Februari 2019



Dompu, Poros NTB.- Tim Opsnal Polres Dompu bersama timsus Polsek Woja dipimpin oleh Kapolsek Woja Ipda Rusdi, S.H., melakukan pencarian dan berhasil menangkap 5 (lima) orang pelaku kasus pemanahan dengan TKP beralamatkan di Jalan Lintas Sumbawa Desa Bara depan toko bangunan anugrah pukul 23.16 Wita Selasa Malam (26/2).

Kronologis kejadian berawal dari korban laki-laki bernama Firmansyah (17) Dusun Doridungga Desa Madaprama Kecamatan Woja ingin pulang kerumah bersama kedua temannya menggunakan motornya sendiri kemudian saat melintasi Desa Bara korban disalip oleh kendaraan Yamaha Vixion berwarna putih yang diduga sebagai pelaku pemanah tersebut dan setibanya di depan toko anugrah pelaku langsung memanah korban tersebut langsung memanah korban yang sedang mengendarai sepeda motornya sehingga korban terkena busur panah di bagian paha bagian kanan.

Polsek Woja yang mendapatkan laporan tersebut kemudian langsung melakukan pencarian dan penangkapan terhadap 5 (lima) orang pelaku melalui informasi dari masyarakat diantaranya berinisial YAR (15), H (15), DC (15), SH (16), AA (16) beserta barang bukti berupa busur panah dan sepeda motor yang digunakan oleh pelaku tersebut.

“Kelima pelaku yang kami tangkap sedang kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan sementara kami amankan di Mapolres Dompu mengingat para pelaku tersebut masih berstatus di bawah umur” tutur Kapolsek Woja Ipda Rusdi, S.H.
  
Korban yang paha kanannya terluka akibat terkena busur panah tersebut langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Dompu dengan menggunakan mobil patroli untuk diberikan tindakan medis.

“Sangat disayangkan generasi muda ini melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri tersebut dikarenakan adanya dendam yang masih dimiliki oleh pelaku kepada korban.” Lanjut Kapolsek Woja.

Kapolsek Woja melanjutkan bahwa dalam tindakan pencegahan sebelumnya tetap melaksanakan patroli baik patroli dalam skala besar oleh Polres maupun dari jajaran Polsek setiap harinya dan meningkatkan kegiatan patroli dialogis khususunya pada malam hari yang beresiko lebih tinggi angka kejadian terjadi untuk meminimalisir kejadian tersebut terulang kembali di wilayah Kabupaten Dompu. (Trib)



Bima, Poros NTB.- TNI dalam hal ini Koramil 1608-07 Monta menunjukkan bhakti sosialnya  saat sejumlah anggotanya bahu membahu bersama warga dalam membuat jembatan alternative.

Danramil 1608-07 Monta, Mayor infanteri Syahruddin yang memimpin langsung anggotanya, mengatakan, menjadi tanggung jawab moral TNI untuk membantu masyarakat.

Pasalnya, pasca putusnya jembatan di ujung Desa Simpasai Kecamatan Monta yang menghubungkan beberapa desa di seberangnya beberapa waktu lalu, masyarakat sangat kesulitan untuk melintas.

Karena itu Danramil memobilisasi anggotanya untuk memprakarsai pembangunan jembatan alternative, sehingga arus lalulintas tdaklag terputus.

Tak hanya membangun jembatan, Anggota Koramil Monta juga ikut mengatur arus lalulintas dengan cara buka buka tutup jalan karena padatnya volume kendaraan yang melewati jembatan alternative tersebut.

Masyarakat dan para pengguna jalan berterima kasih kepada personil Koramil Monta yang selalu iaga menjaga keamanan di jembatan yang menurut mereka sangat vital itu.

Masyarakat juga berharap, Pemerintah Provinsi NTB, agar secepatnya memperbaiki jembatan yang rusak tersebut.

Koramil Monta sendiri, mengatakan, bahwa dalam waktu dekat jembatan yang rusak akan diperbaiki.

“Saya pesankan agar seluruh elemen masyarakat bersama aparatur negara baik TNI, Polri, serta dinas terkait agar bisa menjaga apapun yang menjadi fasilitas umum. Terlebih, untuk keperluan masyarakat umum,” pungkasnya. (Teddy)



Bima, Poros NTB.- Jajaran Kepolisian Sektor Bolo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, AKP Muhtar S.Sos  kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis Shabu.

Kapolres Bima, AKP. Bagus S Wibowo, SIK, lewat Kasubag Humas Polres Bima Kabupaten, Iptu Hanafi, membeberkan, terduga kuat atas kepemilikan barang haram tersebut, adalah warga Desa Leu Kecamatan Bolo, berinisial A alias K (18).

Ia diciduk dan diamankan Rabu (27/2/19) kemarin sekitar Pukul 13.55 wita di Desa Rasabou Kecamatan Bolo.

