Wisuda Angkatan 13 Menuju Sarjana Beradab Berjiwa Wirausaha

Ketua STKIP Tamsis Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi saat mengukuhkan wisudawan terbaik, Sabtu (21/9/19).


Bima,- porosntb.com-Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa (Tamsis) Bima kembali mewisuda 575 mahasiswa angkatan XIII dari tujuh Program Studi (Prodi). Prosesi wisuda melalui rapat senat terbuka itu dihadiri langsung sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bima dan LLDikti Wilayah VIII Bali Nusra. Wisuda yang berlangsung di Auditorium Sudirman Sabtu (21/8) tersebut bertajuk "Sarjana beradab, berjiwa wirausaha menghadapi era industri 4.0".

Wisuda kali ini terasa lebih spesial karena bertepatan dengan dies natalis ke 12 STKIP Tamsis, 19 September 2007-2019. Salama 12 tahun berdiri, STKIP Taman Siswa Bima komit untuk terus berupaya melakukan perubahan dan perbaikan. Baik dari sisi fasilitas, tenaga pendidik (dosen), kualitas pembelajaran maupun penggunaan teknologi dalam pembelajaran. 

Hal-hal tersebut bertujuan agar STKIP Taman Siswa Bima dapat menjadi kampus yang dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensi diri. Sehingga melahirkan lulusan berkualitas yang dapat bermanfaat untuk masyarakat, serta mampu bersaing di dunia kerja.
Selain itu, kampus tersebut terus memacu diri untuk menjadi perguruan tinggi unggul yang mendunia sesuai dengan mottonya "Tamsis Beradab go Internasional". Salah satunya dengan upaya menjajaki kerjasama dengan kampus luar negeri. Tercatat hingga saat ini kampus setempat sudah menjalin MoU dengan empat perguruan tinggi manca negara. Hal ini menjadi modal besar bagi kampus merah untuk menatap dunia.

Suasana Rapat Senat Terbuka Wisuda angkatan 13 tahun 2019 STKIP Tamsis Bima


Mendukung hal itu, bidang pendidikan dan pengajaran, STKIP Taman Siswa Bima telah banyak menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ilmiah dengan mengundang tokoh dari dalam maupun luar negeri. Seperti kuliah tamu dengan mengundang Konjen AS, Menteri Perhubungan RI, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Manager Intel Comp. ID dan lain sebagainya. 

Selain itu, STKIP Taman Siswa Bima juga menyelenggarakan pertukaran mahasiswa program Dikti, studi banding pada berbagai kampus baik mahasiswa maupun dosen, pendampingan rutin mahasiswa bidikmisi, pembentukan generasi Beradab melalui iklim zikir dan kelas beradab. Bahkan tidak bisa dipungkiri jika iklim pikir di Bima Dompu, STKIP Tamsis bisa diklaim paling terdepan. Indikatornya dengan banyaknya meraih hibah penelitian PKM dan mahasiswa.  



-Capaian Selama STKIP Tamsis Berdiri-



Tak bisa dipungkiri, selama berdiri STKIP Tamsis telah banyak menorehkan tinta emas. Terlebih sejak empat tahun terakhir, pasca dinahkodai Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi. Perguruan tinggi unggulan itu bak anak kecil yang telah berlari kencang. Indikatornya cukup banyak, mulai dari banyaknya hibah, naiknya level berskala internasional hingga sekitar 75 persen rencana kerja jabatan telah dicapai seiring dengan tata kelola kelembagaan yang 100 persen telah distandarisasi sesuai dengan Standar Nasional Perguruan Tinggi (SNPT). 

Para wisudawan dan wisudawati STKIP Tamsis Bima 


Pecapaian tersebut terdiri dari 5 (lima) pencapaian utama yaitu : Pertama, untuk memperluas jejaring internasional dalam meningkatkan kualitas SDM dan lulusan. Pada tahun 2019 ini STKIP Taman Siswa Bima telah melakukan MOU dengan 4 (empat) perguruan tinggi yang ada di Malaysia dan Filipina dalam bentuk saling menguatkan tri darma perguruan tinggi.

Kedua, STKIP Taman Siswa selama 4 tahun berturut-turut meluluskan leih dari 75 persen sarjana dengan tepat waktu. Termasuk sarjana yang diwisuda saat ini telah menyelesaikan studi selama 4 tahun atau 8 semester menjadi sarjana yang beradab dan berjiwa wirausaha. 

