Banner iklan disini Banner iklan disini

Kotak Suara Berbahan Kardus Sudah Tiba di KPU Bima

photo Dhojan. Ketua KPU Kabupaten Bima, Yuddin Chandra Nan Arif SH MH


Bima, porosntb.com-Sejumlah logistik pemilu 2019 sudah tiba di KPUD Kabupaten Bima. Logistik berupa bilik, sampul, alat coblos dan perlengkapan ATK KPPS sedang dalam proses sortir. Bahkan kotak suara yang berbahan kardus sudah standby berikut dengan plastik pembungkus. Hanya saja, kotak suara tersebut masih akan dirakit lagi.

Meski sejumlah logistik sudah tiba di Bima, namun masih ada surat suara yang belum didistribusikan ke daerah. Selain itu, juga sampul formulir yang masih kurang.

"Surat suara saja yang masih kita tunggu," ungkap Ketua KPU Kabupaten Bima Yuddin Chandra Nan Arif SH MH.

Menurutnya sejauh ini, pihaknya sudah menyicil pekerjaan seperti pembagian ATK ke TPS juga ID Card KPPS dan saksi parpol.

"Semuanya sudah berjalan. Kita terus bekerja agar tahapan pemilu ini sesuai ketentuan," katanya.

Terkait kota suara yang berbahan kardus, Yuddin menegaskan jika itu pengadaan KPU RI. Pihaknya hanya menerima dan melaksanakan.

"Jika melihat kondisinya (kotak suara) sudah sesuai spek. Kedap air dan mampu menahan bebang sebesar orang dewasa. Jadi, kotak suara ini kuat," terangnya.

Untuk keamanan kotak suara sambung mantan dosen STIH Muhammadiyah Bima ini, pihaknya tidak lagi menggunakan gembok. Tapi akan menggunakan kabel tis yang dibuat khusus untuk kotak suara.

"Kabel tis ini ada segel KPU nya juga. Ini sudah sesuai spek," tegasnya lagi.

Diakui, beberapa logistik yang sudah datang masih ditemukan kekurangan. Seperti sampul surat suara tidak sah dan formulir.

"Ini kita upayakan untuk dilaporkan ke KPU Provinsi NTB," ujarnya.

Yuddin menambahkan, sosialisasi pemilu 2019 intensif dilakukan. Hal ini disebabkan karena banyaknya kertas surat suara yang akan dicoblos para pemilih. Terdiri dari lima surat suara, mulai kertas surat suara Capres dan Cawapres, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

"Kita juga membagikan kalender tahapan pemilu ke masyarakat, instansi pemerintahan, parpol hingga kantor desa. Ini maksudnya untuk mengingatkan masyarakat agar mencoblos pada hari Rabu 17 April 2019," pungkasnya. (Poros-07)


Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.