Dalam penangkapan tersebut ikut diamankan Barang Bukti berupa, 15 pocket Narkotika jenis shabu, uang tunai Rp. 673.000, 1 buah HP Samsung, I unit sepeda motor, dan 1 buah korek gas.

Awalnya, tutur Hanafi, Kapolsek Bolo bersama anggota mendatangi TKP Sabung ayam. Tiba di TKP para penyabung kabur bersama ayam aduannya masing-masing.

Namun, ibarat pepatah “malang tak dapat ditolak”, A alias K yang saat itu ada di TKP berniat kabur dengan sepeda motornya yang seketika dihentikan petugas.

“Petugas curigai dengan gelagatnya pelaku, maka dilakukan penggeledahan. Kemudian ditemukan Shabu yang disimpan dalam bungkus rokok Gudang garam Surya di saku celana panjang bagian kanan depan,” tutur Hanafi.

Untuk penanganan kasus yang tak diduga pada awalnya tersebut, maka pelaku dan Barang bukti diserahkan ke Sat Resnarkoba Polres Bima.

Atas maraknya penangkapan terhadap pelaku kasus narkoba selama ini, Kapolres Bima menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar menjauhi komsumsi dan mengedarkan segala bentuk jenis Narkoba.

“Kami tetap mengharapkan dukungan dari masyarakat dengan memberikan informasi kepada Polisi,  bila mengetahui  yang ada kaitannya dengan Narkoba  serta Polres  Bima tetap berkomitmen untuk memberantas baik pengguna  maupun pengedar atau Bandar Narkoba,” tegas Kapolres seperti dikutip Hanafi. (Aden).

Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam, S.H., S.I.K., M.H, memberikan keterangan dalam gelar perkara kasus penjambretan oleh tersangka AR, Senin (25/02/2019)
Mataram, Poros NTB.- Tim Resmob 401 Polsek Pagutan mengamankan seorang terduga kasus penjambretan dengan inisial AR (18) pada Kamis (21/02/2019). Saat diintrogasi, AR mengaku sering melakukan pencurian di rumahnya sendiri serta rumah keluarganya, dari sanalah keberaniannya untuk melakukan penjambretan muncul.
 Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam, S.H., S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa AR melakukan aksinya dengan berpura-pura berbelanja di kios milik ibu korban dengan inisial LDA (13). Saat itu, LDA tengah bermain game dengan telepon genggam miliknya sembari menemani ibunya menjaga kios. Ketika ibu korban lengah, AR berusaha menarik telepon genggam yang dipegang LDA.
 “Korban berusaha mempertahankan HP miliknya, sehingga saling tarik menarik dengan tersangka. Tersangka berhasil kabur kemudian diteriaki oleh korban,” ujar AKBP Saiful Alam, S.H., S.I.K., M.H, saat memimpin gelar perkara di Polsek Pagutan, Senin (25/02/3019).
 AR berhasil ditangkap atas bantuan warga sekitar beserta Tim Resmob 401 yang kebetulan ada di sekitar TKP di Jalan Gajah Mada, Lingkungan Pagesangan Selatan, Kelurahan Pagesangan, Mataram. Dari hasil introgasi di tempat, AR mengaku melakukan aksinya bersama seorang temannya berinisial IJI yang bertugas membonceng korban.
 “IJI berhasil melarikan diri dan sekarang sedang dalam pengejaran,” ujar AKBP Saiful Alam, S.H., S.I.K., M.H.
 Selain itu, Kapolres Mataram menerangkan bahwa pada akhir tahun 2017 AR juga pernah dititipkan di Panti Sosial Marsudhi Paramita selama 10 bulan karena telah meminjam sepeda motor milik pamannya kemudian digadaikan.
 Atas aksinya tersebut, AR disangkakan Pasal 365 ayat (1) ke-2e KHUP tentang pencurian dengan kekerasan dengan hukuman penjara paling lama Sembilan (9) tahun. Saat ini AR beserta barang bukti telah diamankan di Polres Mataram untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Trib)



Bima, Poros NTB.- Dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Anggota DPD, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota Bima, satuan perlindungan masyarakat (SATLINMAS) mengadakan apel gelar pasukan guna pengamanan Pemilu tahun 2019. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Bupati Bima pada hari senin (25/2). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bima,Kapolres Bima, Kapolres Bima Kota, Ketua dan Sekretaris KPU Kabupaten BIma, Ketua Bawaslu Kabupaten Bima beserta jajaranya, Dansat Pol PP Provinsi NTB, Dansat Pol. PP Kabupaten Bima beserta jajaranya, Para Assisten, Kabag, staf Ahli Lingkup Setda Bima, para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Camat, serta para pasukan yang berasal dari Unsur TNI, Kepolisian, Basarnas, Satpol PP, Satlinmas, TRC, Tagana.

