalah biaya BBM untuk transportasi. Nah, ternyata ada peluang bagi kita pemakai BBM jenis Pertamax yang harga terbarunya Rp. 10.200 itu untuk didapatkan secara gratis.

Mengutip kantor berita Antara Mataram, PT Pertamina berani menggratiskan pembelian bahan bakar minyak (BBM) PertaSeries apabila konsumen menemukan operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang kurang baik pelayanannya dan tidak memberikan nota pembelian.

"Kami memberikan garansi berupa pemberian kembali uang konsumen 100 persen (refund), kalau konsumen tidak puas dengan pelayanan SPBU yang menjual produk BBM non-subsidi/pertaseries (Pertamax, dexlite, pertamax turbo dan pertamina dex)," kata Sales Executive Retail Pertamina NTB, Sigit Wicaksono, di Mataram, Kamis (10/1/19) kemarin.

Program SUPER (Senyum/Struk Pertamina) tersebut dideklarasikan Pertamina NTB bersama sejumlah mitra, yakni PT Telkomsel Grapari Mataram, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB, dan Hiswana Migas NTB, di Epicentrum Mall Mataram.

Menurut Sigit, program tersebut sebagai salah satu inovasi guna memastikan optimalnya pelayanan terhadap konsumen di SPBU.

Pelaksanaan program tersebut dilakukan bekerja sama dengan seluruh pengusaha SPBU khusus di Pulau Lombok.

Ia menjelaskan mekanisme program yang ditawarkan sangat sederhana, yakni konsumen cukup mengikuti ketentuan yang tertera dalam poster di SPBU, yaitu dengan mengirimkan video rekaman saat transaksi PertaSeries di SPBU, melalui pesan Whatsapp ke contact center yang dibuat khusus untuk program ini.

"Konsumen yang ingin mengadu bisa mengirimkan keluhan berupa video rekaman melalui nomor 1500 000," ujarnya.

Program SUPER tersebut, kata Sigit, sebagai langkah mengawali tahun 2019. Pertamina ingin membuka wajah baru dengan melibatkan secara aktif masyarakat untuk bersama mengawasi pelayanan di SPBU.

Melalui program tersebut diharapkan agar keramahan pelayanan benar-benar menjadi ciri khas SPBU Pertamina, serta dengan mendapatkan struk pembelian konsumen dapat bergabung dalam program promo Berkah Energi Pertamina (BEP) yang tengah berlangsung hingga 31 Juli 2019.

"Konsumen BBM non-subsidi tidak hanya mendapat layanan yang prima, namun juga berkesempatan mendapatkan undian hadiah menarik," ucapnya pula.

Kepala Bidang Pajak Daerah Bappenda NTB, Mohammad Husni, sangat mendukung aksi yang dilakukan oleh Pertamina bersama Hiswana Migas NTB.

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat beralih menggunakan BBM non-subsidi yang notabene lebih berkualitas.

"Bila konsumsi BBM non-subsidi meningkat, maka perolehan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) akan meningkat, dan itu menjadi pendapatan asli daerah untuk pembangunan Provinsi NTB," katanya.

Ketua DPC Hiswana Migas NTB, I Komang Mahendra Gandhi, juga turut mendukung program SUPER dari Pertamina.

"Sudah waktunya kami membuktikan kepada konsumen setia SPBU Pertamina di Lombok, bahwa keramahan petugas SPBU kami bukan sekedar slogan saja. Dan memang konsumen pertaseries harus lebih dispesialkan pelayanannya agar semakin nyaman," ujarnya.

Sayangnya, sementara ini untuk masyarakat wilayah Pulau Sumbawa termasuk Bima belum bisa memanfaatkan peluang dapat Pertamax gratis ini.
Karena, Program SUPER tahap pertama akan diujicobakan di seluruh SPBU Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, dan secara berangsur meluas hingga Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Lombok Utara.

SPBU yang tergabung dalam program tersebut akan dipasangi poster khusus di mesin pompanya. (Red/Antara)

Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.