Kepala SMAN 1 Woha Komitmen Ciptakan Sekolah Kawasan Bebas Rokok


Bima, Poros NTB.- Adanya Permendikbud no 64 tahun 2015 yang mempertegas tentang aturan dan larangan Merokok, menjadi kabar gembira sekaligus kabar buruk bagi institusi pendidikan, terutama di lingkunan sekolah.

Pasalnya, dalam Pasa 5 permendikbud tersebut secara gamblang mengatur Larangan Merokok di wilayah sekolah baik Bapak/Ibu/Siswa/Karyawan, serta menjual, dan mengiklankan rokok.

Pemerintah Kabupaten Bima sendiri, secara gencar telah melakukan upaya prefentiv untuk menciptakan kawasan bebas rokok di lingkungan sekolah.

Baru-baru ini, Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Nor, saat saat acara pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Woha, Sabtu (1/9/18), meminta para kepala sekolah agar mengindahkan program kawasan bebas rokok di sekolah ini.

Bahkan, Kalau ada Kepala Sekolah atau guru yang merokok di sekolah, laporkan kepada saya,” cetus Wakil Bupati dengan mimic serius.

Lalu bagaimana penerapannya di lapangan?

Ambil contoh SMAN 1 Woha, sebagai salah satu sekolah yang menjadi “kiblat” penyelenggara pendidikan di Kabupaten Bima. Tanpa tedeng aling-aling, Kepala Sekolahnya, Najamuddin, S.Pd, M.Pd, menyatakan sering menegur dan membina mereka yang kedapatan merokok. 

Meski, memang sulit menghilangkan sama sekali kegiatan merokok tersebut. Namun, Najamuddin secara bertahap, memulainya dengan menyarankan mereka yang “kebelet” merokok agar merokok di tempat-tempat yang “tersembunyi” atau bisa sekedar keluar dari lingkungan sekolah saat jam-jam istrahat untuk melepaskan kecanduan merokoknya.

“Alhamdulillah,” syukur Najamuddin.

“Dulu khan, guru dan pegawai bebas merokok secara berkeliaran. Namun sekarang, mereka yang merokok sudah mulai malu merokok di tempat-tempat umum di lingungan sekolah. Apalagi di depan murid-murid,” tuturnya.

“Alhamdulillah” syukurnya lagi. “ada kemajuan cukup besar. Apalagi kita di sekolah sudah mengikat komitmen untuk mewujudkannya” imbuh Kepala Sekolah yang dinilai familiar ini, saat berbincang santai di ruang kerjanya, Rabu (5/9/18). (Aden)

Labels:

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.