Sekda Kabupaten Bima Drs. HM.Taufik HAK, M.Si dalam arahan mengatakan bahwa Berdasarkan Undang – Undang Dasar 1945, Pemilihan Umum merupakan wujud keikutsertaan seluruh rakyat dalam penyelenggaraan pemerintahan Negara, Di samping itu, Pemilihan Umum juga sebagai sarana demokratis untuk menyampaikan aspirasi rakyat, dalam rangka membentuk system Negara yang LEGITIMATE dan berkedaulatan rakyat, sehingga pemerintahan dan pimpinan nasional yang lahir dari hasil Pemilihan Umum, merupakan kehendak rakyat dan dijalankan sesuai dengan keinginan rakyat.


Mengingat arti penting dan strategisnya Pemilihan Umum bagi keberlangsungan kepemimpinan nasional, pemerintah dan pembangunan dalam mencapai tujuan Negara, maka pada konteks inilah Jajaran Satuan Perlindungan Masyarakat Dapat Mengawal, menjaga dan mengamankan penyelenggaraan pemilu 2019. Hal ini dilakukan melalui manajemen keamanan yang terpadu dan komprenshif, mengerahkan segala sumber daya yang ada, serta memperkokoh kerja sama sinergis dengan penyelenggaraan pemilu, TNI, Masyarakat dan Mitra keamanan lainya, agar pesta demokrasi pemilu 2019 dapat berlangsung aman, jujur, adil dan demokratis.
Dengan demikian diharapkan dengan adanya upacara gelar pasukan ini menjadi landasan menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera.

Perlu kita cermati bersama bahwasanya setiap pelaksanaan pemilihan umum terdapat berbagai potensi kerawanan, yang memerlukan perhatian serius kita semua untuk diantisipasi sejak dini, agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata, yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan pemilu 2019. Berbagai potensi kerawanan tersebut, dapat terjadi dalam setiap tahapan pemilu berupa pelanggaran tindak pidana pemilu, termasuk tindak pidana umum, yang harus dapat di kelola dan ditangani oleh aparat secara professional, tranparan dan akuntabel.

Oleh karena itu dalam rangka mencegah potensi kerawanan tersebut Pasukan Perlindungan Masyarakat bekerja sama dengan pihak aparat, Bawaslu, diharapkan dapat mengoptimalkan peran sentra gakkumdu, sehingga dapat menyelesaikan dengan tuntas setiap pelanggaran pemilu yang terjadi.

Untuk menghadapi tugas yang mulia ini saya berpesan kepada seluruh jajaran, agar secara proaktif terus memperkokoh sinergita dengan penyelenggara pemilu, TNI, Masyarakat, dan Mitra Keamanan lainya agar mempersiapkan mental dan fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, sehingga dapat menampilkan jati diri sebagai sosok penolong, sahabat, pelayanan masyarakat, serta jujur, benar, adil, transparan, dan akuntabel, Petakan setiap kerawanan pada setiap tahapan pemilu 2019, serta lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi intelijen, didukung babinkamtibmas, untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat, sehingga setiap permasalahan yang berpotensi mengganggu jalannya pemilu 2019, dapat diantisipasi sedini mungkin, dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas Serta Perkokoh kerja sama yang harmonis dengan seluruh penyelenggara pemilu, unsur TNI, dan segenap komponen masyarakat, guna mewujudkan sinergi polisional yang proaktif dalam rangka pengamanan pemilu 2019.

Sekda berharap marilah kita jadikan Upacara Gelar Pasukan ini untuk ber komitment dalam rangka mengawal dan mengamankan serta mensukseskan Pemilihan Umum Tahun 2019.


Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima anggota satuan perlindungan masyarakat Selaku PAM TPS Pemilihan Umum oleh Sekda Kabupaten Bima bersama Kapolres Bima dan Kaolres Bima Kota sekaligus penyerahan anggota Linmas selaku PAM TPS Pemilu dari Pemerintah Kabupaten Bima Ke Kapolres Bima dan Kapolres Bima Kota
. (Hum)


