Fuad, Perancang Sistem Informasi Pembayaran SPP Berbasis Tekhnologi

Makazzabal Fuad


Namanya Makazzabal Fuad, mahasiswa terbaik lulusan STKIP Tamsis Bima Prodi PTI. Meski belum diwisuda, namun karyanya sudah diakui dunia luar. Pria kelahiran Desa Runggu Kecamatan Belo ini sukses merancang sistem informasi untuk pembayaran SPP Berbasis Tekhnologi. Berikut ulasannya.

_____________________


Seiring perkembangan zaman, kemajuan teknologi informasi dapat memudahkan manusia untuk beraktifitas. Seperti melihat berita, mencari berbagai informasi hingga pemanfaatan dalam sebuah aplikasi/software untuk keperluan lain-lain. Salah satunya, untuk pencatatan biaya administrasi sekolah (SPP).

Inilah yang dibaca oleh mahasiswa terbaik STKIP Tamsis Bima jurusan Pendidikan Tekhnologi Informasi (PTI) tahun 2019, Makazzabal Fuad. Pemuda 27 tahun ini sukses merancang aplikasi software untuk memudahkan di bidang pencatatan keuangan lembaga/sekolah.

Melalui skripsinya, Fuad menggagas sistem informasi pembayaran SPP menggunakan program Borland Delphi 7.0. Dalam sistem itu, anak muda kelahiran 15 Oktober 1992 ini menawarkan fitur canggih yang dapat membantu manusia bekerja lebih cepat dan tepat dalam melakukan transaksi pembayaran SPP.

Lebih spesialnya lagi, aplikasi yang digagas anak kelima dari 7 bersaudara ini, perangkatnya langsung dipakai dan diakui oleh SMK Kesehatan Yahya Bima. Sekolah yang juga memiliki perguruan tinggi kesehatan itu bahkan sudah menerapkan karya tangan mahasiswa STKIP Tamsis ini. Meski dia baru akan diwisuda pada bulan ini.

"Dengan fitur canggih ini, dapat membantu sekolah dan lembaga lain dalam pencatatan iuran sekolah (SPP) dan administrasi lainnya dengan tingkat akurasi yang tinggi, mudah, cepat dan praktis," ungkap Makazzabal Fuad, saat membuka sesi wawancara di kampus STKIP Taman Siswa Bima, belum lama ini.

Pemuda yang akrab disapa Fuad ini menyampaikan, Software Pembayaran SPP merupakan produk yang bagus dan dapat digunakan untuk sekolah-sekolah. Baik SMP maupun SMA. Perangkat tersebut dirancang untuk kemudahan penggunaan dan fleksibilitas. Software Pembayaran SPP tersebut sangat efisien melacak rincian iuran siswa dan biaya saat penagihan pembayaran.

"Di Bima ini, masih banyak yang melakukan pembayaran secara manual. Hal ini tentu sangat rawan terjadi kesalahan. Dengan hadirnya aplikasi ini, tentu akan mempermudah semuanya. Karena langsung tercatat di data bes dan siswa bisa langsung mendapatkan slip sebagai bukti transaksi," urainya.

Diakui, perangkat yang dia buat dilatarbelakangi dengan persoalan kekinian. Dimana masih banyak sekolah yang memiliki perangkat teknologi namun dibiarkan nganggur begitu saja. Belum lagi persoalan kesalahan pencatatan Pembayaran SPP di sekolah. Hingga memicu reaksi dan komplain dari siswa.

"Tidak ada yang memanfaatkan komputer dan sebagainya yang banyak di sekolah. Inilah yang membuat saya merancang aplikasi tersebut agar bisa efektif," tegasnya.

Dia berharap dengan hadirnya aplikasi tersebut mampu menekan kesalahan dan memangkas waktu kerja pegawai di tata usaha sekolah. Dia juga mengaku bersyukur karena karyanya langsung dipakai di SMK Kesehatan Yahya Bima.

"Semoga sekolah-sekolah lain juga mau mengadopsi hal ini demi kemudahan, kenyamanan dan ketertiban administrasi pendidikan," pungkansya. (Poros07)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.