Banner iklan disini Banner iklan disini

Ironis Masih Ada Warga Yang Rumahnya Ngga Layak Huni

Rumah warga Desa Campa Rt11/02 Habiba berumur 80 Tahun

PorosNTB.com-Di Zaman yang serba canggih ini masih ada salah seorang warga yang kondisinya sangat  memilukan.Hal ini dialami janda tua,Habiba warga Desa Campa Rt, 11/02 Kampung Kramat diwilayah Kecamatan Madapangga,Kabupaten Bima, Propinsi NTB.

Pantauan media ini terlihat perempuan berusia 80 tahun itu tinggal sebatang kara di salah satu gubuk selama bertahun-tahun.Bukan hanya usianya yang tua,umur gubuknya pun tidak muda lagi. Rumah berukuran tiga meter persegi itu sudah lapuk. Bahkan,hampir semua sisi dinding dari anyaman bambu tersebut berlubang.

Wajar jika perempuan berusia senja itu tidak hanya merasakan sepi. Namun, juga menggigil kedinginan ketika malam hari. Apalagi, saat hujan, bagian atap banyak yang bocor.

Perempuan malang itu mengandalkan pemberian tetangga untuk bertahan hidup. Usia yang tidak muda membuatnya sering sakit. Dia pun tidak bisa berbuat banyak untuk menopang hidup. Terlebih, setelah terdeteksi penyakit paru-paru yang menggerogotinya sejak dua bulan terakhir.

Meskipun kondisinya demikian, nenek tua itu sangat sopan. Kondisi tersebut dijalaninya sejak puluhan tahun.

Ibu Habibah tinggal di ruangan sangat sempit. Dapur dan tempat tidur menjadi satu. Hanya sehelai pakaian yang dimiliki. Saat hujan, lantai rumah becek akibat air yang masuk lewat atap.

”Saya sudah tidak mampu mencari uang sendiri. Sehari-hari makan diberi tetangga,” ucap Ibu Habibah dengan suara lirih.

Ketua Rw 02, Miskan yang diwawancara langsung Oleh Wartawan ini di Desa setempat, Ibu Habibah tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten bima, berupa PKH maupun Raskin. Padahal kondisinya sangat memprihatinkan. Nenek Habibah membutuhkan bantuan secara ekonomi dan kesehatan. ”Sudah dua bulan ia batuk darah,” imbuhnya.

“Yang mendapatkan bantuan dari pemerintah itu adalah keluarga Dekat kepala Desa setempat, mereka itu tergolong keluarga sangat Mampu, sementara Ibu Habibah ini tidak pernah disentuh bantuan semacam PKH dan Raskin” Jelas Miskan.(Poros08)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.