Bima, Poros NTB.- Kepengurusan Koperasi Wanita Dewi Sartika periode 2019 – 2021 dikukuhkan, dimana berdasarkan hasil pemilihan yang diikuti oleh 1.310 anggota Kopwan Dewi Sartika maka terpilihkan Hj. Maesyarah, SE sebagai ketua Kopwan Dewi Sartika, sementara itu yang menjadi Wakil Ketua Hj. Rosni, H. Makr’uf, Sekretaris Yayu, SE, Bendahara I Hj, St. Mariam, Bendahara II Maani serta Pengawas Kopwan Dewi Sartika Ketua Hj. ST. Khairunisyah, Angota Nurbahaja serta Hartini.
Pengukuhan pengurus Kopwan Dewi Sartika ini dilakukan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Iwan Setiawan, SE dihadapan para anggota Kopwan Dewi Sartika pada hari Senin (25/2) di aula SMKN 3 Kota Bima.
Kadis Koperasi dan UKM Iwan Setiawan, SE mengatakan bahwa dengan dikukuhkanya kepengurusan KOPWAN Dewi Sartika periode 2019 – 2021 ini, diharapkan kepada pengurus agar dapat menjalankan amanah yang diberikan oleh seluruh anggotannya dalam ranga memajukan Koperasi Wanita Dewi Sartika yang dipimpinya sehingga dengan pelantikan kepengurusan ini pula diharapkan dapat mewadahi anggotanya dalam rangka memberikan pinjaman terhadap anggota Koperasi.
Oleh karena itu, saya mengharapkan kepada pengurus yang baru ini untuk sesgera mungkin melakukan program yang akan dilaksanakan demi kesejahteraan para anggotanya.
Menurut Ketua Kopwan Dewi Sartika Hj. Maesyarah, SE menyampaikan dengan diberikanya amanat kepada saya sebagai ketua Kopwan Dewi Sartika ini kedepannya selain menjalankan amanah saya juga menghimbau kepada seluruh anggota agar dapat bersama – sama dengan saya bersama kepengurusan yang lain agar dapat bersama – sama memajukan Kopwan Dewi Sartika ini, hal ini dikarenakan tanpa adanya dukungan dari seluruh anggota maka program yang kami jalankan tidak dapat berjalan sesuai harapan.
Untuk itu mari kita bergandengan tangan guna memajukan Kopwan yang kita cintai ini kearah yang lebih baik lewat progam yang kita laksanakan demi peningkatan kebutuhan seluruh anggota. Ujarnya.
Usai dikukuhkan seluruh pengurus melakukan foto bersama dengan kepala dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima. (Hum)


Bima, Poros NTB.- Bagi para wisatawan lokal maupun Mancanegara, destinasi pariwisata di Kabupaten Bima memiliki daya tarik tersendiri. Bayangkan saja, dengan jumlah 115 obyek wisata yang tersebar di 6 zona pengembangan yang berada di 18 Kecamatan, tentunya membuat para wisatawan memiliki banyak alternatif.

Keenam zona tersebut, yakni kawasan Salawa (Sape–Lambu–Wawo) yang meliputi Gilibanta, Torombala (Pantai Pink Beach), Toro Maria, Pulau Kelapa, Dam Diwu Moro, Oi Wobo, Uma Lengge, Pesanggerahan Wawo, dan lain-lain.
 Sementara kawasan Sangiang Api Wera-Ambalawi, meliputi Pantai Oi Fanda, Karombo Wera, Pulau Sangiang, Pulau Ular, Oi Caba, Pasir Putih.
 Kawasan Metro Lewamori Woha-Belo-Palibelo dan Lambitu meliputi Pantai Kalaki, Gelanggang Pacuan Kuda, Kalate Mbaju, Bombo Ncera, Agrowisata Risa, dan Perkampungan Adat Sambori.
 Kawasan Teluk Waworada Parado-Monta dan Langgudu meliputi, Dam Pela Parado, Pantai Waworada, Pantai Wane, Pantai Rontu, Air Terjun Kalo dan Masjid Kamina.
 Kawasan Madong Park, Madapangga-Bolo-Donggo dan Soromandi, meliputi Taman Wisata Madapangga, Uma Ncuhi Mbawa, Pesanggerahan Donggo, Wadu Tunti, Wadu Pa’a, Benteng Asakota, Agro Forestry  Bumi Pajo.
Kemudian kawasan Bentang Tambora, sanggar- Tambora,  meliputi Taman Nasional Gunung Tambora, Hutan Madu, Mada Oi Tampuro, Pacuan Kuda Pantai Sandue dan sejumlah lokasi wisata lainnya.
 Kabid pengembangan Wisata, M. Akbar, SP, mengatakan, dengan adanya pengembangan 6 zona  tersebut, diharapkan kepada seluruh stakeholder agar dapat bahu membahu mendukung keberadaan destinasi maupun obyek wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Bima.
 Disampaikan Pula bahwa pada bulan Maret 2019 nanti akan diadakan Bike Tour,  yang akan mengambil star dari Lengge Wawo menyusuri daerah wisata dan budaya yang ada di wilayah Kabupaten Bima.
 Selanjutnya, pada bulan April 2019 akan diadakan kegiatan teka tambora dalam rangka memperingati  festival gunung tambora. Bulan Mei 2019 festival Wombo Ncera, bulan Juli kegiatan festival Sangiang Api sekaligus mendukung HUT Bima tanggal 5 Juli 2019.
 Pada bulan Agustus 2019 Festival Langgudu serta kegiatan bulan Pesona Lombok Sumbawa, Bulan September festival Uma Lengge Kecamatan Wawo serta pada bulan Oktober tahun 2019 pesta rakyat yang akan dilangsungkan di kecamatan Sape dan jelajah alam tambora meliputi kegiatan Trabas dan Offroad. (Aden)


Bima, Poros NTB.- Empati jajaran kepolisian, dalam hal ini Polres Bima Kabupaten  dalam membantu masyarakat patut diapresiasi. Kali ini Kapolres Bima Melalui Kapolsubsektor Soromandi Ipda Muhn Sofyan Hidayat, S.sos melakukan Bedah Rumah salah warga Warga Miskin di Desa Sai Kecamatan Soromandi, Senin (25/2/19) kemarin mulai Pukul 09.00 Wita.

