Banner iklan disini Banner iklan disini

Perbaikan Jembatan "Wa'i Kancio" Cuma Janji, Warga Tutup Sekalian Akses Jalan

Aksi warga saat menutup jalan di jembatan Wai Kancio Bima


Bima, porosntb.com-Jembatan "wai kancio" yang berada di perbatasan Desa Simpasai-Waro Kecamatan Monta sudah lama dibiarkan rusak. Pemerintah daerah Kabupaten Bima hanya membual ingin perbaiki jalan satu-satunya menuju Pantai Wane tersebut. Sudah lebih dari setahun jembatan tersebut rusak dan tak pernah diperbaiki.

Kecewa dengan lambannya penanganan terhadap jembatan yang sudah dua kali ambruk itu, membuat warga setempat langsung menutup akses jalan tersebut. Sehingga benar-benar tidak bisa dilalui kendaraan. 

Aksi tersebut dilakukan Senin, (13/5/19) siang sekitar pukul 10.45 wita. Aksi penutupan jalan itu dikomandoi Front Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Bima dengan koordinator aksi, Firdaus.

Dalam aksi tersebut massa menuntut janji manis Pemda yang akan memperbaiki jembatan tersebut sejak setahun yang lalu. Mereka mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Bima dan Pemerintah Provinsi NTB untuk segera memperbaiki jembatan penghubung antara wilayah Monta bagian utara dengan wilayah Monta bagian selatan ini.

Pemblokiran jalan itu, massa aksi menggunakan balok kayu, batu dan mobil pick up. Kondisi ini tentu membuat arus lalulintas di lokasi lumpuh total.


Kapolsek Monta IPTU Takim mencoba membuka negosiasi dengan massa aksi dan menghimbau agar massa aksi membuka blokir jalan karena sudah banyak para pengguna jalan yang terganggu perjalanannya. Namun massa aksi tetap ngotot melakukan pemblokiran jalan sampai Bupati Bima hadir di lokasi aksi.

Aksi mulai mencair setelah Kabid Binamarga Dinas PUPR Kabupaten Bima Sutami, ST dan Camat Monta Muhtar, SH tiba di lokasi dan melakukan pertemuan dengan massa aksi. Adapun kesepakatan dalam pertemuan tersebut  yaitu pada hari Kamis, tanggal 16 Mei 2019, perwakilan massa aksi, Kepala Desa dan Camat Monta akan bertemu dengan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bima di Kantor Bupati Bima untuk mendengarkan penjelasan dari Dinas PUPR Kabupaten Bima dan Pemda Bima terkait proses pelelangan / tender proyek pembangunan jembatan dan jalan.

Karena sudah mendapatkan respon baik, aksi pun mereda dan jalan kembali dibuka. (poros09)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.