Banner iklan disini Banner iklan disini

Peti Suara Dibuka, Kecurangan di Sejumlah TPS Desa Monggo Terungkap

Foto: Suasana Rekapitulasi Perhitungan Suara TPS 4 Desa Monggo Kecamatan Madapangga



Bima, Porosntb.com-Pleno rekapitulasi penghitungan suara DPRD Kabupaten Bima di  Desa Monggo Kecamatan Madapangga akhirnya digelar. Pleno di sejumlah TPS di desa tersebut sempat tertunda lantaran berbagai persoalan.

Rekapitulasi Jum'at (26/4) pagi hingga sore itu, baru 4 TPS yang tuntas. Di TPS 2 ada kelebihan satu suara. Namun yang menyedot perhatian adalah di TPS 4, dimana C1 yang dipegang oleh para saksi berbeda dengan C1 Hologram yang dihitung lidi. Padahal C1 ini diperoleh dari PPK dan Panwascam setempat, 

"Ketika dibuka C1 hologram kok berbeda," kata saksi Partai Demokrat Muhidin S.PdI pada awak media ini.

Pihaknya meminta untuk dibuka peti agar bisa dilihat kembali kertas suara dan coblosan masyarakat setempat. 

"Bayangkan saja, C1 dari PPK dan Panwascam aja berbeda, apa nggak mengherankan," ujarnya.

Di sisi lain berdasarkan informasi yang diperolehnya ketua KPPS Desa Monggo dilarang hadir di Pleno yang masuk pada hitungan suara DPRD Kabupaten Bima.

"Bahkan ketua KPPS ini sudah nggak ada di desanya," kata dia lagi.

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan kalau pencoblosan di Desa Monggo tersistematis dan terencana kecurangannya. 

"Bayangkan saja hari ini baru kita terima C1 yang di photo copy, padahal Pleno telah berlangsung selama seminggu," celetuknya.

Di tempat yang sama saksi Gerindra, Syamsurizal mengatakan, adanya dugaan pengelembungan suara di TPS 4 dan 5 serta 10 di Desa Monggo mulai muncul dengan perbedaan Model C1. Dia akan tetap mengejar masalah tersebut sampai terungkap.

"Kebenaran hasil pemilu di wilayah Kecamatan Madapangga harus diungkap agar demokrasi kembali pada faedahnya," ucapnya.

Rijal tidak merasa heran ketika ada perbedaan C1 saat peti dibuka. Selain itu, setelah dihitung perlembar kertas suara yang dipakai hanya 191 suara. Kondisi ini tidak sejalan dengan jumlah pemilih yang memberikan hak pilih sebanyak 245 orang. Artinya ada penggelembungan jumlah pemilih sekitar 54 suara. Terlepas dari itu, pun juga ditambah lagi oleh oknum KPPS menjadi 275 pemilih setelah panitia mencocokan di data awal PPK.

"Hal ini semakin menguatkan dugaan kita, jika pemilihan di Monggo sarat akan pelanggaran pemilu," tandasnya.

Ketua PPK Kecamatan Madapangga Mustafa SE yang coba dikonfirmasi enggan memberikan komentar. Rencananya, rekapitulasi di TPS 5 sampai 10 di Desa Monggo akan dilanjutkan besok pagi, Sabtu (27/4/19). (Poros08)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.