Warga yang beruntung tersebut adalah Nenek Siti Hawa (90), warga Dusun Wonto Desa Sai Kecamatan Soromandi. Rumah “tidak layak huninya” disulap oleh anggota kepolisian yang terlbat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, menjadi lebih layak huni.

Disamping bedah rumah, Kapolres Bima melalui Kapolsubsektor Soromandi bersama anggotanya juga memberikan bantuan sembako dan uang tunai.

Kapolres Kabupaten Bima,  AKBP.  Bagus S Wibowo,  SIK, melalui KaposubSektor Soromandi, menyampaikan,  kepedulian  Polri terhadap orang yang dianggap tidak mampu  merupakan bentuk solidaritas Polri untuk membantu warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.


Kami merasa terpanggil untuk membantu warga miskin dan  merupakan wujud nyata dalam membantu sesama,” ungkap Kapolres yang dikenal familiar itu, melalui Kaposusektor Soromandi.

Membantu warga yang membutuhkan uluran tangan semata mata tulus dan ikhlas   dan tidak ada niat untuk mencari populiritas. Apalagi supaya mendapat pujian dari masyarakat, imbuhnya.

Pelaksanaan bedah rumah tersebut, juga ikut dibantu oleh masyarakat  sekitar, sehingga wujud sinergitas antara Polri  dan warga  terlihat sangat menyatu saat mengerjakan bedah rumah tersebut.

Hasilnya, Nenek  siti hawa sangat terharu dan menangis apalagi dengan    diberikannya sembako dan uang belanja. “Saya sampaikan salam dan  mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga  kepada Bapak Kapolres Bima  yang telah memperhatikan kehidupan saya,” ungkap sang nenek dengan suara terbata bata .


Menurut Kapolsubsektor Soromandi, bahwa semua dana baik untuk bedah rumah , sembako dan uang yang di serahkan kepada si nenek, bersumber dari Bapak Kapolres Bima. Sedangkan jajaran Polsubsektor Soromandi hanya pelaksana dan perpanjangan tangannya saja. (Aden)


Bima, Poros NTB.- Kapolsek Tambora, Ipda Nurdin bersama anggotanya melakukan pengawasan pengawasan dan pengamanan terhadap penyaluran pembagian  Bansos  Beras Sejahtera (Rastra)  di Desa Oi Bura  untuk Bulan Januari dan Pebruari tahun 2019 dengan sejumlah 578 karung untuk 289 KK, Senin (25/2/19) kemarin.

Kasuag Humas Polres Bima Kabupaten, menyatakan Polres Bima beserta jajarannya tetap melakukan  pengawasan dan pengamanan pada setiap penyaluran Bantuan Sosial, agar tepat sasaran dan terindar dari penyimpangan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


Polri dalam hal ini Polres Bima, yang terlibat dalam Satgas Bansos berkomitmen tetap mengawal setiap ada  penyaluran  bantuan sosial sesuai nota kesepakatan antara Kapolri dan Menteri Sosial,” pungkasnya. (Aden)

BEASISWA: Sejumlah mahasiswa peraih beasiswa S2 gratis di Malayasia. 
Bima, porosntb.com-Luar biasa. Kalimat ini pantas disematkan kepada alumnus STKIP Taman Siswa Bima. Sedikitnya, tujuh orang lulusan setempat sukses meraih beasiswa S2 gratis di Malaysia melalui program unggulan Gubernur NTB, "NTB Gemilang". 

Raihan ini sekaligus menempatkan "kampus merah" tersebut sebagai perguruan tinggi terbanyak mengutus wakilnya untuk kuliah gratis di luar negeri di antara PTS lain yang ada di Bima-Dompu. 

Mereka merupakan lulusan terbaik dari berbagai prodi. Empat orang diantaranya punya berbagai karya tulis ilmiah dan juga novel. Mereka mahasiswa prestasi dan menjadi perwakilan kampus di lomba-lomba tingkat nasional hingga internasional. 

Seperti Nurul Uyun, dia punya paper internasional dan masuk 20 besar karya tulis ilmiah dalam program inovasi lembaga Australia. Mereka kebanyakan berasal dari pertukaran mahasiswa perguruan tinggi di Jawa. 

