November 2018


Bima, Poros NTB.- Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE, meresmikan kebun bibit hijau Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bima.
Bupati mengatakan peresmian kebun bibit hijau pada DLH ini mengisyaratkan kepada kita Selaku ASN dan masyarakat betapa pentingnya kita melakukan pembibitan tanaman, sehingga dari hasil pembibitan tanaman ini kedepanya dapat dimanfaatkan bagi masyarakat.
Bupati mengajak agar kita melakukan penanaman pohon dilokasi gunung maupun hutan yang sudah gundul, sehingga dengan cara inilah kita dapat mencegah terjadinya banjir sekaligus melindunggi hutan kita, karena keberadaan hutan sangat bermanfaat bagi kita semua maupun ekosistem di dalamnya.
Kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bima beserta jajaranya, agar kebun bibit hijau ini dapat dirawat dan dipelihara keberadaanya, sehingga pada saatnya nanti tanaman yang ada di dalam kebun tersebut dapat dimanfaatkan guna dilakukan penanaman di daerah yang  mengalami kerusakan hutan.
Bupati berharap kepada seluruh ASN pada Dinas Lingkungan Hidup agar bersama–sama merawat dan memelihara kebun bibit hijau tersebut, sehingga kedepanya dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya.
Adapun jenis tanaman yang disemaikan di kebun bibit hijau pada Dinas Lingkungan Hidup, diantaranya pohon Nitas, Beringin, Kemiri, Sengon, Imba, Mahoni, Nangka, Durian, Asem, Juwet, Rambutan dan pohon Sirsak dengan jumlah per pohon masing–masing 5000 pohon. (Humas)


Bima, Poros NTB.- Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan hutan lindung Dodokan Moyosari Mataram menyerahkan bibit pohon Mahoni, Rambutan, Durian sebanyak 110.000 bibit pohon.
Penyerahan bantuan tersebut langsung diterima oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan selanjutnya menyerahkan lagi kepada 18 camat se–Kabupaten Bima.
Dimana masing–masing camat mendapatkan bibit sebanyal 3000 bibit pohon serta penyerahan bibit pohon juga kepada komunitas JAO sebanyak 2000 bibit pohon dengan jenis bibit pohon berupa Mahoni, Durian, Rambutan, Jambu, Mangga dan sebagainya.
Bupati mengatakan bahwa penyerahan bantuan bibit pohon kepada Camat dan komunitas JAO ini dalam rangka mencegah degrasi lahan, kerusakan lingkungan, mencegah terjadinya banjir serta hutan kita tidak mengalami kerusakan akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
Oleh karena itu dengan dilakukanya penanaman pohon diareal hutan lindung yang dilakukan oleh camat beserta warga masyarakat ini, mengajarkan kita bahwa begitu pentingnya pemeliharaan pohon dan hutan sehingga dari penanaman yang dilakukan tersebut diharapkan tanaman yang kita tanam bisa tumbuh subur dan dapat  dimanfaatnya bagi kita semua terutama dalam rangka memelihara mata air yang sangat dibutuhkan.
Bupati berharap semoga dimelakukan penanaman ini semoga dapat melindungi hutan kita kedepanya dapat dimafaatkan bagi anak cucu kita guna memanfaatkan hutan sebagai cadangan air. (Humas)

Salah satu spot wisata pantai di Bima, Pantai Rpntu
Bima, Poros NTB.- Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, pernah memaparkan 120 spot wisata di Kabupaten Bima. Namun berikut ini ada beberapa spot wisata yang sayang sekali untuk dilewatkan.

Sebut saja, Bukit Pundu Nence, yang berlokasi: Lelamase Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Cagar Budaya Uma Lengge, Lokasinya terdapat di tiga tempat yaitu Desa Maria Kecamatan Wawo, Desa Mbawa Kecamatan Donggo dan Desa Sambori Kecamatan Lambitu, Bima.