Ketiga, selama 4 (empat) tahun kepemimpinan Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi sebgai Ketua STKIP Taman Siswa Bima, lebih dari 75 persen lulusan telah terserap di dunia kerja. Baik di sektor formal maupun informal sebagai guru, PNS, aparat desa, pegawai bank dan sektor wirausaha. STKIP Taman Siswa Bima tidak hanya mencetak sarjana yang mengusai IPTEK di bidang pendidikan, tetapi juga para lulusan dipersiapkan juga untuk menjai teacher preneur. Dengan memanfaatkan kemampun yang dimiliki dan yang diasah melalui matakuliah kewirausahaan untuk menjadi wirausaha-wirausaha muda kreatif yang memanfaatkan revolusi industry 4.0 melalui berbagai media sosial yang ada untuk mendukung wirausahanya. 

Pimpinan senat saat meninggalkan rapat


"Saat ini orang mengenal dunia start up/online untuk mempromosikan dagangan dan lain sebagainya. Bahkan lulusan terbaik PTI tahun ini mengembangkan aplikasi seperti Grab dan Go JEK untuk Kabupaten Bima, ini jika dikembangkan akan menjadi lahan bisnis yang profit dan besar. Inilah tujuan kita bagaimana mengembangkan potensi mahasiswa menuju sarjana beradab dan berjiwa wirausaha menghadapi era industri 4.0," tutur Ketua STKIP Tamsis Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi dalam sambutannya. 

Lulusan angkatan ke 13 ini adalah lulusan terbaik dan terbanyak sepanang sejarah STKIP Taman Siswa Bima berdiri. Untuk itu, apresiasi tinggi diberikan STKIP Tamsis kepada orang tua/wali yang telah memberikan kepercayaan untuk mendidik putra dan putrinya di kawasan candradimuka STKIP Taman Siswa Bima yang memiliki visi besar pendidikan untuk peradaban (Education for Civilization). 

Kelima, STKIP Taman Siswa Bima selalu memberikan perhatian besar bagi lulusan dan alumninya untuk mengembangkan dirinya secara luas didukung oleh Program  NTB Gemilang yang dicanangkan oleh Gubernur NTB yang dibuktikan pada tahun ini setidaknya 5 orang alumi STKIP Taman Siswa Bima berhasil mendapat beasiswa studi magister di Malaysia melalui Program 1000 beasiswa luar negeri NTB Gemilang.

Wisudawan dan wisudawati saat mengikuti acara pengukuhan


Selain berbagai pencapaian di atas, untuk mendukung Program literasi Pemerintah Kabupaten Bima, STKIP Taman Siswa melalui kegiatan KKN PPL Terpadu telah menjalankan program literasi yang melibatkan sediktnya 3000 peserta literasi di lokasi KKN yang tersebar di berbagai Kecamatan di Kabupaten Bima.



-STKIP Tamsis Menuju Universitas-


Foto bersama wisudawan wisudawati terbaik


Rencana akbar STKIP Taman Siswa Bima untuk menaikkan level dari perguruan tinggi menjadi universitas terus bergeliat. Hal ini dibuktikan dengan berbagai persiapan yang sudah dilakukan, salah satunya adalah persiapan sumber daya manusia (SDM) yang sudah mencapai 90 persen. Serta rencana membuka Prodi Teknologi Pangan, Agribisnis dan ilmu Komputer.  

"Kita sudah bertemu dengan kelembagaan dan sudah konsultasi terkait syarat kesiapan. April hingga Juli lalu, kami dengan reviewer sudah mendiskusikan bahkan sudah disampaikan ke LLDikti. Satu Prodi minimal lima, kami membuka Teknologi Pangan, Agribisnis dan Ilmu Komputer," terang Doktor jebolan Universitas Indonesia ini.

Disamping itu, bahan pendukung lain adalah tenaga pengajar yang ijazahnya harus kosong tanpa NIP atau NIDN. Bahkan pihknya sudah menerima lamaran dari lulusan Belanda dan sudah ada magister psikologi.