"Nurul Uyun ini baru diwisuda beberapa waktu lalu dan menjadi wisudawan terbaik," ungkap Ketua STKIP Taman Siswa Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi. 

Selain itu, ada nama M. Firdaus. Mantan ketua BEM itu pernah mendapatkan keterampilan manajemen mahasiswa. Kemudian Ruwaidah lulusan Cumlaude lolos hibah PKM (Pengembangan Kreativitas Mahasiswa) dalam program inovasi. Sementara satu orang lagi, yakni Isbad, punya inovasi di bidang Bahasa Inggris. 

"Ini memberikan warna tersendiri bagi kampus merah. Dan menjadi inspirasi lulusan termasuk mahasiswa yang akan lulus. Karena kebutuhan sekolah pasca ini sudah menjadi kebutuhan," terangnya. 

Menurut Ibnu, akan ada banyak lulusan di STKIP Tamsis yang akan belajar membagi budaya dan keislaman di dunia mereka tempat mengembangkan diri.

Doktor jebolan UI ini juga mengapresiasi Gubernur NTB yang telah memberikan kesempatan kepada putra putri Bima Dompu dan diberi harapan untuk percepatan peningkatan SDM. 

"Ini momentum bangkitnya NTB Gemilang," pungkasnya. (Poros-07)

AKREDITASI: Tim asesor visitasi akreditasi institusi foto bersama dewan pembina, ketua dan civitas akademika STIKES Yahya Bima
Bima, porosntb.com-​ STIKES Yahya Bima baru saja kedatangan asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Kedatangan asesor tersebut dalam rangka asesmen lapangan untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) STIKES Yahya Bima, pada 18 sampai 19 Februari 2019.

Asesmen lapangan ini dilakukan setelah STIKES Yahya Bima mengirimkan borang akreditasi insitusi kepada BAN PT, yang ditindaklanjuti dengan desk evaluation dan asesmen lapangan.

Sedikitnya dua orang asesor BAN PT yang ditunjuk untuk melakukan penilaian di "Kampus Ungu" tersebut datang untuk visitasi. Mereka adalah Yudha Nurhantari, dr Sp F Ph.D (Universitas Gajah Mada) dan Asri Hidayati, S.SiT.,M.Keb (Universitas Aisyiyah Yogyakarta).

Dewan Pembina STIKES Yahya, Yahya SKM MKes melalui Ketua Wahidah SKep MKes menyampaikan, asesmen lapangan AIPT merupakan kegiatan pertama kali bagi kampus setempat. ​Proses asesmen lapangan pun berjalan lancar.

"Para asesor menanyakan hal-hal yang dianggap perlu untuk diklarifikasi. Pertanyaan para asesor ini pun kita jawab dengan baik," ujarnya.

Pimpinan STIKES Yahya Bima juga memaparkan hal-hal yang telah dilakukan dan akan dilakukan terkait bidang-bidang SDM, pengajaran dan penelitian yang ditanyakan oleh tim asesor.

"Usai tanya jawab dengan kami, kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dengan para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni dan pengguna lulusan," terangnya.

Setelah itu baru dilakukan kegiatan penelusuran dokumen. Setelah kegiatan ini selesai, seluruh peserta akreditasi meninggalkan ruangan, agar para asesor dapat berdiskusi tentang hasil yang didapatkan oleh masing-masing asesor dan juga nilai asesmen lapangan.

​Diskusi memakan waktu yang cukup lama. Namun, akhirnya, sekitar pukul 17.00 WITA, seluruh jajaran pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan STIKES Yahya Bima dipanggil kembali untuk dapat masuk ke ruang pertemuan.

"Setelah itu, asesor pun menyampaikan beberapa poin rekomendasi meliputi, rekomendasi pedoman penelitian dan pengabdian masyarakat, diusahakan adanya monev kinerja tenaga kependidikan dan bagi dosen yang belum mendapatkan serdos, dan diusahakan juga membuat BKD, monitoring dan evaluasi pembelajaran, dan peningkatan kerjasama dengan pihak lain," bebernya.

Dengan semangat yang gigih, tim asesor sangat mengapresiasi keramahan dan kekompakan jajaran pimpinan dan civitas akademika STIKES Yahya Bima selama proses akreditasi.

‘’Terimakasih atas sambutannya selama kami bertugas dari kemarin hingga hari ini. Apapun hasil akhir dari kegiatan akreditasi ini, tidak membuat kita merasa ini adalah yang terbaik. Karena kedepannya kita harus lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi," tutup tim asesor Yudha Nurhantari, dr Sp F Ph.D. (Poros-07)




Bima, Poros NTB.- Tak kurang dari 7 jam pasca aksi Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Minggu, (24/2/19) sekitar pukul 12.00 wita, di lokasi wisata air terjun La Nggeru Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Kepolisian Sektor Monta akhirnya berhasil meringkus Pelaku, berinisial EP (27), warga Desa Simpasai, Monta.

