Ini Torehan Dua Tahun Dinda-Dahlan




Bima, PorosNTB.com-Usia kepemimpinan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri (Dinda) dan Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan M Noer (Dahlan) genap dua tahun. Sejak dilantik, 17 Febuari 2016 silam, banyak torehan yang membanggakan. Namun tidak sedikit ada juga yang dievaluasi.

Salah satu capaian yang membanggakan yakni, naiknya ratting Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sejak dulu, pembangunan manusia di Kabupaten Bima selalu terpuruk. Tercatat di tahun 2016, ratting IPM Kabupaten Bima berada di urutan terakhir dari peringkat 64,15. Namun, berubah drastis di tahun 2017, IPM Kabupaten Bima naik di peringkat ke tujuh se Provinsi NTB.

Capaian membanggakan ini seiring dengan terobosan Bupati Bima yang terus membenahi dunia pendidikan. Salah satu kebijakannya yakni memberi ruang bagi guru untuk mengajar dengan metode inovasi mereka. Karena kebijakan tersebut, Bupati Bima mendapat penghargaan nasional sebagai Bunda PAUD Nasional.

Capaia lain, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di tahun 2016 PAD sebesar Rp 110 miliar rupiah, sedangkan tahun 2017 mengalami peningkatan menjadi Rp 187 miliar. Selaras dengan peningkatan PAD tersebut, di bidang tata kelola keuangan, Pemerintah Kabupaten Bima terus menunjukkan nilai positif. Karena dua kali berturut-turut meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Keberhasilan itu tidak terlepas dari akuntabilitas kinerja keuangan dan kerja keras jajaran Pemerintah Kabupaten Bima. Di bidang perhubungan, Bupati Bima telah menambah armada pernerbangan. Pesawat Nam Air sudah mulai mendarat di Bandara Sultan M Salahuddin Bima. Pesawat berbadan lebar ini melayani rute Bima- Denpasar dan Bima- Lombok.

Di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bima meraih penghargaan sebagai daerah yang mampu menurunkan angka stunting pada anak. Itu ditandai dengan menurunnya angka kematian bayi selama tiga tahun terakhir. Disamping itu, proses rehabilitasi dan pembangunan puskesmas terus dilakukan. Selama tahun 2017, sudah ada 10 puskemas dibangun melalui DAK afirmasi maupun DAK reguler sebesar Rp 26 miliar.

Di tahun 2018 ini, Kabupaten Bima kembali mendapatkan dana afirmasi sebesar Rp 83 miliar. Dana miliaran rupiah itu untuk rehabilitasi maupun pembangunan puskesmas baru di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bima. Artinya, sarana kesehatan di Kabupaten Bima kedepan sudah tuntas dibangun.

Sementara di bidang pariwisata, Kabupaten Bima terus mendorong peningkatan kreatifitas masyarakat. Terutama untuk mempromosikan budaya dan destinasi wisata. Dimulai dari Festival Uma Lengge, Festival Sangiang, Festival Tanjung Langgudu, Karnaval Rimpu di Sape dan sejumlah event lainnya.

Hal ini memberikan energi positif bagi jajaran pemerintah setempat untuk terus memberikan dukungan pengembangawan objek wisata.

Untuk diketahui, di bulan April 2018 mendatang, akan ada event Teka Tambora. Agenda yang biasa dikemas dalam slogan Festival Pesona Tambora (FPT) itu dipusatkan di jalur Oi Marai.

Dari event ini akan banyak agenda kegiatan yang dilakukan. Salah satunya acara panen madu dan festival kopi Tambora. Acara tersebut dipastikan akan menarik perhatian para wisatawan lokal maupun manca negera.

Terakhir, di bidang sosial keagamaan, sepanjang tahun 2017 Bupati Bima telah banyak menyalurkan bantuan untuk pembangunan masjid, mushallah dan pondok pesantren. Sesuai dengan visi- misinya, bupati berkomitmen membangun Bima Ramah (Religius, Aman, Makmur, Amanah dan Handal). Terbukti di awal Januari 2018, telah mencanangkan Gerakan Pesantren Sehari (GSP). Gerakan ini akan terus dilestarikan dan menjadi agenda rutin masyarakat Kabupaten Bima.

Selain itu, masih banyak lagi torehan-torehan lain yang patut diapresiasi dan dievaluasi. Seperti, pembangunan kantor Bupati Bima, kantor instansi pemerintah dalam lingkungan kompleks kantor Bupati Bima dan pembangunan Masjid Agung Kabupaten Bima.

‘’Kami belum puas dengan semua ini. Masih banyak pembangunan strategis yang akan kita bangun kedepan,’’ ujar Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri.


Usai menggelar dzikir dan doa bersama yang dipimpin Ustaz Muhammad Nur Maulana, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri dan Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan M Noer meresmikan 12 proyek infrastruktur.

Peresmian itu disaksikan sejumlah tokoh masyarakat di acara dua tahun kepemimpinan Dinda-Dahlan. 12 proyek yang dikerjakan sepanjang tahun 2017 yakni:

1. Proyek rehabilitasi daerah irigasi Mpungga Desa Tambe, Kecamatan Bolo senilai Rp743. 537.000.
2. Pembangunan jembatan Gusung Kecamatan Sape senilai Rp 3,9 miliar.
3. Rehabilitasi daerah irigasi embung Oi Tui , Kecamatan Wera senilai Rp 925.610.000.
 4. Pembangunan  kantor Desa Dadibou, Kecamatan Woha senilai Rp 479.274.000,
 5. Pembangunan kantor Desa Karampi, Kecamatan Langgudu senilai Rp 378.427.000.
 6. Pembangunan  kantor Desa Rada, Kecamatan Bolo senilai Rp384.045.000
 7. Pembangunan jembatan Waduruka Kecamatan Langgudu senilai Rp 3.750.000.000.
 8. Pembangunan jembatan Karampi Kecamatan Langgudu senilai Rp 3.750.000.000.
 9. Pembangunan Taman Uma Me’e kawasan Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Kecamatan Palibelo senilai Rp1.451.697.000.
10. SPAM ( Sistim Penyediaan Air Minum)  Ibu Kota Kecamatan Donggo senilai Rp 1,35 miliar.
11. Pembangunan kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bima senilai Rp, 3.166.900.000
 12. Pasar Rakyat Sila Kecamatan Bolo senilai Rp 1,6 miliar. (Poros-07)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.