Banner iklan disini Banner iklan disini

Kasi Sarpras Dikbudpora Kabupaten Bima Pastikan Dana PIP Tidak Akan "Dsunat"

Kasi Sarpras, Husnul Khatimah, S.Fil
Bima, Poros NTB.- Kepala Seksi Sarana Prasarana Subsidi dan Bantuan untuk SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bima, Husnul Khatimah, S.Fil, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan adanya penyelewangan terkait pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) oleh oknum manapun.

Bantuan PIP ini, sebut Husnul, berkisar antara Rp. 750 hingga 1 juta per siswa yang berhak sebagai penerima manfaat.

“Tidak ada potongan dalam bentuk apapun dan alasan apapun,” tegasnya, saat kegiatan sosialisasi dana PIP Tingkat SD SMP beberapa waktu lalu.

Artinya siswa penerima manfaat akan menerima utuh sebesar nilai yang disebutnya di atas. Serta siswa akan dibekali dengan Buku Tabungan sendiri dan ATM. Jadi tanpa diperantarai oleh pihak sekolah, siswa bisa mencairkannya secara langsung lewat ATM.

Sehingga tertutup kemungkinan dana PIP ini bisa ditelikung oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Meski begitu, “Apabila ditemukan indikasi penyelewengan yang dilakukan oleh pihak sekolah terkait dana PIP. Kita akan menindaknya dengan tegas,” ujar Husnul.

Penegasan Husnul ini, guna menepis selentingan seringnya terjadi kebocoran dana bantuan pemerintah untuk dunia pendidikan, yang kadangkala nilai dana yang sampai ke siswa tidak sesuai angka pusat lantaran “disunat”.

Namun khususnya untuk dana PIP, sunat menyunat dana ini sepertinya tidak akan terjadi lagi. Menilik upaya keras pihak Dikbudpora Kabupaten Bima yang akan mengawalnya secara ketat dengan melibatkan pihak perbankan sebagai instansi perantara. 

Husnul berharap dana PIP ini dapat digunakan dengan bijak oleh wali siswa untuk kepentingan pendidikan anak-anak mereka(Teddy) 

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.