"Kita menuju good university governance tahun depan akan reakreditasi. Kami sudah diasuh, ada 20 auditor,  45 Serdos dan akreditasi sudah 60 persen B. InsyaAllah tahun ini akan reakreditasi PJKR dan PTI, maka tahun depan bisa ajukan reakreditasi insitusi," ungkap Dr Ibnu.

Tim paduan suara menyanyikan lagu dan himne STKIP Tamsis


Pengembangan lain yang kini sedang dilakukan adalah laboratorium PGSD dan membuka Pascasarjana. Pasalnya, tahun ini sudah ada 2 orang dosen lulusan doktor milik kampus setempat. Dengan tiga orang doktor di kampus tersebut, tentu telah memenuhi syarat untuk membuka Pascasarjana. 

"Kita sudah punya tiga doktor dan memenuhi standar dan syarat untuk mengajukan izin Pascasarjana. Lebih mudah mengajukan sekarang yang penting ada Prodi Sosial dan Eksa. Hanya 16 hari pengajuannya dan bisa mendapatkan izin, InsyaAllah," terang pria enerjik ini. 

Merujuk pada penandatanganan nota kesepahaman dengan empat kampus manca negara, pihaknya langsung bergerak cepat. November nanti, pihkanya akan mengikuti internasional confereren di Mataram. pada bulan Februari, akan mengirim dosen dan mahasiswa ke luar negeri untuk studi kunjungan dan sebagainya. selain itu, mahasiswa juga didorong untuk menulis skiripsi di kampus luar negeri yang sudah menjadi mitra kamous setempat. 

"Kampus-kampus itu menerima dan terbuka bagi mahasiswa kita yang ingin melakukan pengembangan potensi diri. Kita akan siapkan dosen juga untum ke sana," tegas dosen ilmu politik ini. 


Wisudawan terbaik saat memberikan pidato kesan dan pesan wisudawan

Diakui, geliat keilmuan di kampus yang dipimpinnya selama empat tahun terakhir itu sangat baik. Bahkan ini menjadi pesona tersendiri bagi pelamar yang ingin menawarkan ilmunya kepada kampus tersebut. Bahkan hampir setiap hari ada pelamar. Ini menjadi indikator jika STKIP Tamsis terus berbenah, mereformasi kelembagaan dan menata infrastruktur. 

"kita mulai pindah ruang kerja dan pembelajaran dengan adanya fasilitas yang baru," katanya. 

Disamping prestasi di bidang iklim Pikir (Keilmuan), capaian iklim Ziikir pun tidak bisa dikesampingkan. Terungkap dalam empat tahun terakhir baca Qur'an sudah familiar di kalangan mahasiswa dan dosen. Efektifnya kegiatan ini justru membawa berkah bagi STKIP Tamsis dengan mendapat hibah pendidikan karakter. 

"Sehingga Maba kita lakukan seleksi literasi, mengaji dan salat. Bahkan kita temukan ada Maba yang sudah hafal 10 juz. Juga ada Qori Qoriah juara dari SD sampai SMA. Kita siapkan bidik misi bagi mereka yang memiliki potensi, kita juga punya bidik misi aspirasi," ungkapnya. 

Wisudawan wisudawati STKIP Tamsis mengikrarkan sumpah alumni


Sementara itu perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) DRA Putu Anggraini Sri adyani, MM menyampaikan, pengembangan STKIP Tamsis dari tahun ke tahun jauh lebih baik dan bahkan meninggalkan kampus-kampus lain. Baik dosen maupun mahasiswa yang diterima dan diwisuda sudah cukup membuktikan bahwa kampus tersebut sudah Bisa dikatakan unggul. 

"Akreditasinya sudah luar biasa. Tidak sembarang juga mahasiswa masuk di sini. Banyak inovasi mahasiswanya, bahak pada Harteknas di Bali kemarin, hasil inovasi mahasiswa dipamer termasuk mahasiswa STKIP Tamsis," ujarnya. 

Rencana kampus untuk mengubah menjadi universitas juga sangat diapresiasi dan mendukung penuh. Apalagi kampus tersebut banyak memperoleh dana hibah. Sehingga tidak heran outputnya, baik mahasiswa dan dosen sangat bagus. 

"Ketuanya yang paling bagus karena mendukung dosen dan sangat bergeliya hingga mancanegara. Ketuanya sudah berprestasi, pasti anak buahnya juga berprestasi," tutupnya.(poros07)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.