Sementara untuk destinasi wisata pantainya : Pantai Lawoli, Berlokasi: Nggelu, Lambu, Pantai So Dau, Berlokasi: Kecamatan Lambu, Pantai Kalaki, Berokasi: di Panda, Palibelo, Pantai Papa, Berlokasi: Sumi, Kecamatan Lambu, Pantai Lariti, Berlokasi: Desa Soro, Lambu, Sape, Pantai Lawata, Berlokasi: Dara, Rasanae Barat, Kota Bima, Pantai Wane, Berlokasi: Tolotangga, Monta, Pantai Rontu, Berlokasi: Jalan Pantai Rontu, Tangga Baru, Monta, Bima. Pantai So Numbe, Lokasi: Jl. Lintas, So Ati, Asakota, Kota Bima. Dermaga TPI, Lokasi: Rasanae Barat, Kota Bima, Pulau Kelapa, Berlokasi: Kecamatan Lambu, Pulau Ular, Lokasi: Desa Pai, Kecamatan Wera, Bima,
.
Itu baru wisata pantai dan kepulauan yang popular. Masih banyak lagi wisata pantai lainnya yang tak kalah memikatnya, Seperti : Pantai Radu (Lokasi: Kecamatan Wera, Bima, ), Pantai Torowamba (Lokasi: Desa Lamere, Kecamatan Sape, Bima, ), Pantai Oi Caba (Lokasi: Desa Pai, Kecamatan Wera, Bima, ), Pantai Tanjung Meriam (Lokasi: Kecamatan Lambu, Bima, ), Pantai Oi Fanda (Lokasi: Jalan Lintas Ambalawi, Kolo, Nipa, Ambalawi, Bima, )

Sementara wisata air terjun dan pemandaiannya. yakni : Air Terjun Kalemba, Berlokasi: Kawuwu, Langgudu, Bima, Air Terjun Bombo Ntonggu, Berlokasi: Desa Ncera, Kecamatan Belo, Bima, Pemandian Madapangga, Berlokasi: Ndano, Madapangga, Bima,
Sungai Kalate Ndira, Berlokasi: Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima

Masih banyak yang lainnya, seperti : Air Terjun Oi Marai Bidadari (Lokasi: Kawinda Toi, jalur pendakian Gunung Tambora, Bima, ), Air Terjun Tarlawi (Lokasi: Kecamatan Wawo, Bima, ), Air Terjun Kalate Mbaju (Lokasi: Desa Risa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, .), Air Terjun Ntunda (Lokasi: Jalan Lintas Sumbawa-Bima, Rora, Donggo, Bima, ), Air Terjun Oi Marai (Lokasi: Upt Sori Panihi SP4, Tambora, Bima, ), Air Terjun Busu (Lokasi: Kelurahan Ntobo Lingkungan Busu, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, ), Air Terjun Kalate Mbira (Lokasi: Sie, Monta, Bima, ), Air Terjun Sari (Lokasi: Sari, Sape, Bima, ), Air Terjun Oi Nca Ntoke (Lokasi: Ntoke, Wera, Bima, ), Air Terjun Maronci (Lokasi: Nungga, Rasanae Timur, Bima, ), Air Terjun Bombo Roi (Lokasi: Roi, Palibelo, Bima, ).


Karena itu ayo ke Bima!
  (Teddy)

Salah satu spot wisata Kabupaten Bima, Pantai Pink terletak di Kecamatan Lambu
Bima, Poros NTB.- Terletak di Pulau Sumbawa bagian timur, Bima menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang banyak dilirik oleh wisatawan untuk dikunjungi.

Wilayah ini masuk dalam Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan beragam objek wisata menarik. Ada banyak tempat wisata di Bima NTB yang bisa dikunjungi untuk melengkapi momen liburan.

Kawasan bima ini mewarisi kekayaan budaya dengan unsur kebudayaan Islam yang begitu kental.

