--> BDR Dengan Tujuh Aplikasi, SMAN 1 Kota Bima Tunjukkan KBM Berintegritas | Poros NTB

BDR Dengan Tujuh Aplikasi, SMAN 1 Kota Bima Tunjukkan KBM Berintegritas

Views
Dibaca Normal
Dedy Rosadi, MPd, MSc


Kota Bima, PorosNTB.com-Dalam melindungi keselamatan para siswa dari bahaya penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah mengeluarkan kebijakan belajar dari rumah (BDR). Kebijakan itu dituangkan lewat Surat Edaran (SE) Nomor 4 tahun 2020 yang ditandatangani Mendikbud Nadiem Anwar Makarim pada 24 Maret 2020. Aturan ini berisi tentang bagaimana memprioritaskan kesehatan para siswa guru, dan seluruh warga sekolah.

Menyambut hal itu, SMAN 1 Kota Bima selalu berinovasi demi memberikan pendidikan yang bermutu bagi peserta didik yang menimba ilmu di sekolah setempat selama masa Covid-19.

Terbaru, inovasi yang dibuat sekolah unggulan ini adalah memberikan pendidikan Dalam Jaringan (Daring) Internet. Menariknya, SMAN 1 Kobi memborong tujuh aplikasi dalam memberikan pelajaran yang berkualitas kepada para siswa.

Penggunaan tujuh aplikasi seperti Google Classroom, The Jungle Meeting maupun video scribe dan sebagainya ini merupakan inovasi SMAN 1 Kobi dalam rangka memberikan mutu pendidikan yang berkualitas kepada siswa. Indikatornya, tingkat keikutsertaan siswa dalam kelas online sangat fantastis hingga mencapai 99.9 persen pada pekan pertama penerapan BDR. Pun demikian pada pekan kedua minggu ini, antusias siswa untuk belajar daring masih terjaga di angka persentase tersebut.

Kepala SMAN 1 Kota Bima, Dedy Rosadi MPd MSc mengungkapkan, pembelajaran dari rumah pada fase kedua setelah tahun ajaran baru dimulai sangat positif. Penggunaan aplikasi ini dinilai wajib, guna peningkatan kompetensi serta wawasan dalam memberikan pembelajaran daring. Terutama, dalam pengawasan serta mutu pendidikan terhadap peserta didik dapat terukur dan terawasi dengan baik.

Pasalnya, dalam hal ini penggunaan tujuh aplikasi ini juga dimaksudkan, agar kepala sekolah, guru serta pengawas sekolah dapat memonitor langsung kegiatan belajar dan mengajar terhadap peserta didik. Para guru juga bebas memilih aplikasi mana yang mau digunakan.

Menurutnya, pembelajaran dari rumah akan terus dievaluasi. Dalam hal ini, pihaknya menggunakan metode trigulasi data.

"Guru, wali kelas dan ketua kelas saling melengkapi. Untuk mengevaluasinya, kita gunakan semacam trigulasi data. Kita tanya siswa tentang kriteria pengajaran guru yang diinginkan seperti apa, kemudian evaluasi pembelajaran guru apakah sangat menyenangkan, menyenangkan, cukup menyenangkan dan kurang menyenangkan. Alhamdulillah, rata-rata dari data yang kami rilis, sekitar 45 persen sangat menyenangkan, 15 persen menyenangkan dan sisanya cukup menyenangkan," ungkapnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (25/7/20).

Pihaknya juga menyampaikan kepada guru yang mendapat nilai kurang menyenangkan dan cukup menyenangkan agar harus evaluasi diri. Menurut kepsek yang enerjik ini, penilaian siswa menjadi indikator dalam mengatur metode pembelajaran, agar tidak ada siswa yang bosan dalam menerima mata pelajaran.

"Guru kita sarankan memperbaiki powerpoint-nya dan buat senyaman mungkin agar siswa betah. Juga pada sisi penampilan," tegasnya.

Meski begitu, Dedy mengaku belajar dari rumah sudah berjalan lebih dari maksimal. Pembelajaran dilakukan dengan shift selama 24 jam. Selain itu, sekolah juga memberikan fleksibilitas supaya tugas-tugas yang diberikan kepada siswa bisa diselesaikan di hari berikutnya.

"Kami selalu ingatkan kepada bapak ibu guru agar jangan bikin materi yang susah, biarkan siswa enjoy dan buat suasana menyenangkan, bikin materi yang gampang dan atur ritme pembelajarannya. Ini adalah cara kita untuk keluar dari zona saat ini, diharuskan untuk terus berkreasi," terang mantan kepala SMAN 1 Ambalawi ini.

Diakui, sejauh ini dalam implementasi pembelajaran dari rumah, para guru setempat tidak diragukan lagi soal kreatifitasnya. Pada saat jam pelajaran guru juga bisa mengkombinasikan beberapa aplikasi seperti Jungle meeting sambil face-to-face dengan siswanya dalam satu layar menggunakan Google classroom.

