Banner iklan disini Banner iklan disini

Bravo! Modus Peredaran Narkoba lewat Jasa Pengiriman Barang Diungkap Team Resmob


Bima, Poros NTB.- Akhir-akhir ini, rentetan keberhasilan Kepolisian Resort Bima Kabupaten dalam mengungkap kasus Narkoba dalam catatan Poros sangat meningkat. Di satu sisi, kita patut mengapresiasi kinerja aparat dan peran aktif masyarakat dalam memerangi kejahatan Narkoba. Namun di sisi lain, dari rentetan kasus yang terungkap, mengindikasikan betapa mengguritanya penyalahgunaan Narkoba di wilayah kita ini.

Kemarin, Jumat (15/3/19) Pukul 09.20 Wita, Team Resmob Sat Brimobda NTB kembali berhasil mengungkap kasus pengedaran Narkotika jenis Sabu dengan modus menggunakan jasa perusahaan pengiriman barang.

Menurut Kasubag Humas Polres Bima, Iptu Hanafi, sebuah paket berisi Sabu tersebut diamankan di depan Kantor salah satu perusahaan pengiriman barang ternama yang berlokasi di Desa Talabiu Kecamatan Woha. Dikirim dari Kota Pontianak Barat Provinsi Kalimantan Barat a.n Diah Ariska, dengan identitas penerima a.n Bahar, alamat Dusun Oi Niu RT. 02 RW 01 Desa Panda Kecamatan Palibelo.

Namun kepolisian memastikan alamat penerima, palsu. “(Itu) alamat Palsu!” ujar Hanafi.

Terkait kasus ini, kepolisian telah mengamankan 2 terduga berinisial J (L/21), warga Desa Sondo Kecamatan Monta, dan T (L/20), warga Desa Buncu Kecamatan Sape Kab. Bima. Dimana keduanya masih berstatus mahasiswa.

Sementara barang bukti yang ikut diamankan adalah, 1 paket yang berisi 1 bungkus serbuk kristal putih yang di duga Sabu netto 10,75 Gram, dan 2 kaleng biskuit Nissin Assorted Biskuit warna Kuning, serta 3 buah Hp, uang tunai senilai Rp. 40.000, 1 buah STNK Motor Honda CBR, 1 buah KTP, SIM, dan kartu BPJS a.n Jainudin, 1 buah Kartu KIP, 1 buah Dompet, dan 2 buah Korek api.

Dituturkan Hanafi, rantai pengedaran narkoba kali ini berhasil diputus berdasarkan informasi dari masyarakat yang didapat oleh Team Resmob.

“(Informasinya) bahwa di kantor JNE Desa Talabiu Kecamatan Woha sering masuk paket Sabu yang berasal dari Kalimantan . Selanjutnya Team Resmob melakukan pendalaman kemudian  pada hari Jumat tanggal 15 Maret 2019 sekira pkl 09.00 wita Team Resmob yang dipimpin oleh Bripka Ardibaron Bayuseno melakukan  pengintaian terhadap salah seorang yang telah terindikasi akan mengambil paket tersebut.” Tutur Hanafi.

20 menit kemudian, seorang berinisial J muncul mengambil paketTeam Resmob langsung mendekati dan mengamankan sebuah paket tersebut, sembari meminta J untuk membuka paket.

Sebagaimana dugaan sebelumnya, dalam paket ditemukan sebungkus serbuk Kristal yang diduga sabu yang tersimpan di dalam kaleng yang berisi biskuit.

Berdasarkan hasil pendalaman kepolisian. Dari J alias Bogel  diketahui ada aktor lain berinisial T yang bertindak sebagai bandarnya.

Team Resmob kemudian menekan J untuk mengatur pertemuan di di depan Pantai Lawata Kota Bima. Sesampai di depan pantai Lawata, Team Resmob mendapati T sedang duduk di sana.

Setelah yakin orang tersebut adalah T, Team Resmob dengan sigap langsung menangkap dan menggeledahnya. “Namun tidak ditemukan barang yang diduga Narkoba Jenis Sabu.” Lanjut Hanafi.

Setelah berhasil meringkus J dan T beserta sejumlah barang bukti. Mereka langsung dibawa untuk diamankan di Mako Brimob  Detasemen A PELOPOR. Selanjutnya Pukul 11.30 Wita, diserahkan ke Sat Resnarkoba Polres Bima guna diproses penyelidikan dan penyidikan

Bravo Kepolisian, (Aden) 
Labels: , ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.