Selain terdapat istana kesultanan atau lebih dikenal dengan Asi Mbojo, di wilayah Bima juga terdapat makam raja-raja dan para wali.

Selain itu, ada banyak jenis permainan, kesenian rakyat serta upacara adat maupun keagamaan yang bisa disaksikan pada waktu-waktu tertentu.

Suguhan wisata budaya yang sarat akan nilai-nilai tradisi yang masih sangat kental, juga sangat menarik untuk ditelisik.

Kondisi geografis kota Bima yang terletak di pinggir teluk menyajikan pemandangan alam yang luar biasa indahnya.

Selain berenang dan bersantai menikmati suasana alam yang menyejukkan pikiran, kitajuga bisa mengeksplore kekayaan budaya dan tradisi yang ada di masyarakat pesisir yang sebagian besar adalah nelayan.

Selain wisata pantai dengan eksotisme menawan, Bima juga menawarkan pesona alam lain yang tak kalah memikatmya.

Beberapa air terjun indah yang masih sangat alami, banyak dtemui di Bima. Banyakspot-spot cantik yang mungkin hanya bisa ditemui di daerah Bima ini.

Kawasan hutan alam dan juga area persawahan bisa juga dimasukkan ke dalam destinasi tambahan untuk menjadi obat yang cukup ampuh untuk merefresh pikiran dari segala penat dan kesibukan.

Belum lagi kuliner setempat yang menggugah selera serta mencari souvenir khas Bima sebagai buah tangan. (Teddy/)


Bima, Poros NTB.- Ada yang berbeda di Pantai Lariti di Bima. Wajah baru pantai ini dijamin akan membuat traveler terkesima. Pantai Lariti jadi makin eksotis saja.

Pantai Lariti adalah pantai indah yang berada di ujung timur provinsi NTB. Pantai ini kian menawan dengan penataannya yang baru. Pantai ini berada di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB.

Pantai cantik ini tidak jauh dari Pelabuhan Sape, yaitu gerbang laut yang menghubungkan ujung Pulau Sumbawa dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jarak tempuh Lariti dari Kota Bima bisa dicapai dalam waktu satu jam perjalanan dengan mengendarai mobil atau motor.
Jalan menuju objek pantai ini baru saja selesai dihotmix. Ada beberapa tambahan penataan yang diupayakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bima untuk mempercantik kawasan Pantai Lariti ini.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kabupaten Bima, Abdul Haris mengatakan, penataan yang dilakukan oleh pihaknya yaitu pembuatan gerbang dan selasar, pedestarian jalan dalam kawasan, plaza ekonomi kreatif dan pusat jajanan kuliner tradisional.

"Beda Lariti sekarang. Infrastruktur jalan sudah mulus sampai ke pantai, WC/Toilet umum sudah dibangun, cuma kendala Airnya saja belum lancar, sudah dilakukan pendestarian jalan dan pembuatan taman-taman di sekitar pantainya," terang Haris 
menutip detikTravel, Minggu (4/11/2018).

Traveler mengenal Pantai Lariti ini dengan hamparan pasir putihnya yang membelah laut dan menghubungkannya ke pulau mungil yang terletak di sebelah timur.

Terbelahnya laut yang memunculkan bentangan jalan penghubung itu tak setiap hari bisa ditemukan. Kemunculannya pun bergantung dari grativitasi bulan.

Pergeseran gaya gravitasi bulan dan arah terbitnya bulan itulah yang nenentukan pasang dan surutnya air laut di Lariti dan berpatokan pada penanggalan Hijriah. Lariti akan terbelah biasanya dari jam 10 pagi hingga 4 sore Waktu Indonesia Tengah (Wita).

"Kami juga belum ada kalender pastinya kapan saat kemunculannya. Sangat unik, kadang ada yang datang 3 hari tidak ketemu-ketemu saat Lariti terbelah," tutur Kabid Pengembangan Kepariwisataan Dispar Bima, Muhammad Akbar.

