Banner iklan disini Banner iklan disini

Kunci Keberhasilan Kasek SMAN 1 Monta, Ketika Sekolahnya Mampu Mengukir Sejarah Baru

kepala SMAN 1 Monta, Muhammad Nur, S.Pd
Bima, Poros NTB.- Dalam ingatan kepala SMAN 1 Monta, Muhammad Nur, S.Pd, bahwa sekolah yang mulai diampunya awal Tahun 2018 lalu ini, sejak berdirinya belum pernah menorehkan prestasi yang berarti di bidang akademis.

Namun akhirnya sekolah yang terletak di Desa Tangga Kecamatan Monta ini berhasil mengukir sejarah baru, setelah salah seorang siswanya mampu meraih juara pertama untuk Mata Pelajaran Matematika dalam seleksi Olimpiade Science Nasional (OSN) 2019 Tingkat SMA/MA se-Kabupaten Bima yang dihelat di SMAN 1 Woha, Tanggal 27 Februari lalu.

Secara keseluruhan, SMAN 1 Monta sendiri bukanlah sekolah yang “miskin” prestasi. Nur menyebutkan, sekolahnya memang  memiliki banyak prestasi, seperti di bidang atletik dan olahraga. Namun tidak, untuk kompetisi di bidang akademis semacam OSN.

“Bahwa sekian lama sekolah ini “terkubur”, tidak pernah ada nama di kegiatan-kegiatan akademis yang membutuhkan kecerdasan, Ini pertama kali sejak sekolah ini berdiri.” Ungkapnya tak mampu menyembunyikan raut senang dan bangga.

Ia berharap prestasi yang berhasil diraih siswanya yang bernama Khairunnisah, siswa Kelas XI IPA, dapat terus berkelanjutan. Tidak hanya meraih juara di Tingkat Kabupaten, tapi juga mampu menggondol prestasi yang sama saat diutus ke Mataram, 9 April mendatang untuk berlaga di OSN Tingkat Provinsi.

Selanjutnya, sebut Nur, Khairunnisah akan dibina secara intensif. tekniknya, kata dia, dengan memaksimalkan media online sebagai sumber pembelajaran, dan mengintensifkan komunikasi antara guru Pembina dengan Khairunnisah lewat aplikasi Whatsapp (WA)

“Jadi kita kirimkan soal-soalnya lewat WA, oleh guru-guru matematika. Nanti dia (Khairunnisah) bisa belajar di rumah. Kami juga membekali dia dengan silabus-silabus OSN, yang menurut perkiraan guru-guru akan keluar saat OSN nanti.” Tutur Nur, ketika berbincang di ruang kerjanya, Senin (10/3/19)

Alasan dikirimnya soal-soal lewat WA, agar siswa bersangkutan bisa belajar dengan tenang di rumah. Nantinya, kata dia, jawaban-jawaban yang dikerjakan di rumah itu akan dikoreksi secara tatap muka untuk kemudian diuraikan lebih lanjut secara langsung.

Untuk diketahui, meski tak sementereng Khairunnisah, beberapa siswa SMAN 1 Monta juga mendapat prestasi yang cukup membanggakan saat seleksi OSN kemarin. 5 siswa lainnya ternyata mampu bertengger di posisi 10 besar pada Mata Pelajaran yang berbeda.

“Saya bersyukur sekali mereka mampu berada di 10 besar. Dan ini baru pertama kali, jadi saya sangat berterima kasih atas dukungan teman-teman yang luar biasa,” ungkapnya

Lalu apa rahasia Nur sebagai Kepala Sekolah, sehingga mampu menggali bakat siswanya sampai melejit ke puncak?

“Kerja sama yang solid dengan teman-teman. Apalah maknanya saya sebagai kepala sekolah kalau tidak ada dukungan dan komitmen dari teman-teman untuk menjalankan tugas yang diberikan,” beber Nur.

Lanjutnya, kunci dari segalanya adalah membangun komunikasi yang baik antar semua elemen, serta saling berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.

Bagi dia, kelancaran komunikasi adalah segalanya. Karena kerap masalah yang timbul dipicu oleh macetnya komunikasi antar elemen.

“Tak hanya dengan guru dan staf, tetapi dengan siswa. Kita juga membangun komunikasi yang baik dengan mereka,” ujar mantan Wakasek SMAN 1 Belo ini.

Maka tak heran, pasca memimpin SMAN 1 Monta, kata Nur, perkelahian antar siswa yang dulunya marak terjadi, kini nyaris tidak terjadi lagi. “Saya bersyukur, semua berkat pola pendekatan terhadap siswa yang menyerupai hubungan antara ayah dan anak,” cetus Nur yang juga Ketua MKKS ini. (Aden)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.