Berdasarkan rilis Kasubag Humas Polres Bima Kabupaten, Iptu Hanafi, menyebut, pelaku dalam melakukan aksinya dibantu oleh dua rekannya.

“Dilakukan oleh 3 orang terduka pelaku yang dalam masih dalam penyelidikan,” ujar Hanafi.

Sementara itu korban Curas terdiri dari 4 orang. Mereka adalah, Siti Nurah (16), Pelajar kelas 2 SMAN 1 Woha, Hafsah (17), Pelajar kelas 3 SMAN 1 Belo, Arianto (20), baru lulus SMA, dan Mirwan (26), warga Desa Tangga.

Hanafi menuturkan, para korban sedang berada di lokasi wisata air terjun La Nggeru Desa Simpasai menggunakan 3 unit kendaraan.

Saat menikmati pemandangan alam sambil berfoto-foto, Beberapa jam kemudian, datang pelaku yang berjumlah 3 orang yang tidak dikenali oleh para korban, karena memakai penutup wajah dan membawa parang.

Mereka langsung mengancam para korban dengan cara mengarahkan parang ke arah korban dan meminta para korban untuk menyerahkan barang-barang berharga miliknya kepada pelaku.

“Karena para korban ketakutan dibawah ancaman parang, maka para korban menyerahkan barang berharga miliknya.” Tutur Hanafi.

Adapun barang berharga milik korban yang diambil oleh para pelaku, antara lain : 3 unit Handphone milik korban Siti Nurah, Hafsah, dan Arianto, serta 2 unit Camera DSLR Canon milik Arianto dan Mirwan, 

Setelah meminta keterangan para korban dan saksi mengenai ciri fisik 3 pelaku, jajaran Polsek Monta yang dipimpin oleh Kapolsek Monta, Iptu Takim, langsung melakukan penyelidikan.

Pada hari yang sama dengan kejadian, Pukul 18.30 wita, salah satu pelaku berinisial EP berhasil ditangkap saat berada di salah kios yang terletak di ujung Desa Simpasai.  pelaku  an  Inisial EP.

Di hadapan polisi, EP  mengakui sebagai salah satu dari 3 pelaku yang beraksi di lokasi wisata air terjun tersebut. Iapun secara terus terang menunjukkan keberadaan barang bukti milik para korban yang langsung disita polisi.

“2 teman komplotannya, saat ini masih dilakukan pencarian oleh jajaran polsek Monta.” Terang Hanafi.

Kapolres Bima, AKBP Bagus S. Wibowo S.IK, meminta agar 2 terduga pelaku lainnya agar segera menyerahkan diri ke Polsek Monta atau ke Kantor Kepolisian terdekat karena identitasnya sudah diketahui.

“Saya juga memperingatkan masyarakat agar lebih waspada dan jangan membawa barang berharga ketika mengunjungi tempat atau lokasi wisata. Apalagi lokasinya sepi dan jauh dari pemukiman,” kata Kapolres mengingatkan, seperti dikutip Hanafi.

Kerja cepat Kepolisian Sektor Monta, dalam membekuk pelaku curas ini layak diapresiasi. (Aden) 


Kota Bima, Poros NTB.- Kapolres Bima Kota, AKBP Erwin Ardiansyah, S.I.K. M.H. pagi tadi Senin, (25/02/2019) sekitar pukul 08.15 wita memimpin Serah Terima Jabatan dua Perwira, yakni Kabag Ops yang semula di Jabat Oleh Kompol Syamsu Idris di serahkan kepada Kompol Tauhid, S.H. sementara Kasat Reskrim yang semula di Jabat Oleh IPTU Akmal Novian Reza, S.I.K. di serahkan kepada IPTU Hilmi Manossoh Prayugo, S.I.K.
Sertijab yang bertempat di Aula Rupatama Polres Bima Kota, dihadiri Kabag Sumda Polres Bima Kota, Kabag Ren Polres Bima Kota, Para kasat Polres Bima Kota, Para Kapolsek Polres Bima Kota, Para perwira Polres Bima Kota, Perwakilan Anggota Polres Bima Kota, Ketua Pengurus dan Anggota Bhayangkari Polres Bima Kota. Dalam serah terima jabatan tersebut, Kabag Ops dan Kasat Reskrim yang baru menandatangani Pakta Integritas.
Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansyah, S.I.K. M.H. dalam amanatnya mengucapkan terima kasih kepada Kabag Ops dan Kasat Reskrim yang lama. “saya ucapkan terima kasih banyak karena sudah banyak membantu dalam pelaksanaan tugas saya selama bertugas di Polres Bima Kota, semoga di tempat yang baru dapat bekerja dengan baik”, dan “untuk para pejabat yang baru selamat datang di Polres Bima Kota, semoga di tempat yang baru segera dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan maupun anggota, agar dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan ikhlas tanpa ada embel-embel, bekerja sama dengan kolaborasi ke semua pihak agar tercipta dan bekerja dengan saling mengisi satu sama lain antara satu dengan yang lainnya.” Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan berjabat tangan sebagai tanda perpisahan dan ucapan terima kasih kepada pejabat yang lama dan mengucapkan selamat datang kepada pejabat yang baru, kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00. Wita.(Trib)