Akbar menambahkan, pihaknya akan mengupayakan untuk mencatat setiap hari saat kemunculan terbelahnya laut Lariti untuk dijadikan kalender acuan buat yang akan merencanakan kunjungan ke sana.

"Itu keunikannya tidak kita ganggu, seperti itu adanya, yang di luarnya saja kita tata untuk kenyamanan pengunjung," katanya.

Traveler yang penasaran dengan keunikan dan keindahan Lariti, segera agendakan untuk berkunjung ke sana
. (Teddy)


Bima, Poros NTB.- Berada di bawah Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Bima meraih peringkat kedua Kategori cukup informatif Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota. Sementara peringkat ketiga diraih Kota Bima.
Anugerah tersebut diterima Wakil Bupati Bima yang diserahkan oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB.
Untuk diketahui, Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) kepada seluruh Badan Publik Pemerintah Kabupaten/ Kota, Instansi Vertikal dan Partai Politik yang berlangsung di Hotel Lombok Raya, Rabu (28/11/2018).
Kegiatan Penganugerahan Penghargaan KIP merupakan tahap terakhir dari kegiatan monitoring dan evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Provinsi NTB yang dilakukan sejak bulan Agustus tahun 2018
Adapun tahap kegiatan monitoring dan evaluasi KIP yang telah dilakukan, yakni pengiriman kuesioner (SAQ) ke seluruh badan publik, melakukan verifikasi kuesioner, tahap presentasi, prosentase penilaian, kualifikasi hasil penilaian dan hasil penilaian.
Sebanyak 10 Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota, 44 Badan publik OPD Pemerintah Provinsi NTB, 18 Badan Publik Instansi Vertikal dan 12 Badan Publik Partai Politik yang telah menerima Kuesioner.
Gubernur Provinsi NTB Zulkieflimansyah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Komisi Informasi yang telah melakukan sosialisasi mengenai KIP.
“Terima kasih kepada Komisi Informasi yang terus melakukan sosialisasi, kami juga titip pesan untuk komisi informasi untuk semakin efektif melakukan sosialisasi akan pentingnya Keterbukaan Informasi Publik," jelasnya.
Ketua Komisi Informasi Hendriadi berharap Keterbukaan Informasi Publik menjadi ajang bagi seluruh OPD, instansi vertikal dan partai politik untuk dapat optimal dalam unit layanan informasi.
“Harapannya tentu ini bukan mencari siapa yang hebat dan tidak, tetapi kalau bisa semua Badan Publik di NTB bisa masuk kategori informatif sudah sangat menggembirakan, sekarang lompatannya sudah sangat bagus, saya kira tahapan itu bisa dilalui oleh semua OPD tinggal dioptimalkan saja, salah satunya di website dan unit layanan informasi,” tutupnya.
Hasil Penghargaan KIP Kategori informatif tingkat Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota, peringkat pertama diperoleh Kabupaten Lombok Barat, peringkat kedua diperoleh Kota Mataram. Kategori Badan Publik OPD Provinsi NTB peringkat pertama diperoleh Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB. Kategori informatif Badan Publik Instansi Vertikal diperoleh Komisi Pemilihan Umum NTB.
Kategori menuju informatif Badan Publik OPD Provinsi NTB peringkat pertama diperoleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi NTB, peringkat kedua diperoleh Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Provinsi NTB. Kategori menuju informatif Badan Publik Instansi Vertikal peringkat pertama diperoleh Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram.
Kategori cukup informatif Badan Publik OPD Provinsi NTB peringkat pertama diperoleh Dinas Sosial, peringkat kedua Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi NTB. Kategori cukup informatif Badan Publik Instansi Vertikal diperoleh Badan Pemeriksaan Keuangan Perwakilan NTB.
Kategori Badan Publik Partai Politik partisipatif peringkat pertama diperoleh Partai Keadilan Sejahtera, kedua diperoleh Partai Demokrat. (Teddy)


Bima, Poros NTB.- Pada upacara peringatan HUT KORPRI ke–47 tingkat Kabupaten Bima dihalaman kantor Bupati Bima, Senin (29/11) Sekda Drs. HM.Taufik HAK, M.Si menyerahkan tropi, piagam dan uang pembinaan bagi para juara lomba lomba STQ Ke–47 Korpri tingkat Kabupaten Bima.

Adapun para juara lomba STQ ini berdasarkan lampiran SK. Dewan Hakim STQ Korpri Nomor: 13/ DH. STQ KORPRI tahun 2018 tanggal 14 November 2018 tentang juara lomba STQ ke–47 KORPRI diantaranya,
Qori terbaik 1 diraih oleh Taufik, S.Pd utusan dari kantor Camat Bolo dengan nilai 92, terbaik II Baharuddin utusan dari kantor Camat Ambalawi dengan nilai 90, terbaik III Umar, S.Pd utusan dari kantor Camat Soromandi dengan nilai 88,5, terbaik harapan 1 Syafruddin, S.Ag utusan dari kantor Camat Woha dengan nilai 88,3, harapan II Zaidun utusan dari kantor Camat Lambu dengan nilai 88, harapan III Zukarnain. S.Pd utusan dari kantor Camat Soromandi dengan nilai 87.
Untuk Qori’ah terbaik 1 Nuraini, S.Pd dengan nilai 94 utusan dari Dikpora Kecamatan Sape, terbaik II Nurfitriah, S.Pd nilai 91,5 utusan dari kantor Camat Wawo, terbaik III Siti Zakiah,S.Ag nilai 90 utusan dari BKD dan Diklat Upt. Koperasi, terbaik harapan 1 St. Rahmah, S.Pd dengan nilai 85,5 utusan dari kantor Camat Lambu, terbaik harapan II Nurdiana, ST. Kep dengan nilai 88 utusan dari RSU Bima, terbaik harapan III Drh. Sri Yuliyanti dengan nilai 84 utusan dari Dinas Peternakan.
Bagi peserta juara lomba STQ KORPRI ini selain mendapatkan tropi dan piagam penghargaan juga mendapatkan uang tunai.
Khusus qoriah yang juara 1 pada lomba ini mendapatkan 1 unit Sepeda Motor, juara II mendapatkan uang tunai sebesar 8,5 juta, juara III mendapatkan uang tunai sebesar 6,5 juta, juara harapan 1 mendapatkan uang tunai sebesar 5 juta, juara harapan II uang tunai sebesar 4 juta dan juara harapan III medapatkan uang tunai sebesar 3 juta.
Selain itu juga diserahkan secara simbolis bagi ASN yang pensiun, Meninggal dan tunjangan hari tua, diantaranya Santunan atau tali asih kepada PNS Purna Tugas atau Pensiun atas nama Hafdin, A.Pd, santunan bagi PNS yang meninggal dunia atas nama Arifin, santunan bagi PNS yang sakit Opname atas nama Syahbudin, S.Sos.
Sekda berharap semoga dengan adanya kegiatan STQ KORPRI  ke – 47 tingkat Kabupaten Bima ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, sekaligus mendukung 2 program pemerintah daerah yaitu Jum’at khusu dan membumikan Al–Qur’an. (Humas)


Bima, Poros NTB.- Memasuki Ke-47 tahun Korpri telah memberikan Kontribusi terhadap Masyarakat, Bangsa dan Negara. Demikian disampaikan oleh Sekda Kabupaten Bima Drs. HM.Taufik HAK, M.Si membacakan sambutan Presiden RI selaku Penasehat Nasional Korpri pada upacara peringatan HUT KORPRI Ke–47 tingkat Kabupaten Bima, Kamis (29/11).

Dihadapan para Assisten, Kabag, Staf Ahli, Kepala OPD serta seluruh ASN lingkup pemerintah Kabupaten Bima yang mengikuti upacara peringatan HUT KORPRI Ke–47 ini, Dengan diperingatinya Hari Ulang Tahunya ini, Keberadaan Korpri telah memberikan kontribusi besar terhadap masyarakat, bangsa dan negara.
Korpri telah menjadi salah satu pengikat dalam memperkokoh persaudaraan dan persatuan nasional dalam keberagaman.
Jajaran Aparatur Sipil Negara telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan menjadi motor penting dalam pembangunan nasional.
Jajaran Aparatur Sipil Negara juga ikut serta menjadi teladan masyarakat dalam mengedepankan budi pekerti, etika dan profesionalisme.
Apa yang telah kita capai sampai hari ini, tidak terlepas dari peran serta jajaran Aparatur Sipil Negara yang bekerja di semua sektor, semua level pemerintahan, dan semua wilayah di lndonesia.
Untuk itu, pemerintah selalu memberikan prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara melalui peningkatkan penghasilan serta dukungan terhadap jaminan kesehatan, perumahan dan pensiun.
Semenjak adanya revolusi lndustri telah membawa perubahan langkah sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia.
Perkembangan teknologi informasi, terutama pengkomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi.
Namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari Aparatur Sipil Negara.
Maka dari itu, kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di semua lapisan pemerintahan dan di semua sektor, agar tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-programnya masing-masing, hal ini dikarenakan semua permasalahan yang ada di masyarakat itu bersifat lintas sektoral bahkan juga lintas daerah.
Dengan berkolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, saya yakin Aparatur Sipil Negara bisa mengaktualisasikan baktinya secara lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Mulai tahun 2019, pemerintah akan melakukan program besar-besaran untuk memperkuat sumberdaya manusia untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat.
Kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, SDM di semua sektor, SDM di semua lapis pemerintahan serta kualitas SDM di usia dini dan remaja, harus ditingkatkan secara signifikan. SDM kita harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia dan teknologi yang sedang berubah cepat.
Dengan peran Aparatur Sipil Negara yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara, saya yakin transformasi kualitas SDM ini bisa dilakukan secara besar-besaran dan akan memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa.
Sekda berharap kepada seluruh jaiaran Aparatur Sipil Negara untuk segera memperkuat diri untuk menjadi agen transformasi penguatan SDM kita, menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa. (Humas)

Narasumber Kementerian Kesehatan RI, Rita Yulihanememaparkan tentang situasi dan kebijakan programpemerintah untuk pencegahan dan pengendalian penyakit kusta

Bima, Poros NTB.- Kabupaten Bima dinyatakan sebagai satu dari 3 wilayah di NTB yang relatif masih mempunyai kasus kusta. Secara rasio, 1 di antara 10.000 penduduknya menderita Kusta.

Hal ini terungkap saat Pertemuan Advokasi, Sosialisasi dan Pelaksanaan Intensifikasi Penemuan  Kasus kusta melalui kampanye eliminasi kustaRabu (28/11/18di Aula SMKN 3 Kota Bima.

Dalam pertemuan yang digagas Kementerian Kesehatan RI, menggandeng Pemerintah Kabupaten Bima lewat Dinas Kesehatannya tersebut, Narasumber Kementerian Kesehatan RI, Rita Yulihanememaparkan tentang situasi dan kebijakan programpemerintah untuk pencegahan dan pengendalian penyakit kusta
.
Kabupaten Bima merupakan salah satu dari 3 kabupaten kota di NTB yang memiliki rasio penderita penyakit kusta 1 berbanding 10.000 penduduk,” beber Rita.
“Sesuai target nasional maka harus dilakukan eliminasi hingga mencapai 0 per 10.000 penduduk, tukasnya kemudian.
Menurutnya, salah satu solusi yang bisa dilakukan, yakni dengan mengintensifkan lebih dini dalam masa inkubasi yang cukup lama antara 1 sampai 5 tahun.
Juga jangan sampai ditemukan penderita dalam kondisi cacat, imbuh Rita.