Untuk mendukung belajar dari rumah dengan tujuh aplikasi tersebut, pihak sekolah juga sudah merogoh kocek dari dana BOS buat pembayaran paket masing-masing 10 giga kepada para guru mata pelajaran. Bahkan bagi siswa yang kurang mampu, tetap akan mendapat perhatian sekolah demi tetap menjaga totalitas pembelajaran dari rumah.

"Dana BOS itu kami arahkan untuk itu. Tapi alhamdulillah, ekonomi siswa kami rata-rata mendukung," ujar Kepsek yang juga pernah menjadi dosen di STKIP Taman Siswa Bima ini.

Kemudian dari sisi ektra kurikuler, pembelajaran pun dilakukan secara daring. Seperti kegiatan drum band dan pramuka. Untuk kegiatan ekstra akan dilakukan setiap Jumat, para siswa juga aktif mengikuti.

"Semua layanan di sekolah ini kami layani dengan daring. Kecuali praktek debat bahasa Inggris yang masih dilakukan di sekolah. Kebetulan jumlahnya juga 12 orang," bebernya.

Dedy juga menambahkan, selain bahasa Inggris, layanan yang tidak menggunakan daring adalah materi Bimbingan dan Konseling (BK). Para guru langsung mendatangi rumah-rumah siswa untuk memberikan bimbingan.

"Bagi siswa yang tidak masuk, guru BK nya yang eksen mendatangi rumahnya langsung. Ini untuk memastikan kenapa siswa nggak masuk dalam kelas online," pungkasnya. (*)

Penulis Edo

COMMENTS

Nama

#Corona,123,arena,36,Bandara,7,Bansos,36,Bawaslu,17,bhakti sosial,22,bima,2249,bima iptek,4,Bima Pemerintah,81,Bima Pemerintahan,47,Bima: Pemerintah,5,bima. Pariwisata,3,Coro,1,Corona,71,Covid-19,25,Curanmor,3,Demonstrasi,2,des,1,Desa,53,dompu,114,Editorial,2,ekbis,203,Ekonomi,1,Ekonomi.,4,enterpreneur,1,event,1,explore,2,featured,91,Hoax,1,huk,1,hukrim,574,huksrim,3,hukum,1,Humaniora,1,HUT RI,1,iptek,26,Keagamaan,15,keamanan,7,kebudayaan,1,Kecelakaan,1,kejadian dan peristiwa,2,kemanusiaan,4,kepegawaian,1,kependudukan,10,kepolisian,34,Kesehatan,121,Kesenian,1,ketenagakerjaan,2,Kodim,15,Konflik,1,Korupsi,11,kota bima,134,KPU,3,KSB,2,lingkungan,98,lombok,107,Mataram,72,miras,1,Narkoba,7,Nasional,6,NTB,1,olahraga,24,Opini,49,Pariwisata,80,Pelayanan Publik,10,pembangunan,22,pembangunan.,2,pemerintah,37,Pemerintah.,1,pemerintahan,434,Pemerintahan.,5,Pemprov,3,Pemprov NTB,143,pendidikan,357,pendidikan.,8,Perbankan,1,Perguruan Tinggi,3,perhubungan,7,perisstiwa,44,peristiwa,358,Perjudian,2,persitiwa,6,Pertamina,2,pertanian,34,Peternakan,3,politik,260,Politik.,9,Prahara,12,Prestasi,21,Provinsi,1,puisi,1,regional,3,religi,23,religius,41,Sains,1,SAJAK,1,seni,1,SKCK,1,sosbud,190,Sosial,42,Sosok,1,SUDUT PANDANG,1,sumbawa,20,Tajuk,2,Tekhnologi,2,TKI,5,TNI,1,transportasi,2,travel,5,video,5,
ltr
item
Poros NTB: BDR Dengan Tujuh Aplikasi, SMAN 1 Kota Bima Tunjukkan KBM Berintegritas
BDR Dengan Tujuh Aplikasi, SMAN 1 Kota Bima Tunjukkan KBM Berintegritas
https://1.bp.blogspot.com/-n8tMxJw8sJk/Xx19_x5F15I/AAAAAAAAI84/_BsM-ohqwkMETk9x30VTsd3DtQ3INxFZQCLcBGAsYHQ/s640/IMG_20200726_205636.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-n8tMxJw8sJk/Xx19_x5F15I/AAAAAAAAI84/_BsM-ohqwkMETk9x30VTsd3DtQ3INxFZQCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20200726_205636.jpg
Poros NTB
https://www.porosntb.com/2020/07/bdr-dengan-tujuh-aplikasi-sman-1-kota.html
https://www.porosntb.com/
https://www.porosntb.com/
https://www.porosntb.com/2020/07/bdr-dengan-tujuh-aplikasi-sman-1-kota.html
true
2479742407306652642
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content