Sumbawa Besar Poros NTB.- Tidak dipungkiri penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Sumbawa terbilang Gawat Narkoba, penggunanya bukanlah orang tertentu saja namun kini sudah merembet ke berbagai lapisan masyarakat. Kemarin (23/2/19) Sat Narkoba Polres Sumbawa berhasil meringkus DI yang merupakan oknum PNS beserta dua rekan nya yakni YW dan HM.
Ketiganya diringkus di kediaman milik DI tepatnya di  Bukit Pemanto Kelurahan  Seketeng, Pihak kepolisian berhasil menyita barang bukti berupa 4  poket Narkotika jenis sabu-sabu, 4  buah Korek gas, 3 Unit Handphone, 1 Buah Sumbu, 1  Buah Alat Hisap (Bong), 1 Buah Skop plastik, 1 buah Sedotan plastik, 2 buah Klip Obat transparan dan uang sejumlah Rp. 1.350.000,-.
Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba Polres Sumbawa Iptu Faisal Afrihadi, SH membenarkan penangkapan oknum PNS tersebut ” Kami meringkus ketiganya ketika sedang pesta sabu di kediaman milik DI yang merupakan oknum PNS, dari hasil penggeledahan kami menemukan 4 poket sabu-sabu. Hasil Tes urine pun dinyatakan positif.” beber kasat Narkoba.
“Tidak pandang bulu , semuanya akan di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku.” tambahnya. (Trib)

Warga di Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, NTB membawa anjing peliharaan mereka untuk Vaksinasi Anti Rabies. (Kementerian Pertanian/Antara)
Mataram, Poros NTB.-Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Nusa Tenggara Barat mencatat jumlah warga di Pulau Lombok dan Sumbawa yang digigit anjing 825 orang dengan jumlah korban meninggal dunia enam jiwa hanya di Kabupaten Dompu.

"Itu data per 24 Februari 2019. Sebagian besar korban gigitan anjing ada di Kabupaten Dompu, sebanyak 735 orang. Dan ada 32 positif rabies," kata Kepala Disnakeswan NTB Budi Septiani, di Mataram, Senin.

Selain Kabupaten Dompu, kata dia, 33 warga Kabupaten Bima juga menjadi korban gigitan anjing, namun belum ada yang dinyatakan positif rabies, menyusul Kabupaten Sumbawa 27 orang korban dengan empat sampel dinyatakan positif rabies.

Di Kota Bima tercatat empat korban dan di Kabupaten Sumbawa Barat enam warga digigit anjing.

Di wilayah Pulau Lombok, kata Budi, hanya dua kabupaten yang belum ada laporan warga digigit anjing, yakni Kabupaten Lombok Barat, dan Lombok Tengah, sedangkan di Kota Mataram sedikitnya tujuh orang sudah menjadi korban, Kabupaten Lombok Utara 10 orang, dan Lombok Timur empat orang.

"Kalau di Pulau Lombok belum ada korban yang dinyatakan positif terkena rabies. Tapi kami meningkatkan kewaspadaan agar tidak bertambah terus jumlah korban gigitan anjing," ujar Budi.

Pihaknya bersama Dinas Peternakan kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa sudah berkoordinasi guna pengendalian rabies. Berbagai upaya yang dilakukan, di antaranya vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR) berpemilik.

Disnakeswan NTB juga sudah berkoordinasi dan konsultasi ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian guna membahas perkembangan kejadian luar biasa (KLB) rabies di Kabupaten Dompu, dan Sumbawa.

Upaya sosialisasi bahaya rabies di Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Kota Bima sudah dilakukan secara terpadu.

"Kami juga sudah melakukan KIE zoonosis rabies di Kabupaten Sumbawa pada 20 Februari 2019," ucapnya.

Budi menambahkan upaya meningkatkan kewaspadaan di Pulau Lombok juga sudah dilakasanakan bersama beberapa para pihak terkait. Upaya yang dilakukan berupa vaksinasi HPR berpemilik.

Selain itu, menggelar operasi gabungan pengawasan lalu lintas HPR di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, dan Pelabuhan Kayangan, di Kabupaten Lombok Timur.

Pihaknya juga sudah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral tentang penanganan rabies dan kewaspadaan di Pulau lombok yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi NTB Rosyadi Sayuti.

"Disnakeswan NTB juga sudah mengajukan anggaran belanja tak terduga kepada Gubernur NTB," kata Budi. (Ant)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget