Banner iklan disini Banner iklan disini

Polres Dompu Akhirnya Berhasil Ungkap Pelaku Pemanahan

Terduga Pelaku
Dompu, POROS NTB.- Kasus pemanahan yang terjadi diwilayah hukum Polres Dompu kembali terulang, kali ini memakan korban meninggal dunia. Pada hari Minggu (10/2) sekitar pukul 00.20 WITA bertempat di Jalan Lintas Sumbawa – Bima tepatnya didepan Kios Sdr. Wawan, Ds. Nowa, Kec. Woja, Kab. Dompu, korban an. RUSDIANTO SETIAWAN, 17 thn, pelajar, alamat : Rt. 05, Dsn. Wawo Jaya, Ds. Nowa, Kec. Woja, Kab. Dompu, meninggal dunia akibat tertembus panah pada dada bagian kanannya.

Kronologis kejadiannya berawal saat korban an. Rusdianto Setiawan sedang duduk bersama 3 (tiga) orang temannya an. Gunawan, Ifon, dan Wawan di depan Kios Sdr. Wawan, kemudian dari arah barat datang 5 (lima) unit sepeda motor yg diduga Pelaku dkk yang berboncengan tiga menggunakan motor Yamaha Mio M3 melepaskan panah kearah korban yang mana panah tersebut tepat mengenai dada korban sebelah kanan. Kemudian Pelaku dkk melarikan diri ke arah timur (kota Dompu). Akibat kejadian tersebut korban segera dilarikan kerumah sakit oleh rekan – rekannya untuk mendapatkan perawatan medis namun kehendak berkata lain sekitar pukul 02.00 Wita korban meninggal dunia.

“Dari hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi – saksi diperoleh fakta – fakta, barang bukti serta petunjuk, yang selanjutnya dilakukan pengembangan oleh Tim Opsnal Sat. Reskrim Polres Dompu, tidak berselang lama tim mampu mengungkap dan menangkap para pelaku pemanahan”, ungkap Kasubbag Humas Polres Dompu Iptu Sabri, SH.

Adapun identitas para pelaku antara lain, MA (17 Th), FNA (16 Th), AS alias Pian (17 Th), AW (16 Th), AS (15 Th), AD (16 Th) yang kesemuanya masih berstatus pelajar.

“Setelah dilakukan interogasi dan pemeriksaan secara maraton kepada para pelaku diperoleh fakta bahwa yang menjadi eksekutor pemanahan terhadap korban adalah sdr MA”, tegas Sabri, SH.

Dari pengakuannya, motif dari kasus pemanahan tersebut adalah dendam, dimana pelaku MA bersama rekan – rekannya sudah berencana untuk melakukan pemanahan terhadap pemuda Ds. Nowa karena pelaku menyimpan dendam pernah dikeroyok oleh para pemuda Ds. Nowa sebelumnya. Selanjutnya pelaku mengakui bahwa membuat panah bersama sdr. DOKEN (DPO) sebanyak 5 (lima) anak panah bertempat dirumah sdr. DOKEN tepatnya di Lingk. Kandai Dua, Kel. Kandai Dua, Kec. Woja, Kab. Dompu.

Akibat perbuatannya pelaku dkk dikenai pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 (tujuh) tahun, dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dkk saat ini diamankan di Mapolres Dompu. (Trib)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.