Warga Temukan Piaraannya Tengah "Melahap" Jasad Bayi yang Dibuang

Anggota Inafis Polres Dompu saat melakukan olah TKP (FOTO : Humas Polres Dompu)
Dompu, Poros NTB.-  Baru-baru ini, warga Dusun Ragi Desa Mbawi Kabupaten Dompu, digegerkan oleh adanya penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan, Kamis (24/10/19) sekira Pukul 17.30 Wita.

Kejadian ini terungkap, berawal dari laporan salah warga setempat, Sukardin (12), yang saat itu tengah mengejar anjing peliharaannya, dan ia berhasil menemukannya. Namun mirisnya, warga ini menemukan peliharaannya tersebut tengah “melahap” jasad bayi nahas tersebut.

“Saat saya dekati untuk menangkap anjing itu, saya kaget karena dia sedang memakan sesuatu. Awalnya saya kira bangkai kadal. Tapi ternyata mayat bayi,” tuturnya kepada wartawan media ini dengan nada gemetaran.

Kasus ini sendiri saat ini tengah ditangani oleh Polres Dompu. Laporan kepolisian yang diterima media ini mengatakan, anggota INAFIS Polres Dompu langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP sekira Pukul 18.30 wita, kemudian membawa mayat bayi perempuan tersebut ke RSUD Dompu

Hanya butuh waktu 100 menit bagi kepolisian untuk mengungkap terduga pelaku pembuangan bayi tersebut, Yakni Pukul 19.10 Wita, anggota Sat Intelkam bersama anggota Opsnal Reskrim dan Intel Kodim 1614 Dompu langsung melakukan penggalangan terhadap terduga berinisial NA (17), yang juga warga Dusun Ragi Desa Mbawi yang langsung diamankan ke Mako Polres Dompu untuk dimintai keterangannya.

Di depan kepolisian, NA mengakui bahwa mayat bayi perempuan tersebut memang merupakan anak kandungnya sendiri yang merupakan hasil perbuatan intimnya dengan sanga pacar berinisial R, warga Sila Kabupaten Bima.

“Saudari NA ini melahirkan bayi tersebut di dalam kamar mandi pada malam hari dan pada saat melahirkan tersebut bayi sudah dalam meninggal dunia. Kemudian NA membuang mayat bayi tersebut di belakang rumahnya yang jaraknya sekitar 50 m,” tulis kepolisian dalam laporannya.

Masih berdasarkan laporan kepolisian, rupanya NA membuang bayi hasil perbuatan intimnya tersebut agar perbuatanya tidak diketahui oleh kedua orang tuanya. (Poros06)
Labels: , ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.