Penyakit Kusta memang perlu ditakuti, karena dapat menyebabkan kecacatan, mutilasi (misalnya terputusnya salah satu anggota gerak seperti jari), ulserasi (luka borok), dan lainnya.

Karena itu Pemerintah Kabupaten Bima sendiri akan terus berupaya menggenjot peningkatan cakupan penanganan penyakit Kusta di wilayahnya.

Bupati yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bima H. Qurban dalam sambutannya, menegaskan, Pemerintah Daerah akan komitmenmembantu dan intensif berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dalam penanganan kasus kusta.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dr. H. Ganis Kristanto dalam pengantarnya, memaparkan, bahwa pertemuan tersebut merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dengan Kementerian Kesehatan yang secara khusus menghadirkan 73 peserta.
Menurut H. Ganis, pertemuan di SMKN 3 Kota Bima tersebut ditujukan untuk lebih mengintensifkan penanganan kasus kusta di Kabupaten Bima. (Teddy)

Salah satu atraksi tari yang diperagakan oleh murid-murid SMPN 1 Woha

Bima. Poros NTB.- Bukan SMPN 1 Woha namanya, kalau tidak memanfaatkan momen penting seperti Hari Guru Nasional dengan cara mengisinya dengan berbagai mata lomba.

Tak terkecuali Tahun ini, untuk memeriahkan momen Hari Guru Nasional, SMP favorit di Kecamatan Woha ini menggelar berbagai lomba dalam bisang seni. .

Kordinator Kegiatan Lomba, Agus, S.Ag yang juga Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Woha, memaparkan, lomba seni menyambut Hari Guru tahun ini dilaksanakan oleh osis dan anggarannya secara swadaya.
Sementara 3 mata lomba seni yang diperebutkan adalah padura, puisi, dan tari.

Pantauan wartawan media ini, dalam lomba yang digelar sehari tersebut berlangsung sangat meriah. Para siswa yang mengikuti lomba terlihat serius memperlihatkan kebolehannya untuk menghibur para guru dan usnur sekolah lainnya yang hadir menonton kegiatan.

Unsur pimpinan dan guru saat menonton atraksis siswa yang mengikuti lomba seni
Nampak pula muka-muka haru dari para guru SMPN 1 Woha yang hadir, melihat atraksi seni dari siswanya. Karena atraksi seni tersebut memang dipersiapkan untuk dipersembahkan untuk menghibur guru-guru mereka dim omen berharga Hari Guru Nasional.

Sementara itu, Kepala Sekolah, Drs. Mukhtar Pua, menyambut antusias dan penuh haru, upaya siswa dan guru Pembina dalam mewujudkan kgiatan lomba. Ia berharap kegiatan yang rutin digelar setiap tahun HGN ini,  selain bisa memberikan hiburan tersendiri bagi siswa dan guru, namun juga bisa menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara guru dan siswa.

“Lewat acara ini, murid dapat mengeksplorasi kreativitasnya dalam berseni,” ujar Mukhtar Pua.

Untuk hasil lomba sendiri, akan diumumkan saat penyerahan raport. Sekaligus penyerahan hadiah berupa piagam dan buku. Tentunya beserta uang tunai. “Tapi itu tergantung Pak Kepala Sekolah,” kata Wakasek Kesiswaan, sekaligus ketua panitia pelaksana, Agus, S.Ag.


Tapi bukan Mukhtar Pua namanya kalau “pelit” merogoh dompet untuk menghargai prestasi siswanya. Ia dikenal sebagai sosok yang “royal”. Ia tak segan-segan merogoh kantong pribadi untuk memberikan intensif bagi siswanya yang berprestasi. (Aden)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget