Dikbudpora Gelar Kemah Pembinaan Karakter Tingkat SMA


Bima, Poros NTB.- Upacara pembukaan kemah dalam rangka pembinaan karakter  bangsa yang berintegrasi, kreaktif dan mandiri bagi siswa – siswi SMA/ MA/ SMK Se – kabupaten dan Kota Bima yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten dan Kota Bima di Gelar. Kegiatan upacara kemah tersebut dilaksanakan di kebun Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima di Panda pada hari Kamis (10/10). Kegiatan tersebut dibukaoleh Bupati Bima di wakili Asisten Administrasi Umum Setda Bima              Drs. H.Arifuddin, HMY dan dihadiri oleh para kakak – kakak Pembina serta para siswa / siswi peserta kemah.

Dalam arahannya Drs. H.Arifuddin HMY, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan  ini, bertujuan untuk membentuk dan membina generasi muda sebagai pemimpin-pemimpin Bangsa dimasa depan, agar mempunyai kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif dan pekerja keras demi mendorong kemajuan serta keberhasilan pencapaian cita-cita Bangsa.

Untuk itu,  kepada seluruh peserta, agar kegiatan ini betul-betul dilaksanakan dengan baik, guna memantapkan tekad kaum muda sebagai patriot pembangunan, karena tantangan Negeri saat ini adalah tanggung jawab kita semua, untuk membangun kembali Negeri ini.

Di samping itu, agar generasi muda menjadi manusia-manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa memiliki kepribadian yang tangguh, terampil dan berpengetahuan, sehat dan kuat jasmani serta memiliki kesetiakawanan yang tinggi.

Dengan demikian, melalui kegiatan perkemahan ini marilah kita gelorakan kembali semangat perjuangan para pendahulu kita, perjuangan di masa sekarang bukan lagi perjuangan fisik seperti di masa lalu, tetapi perjuangan untuk membangun Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kita harus sadar bahwa kemerdekaan yang kita peroleh ini, diperjuangkan dengan tetesan darah dan air mata. Sebagai generasi penerus dan  segenap anggota untuk bersama-sama seluruh komponen Bangsa di tanah air, berkewajiban untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang konstruktif dan bermanfaat.

Melalui kegiatan perkemahan selain  sebagai sarana pembinaan yang menitik beratkan pada kegiatan persaudaraan, kerukunan dan perdamaian juga dalam rangka  menumbuhkan rasa kebangsaan, berjiwa Pancasila dan ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan beberapa pesan, harapan dan arahan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan bersama diantaranya ;Pertama. Tingkatkan intensitas dan kualitas Gerakan yang dilaksanakan ini  sebagai wadah pembentukan karakter Bangsa bagi generasi muda. Pembentukan karakter Bangsa amat penting dan menentukan nasib Bangsa di masa depan. Hanya Bangsa yang memiliki mental kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif dan bekerja keraslah yang akan mendorong kemajuan dan keberhasilannya. Kedua. Kegiatan kemah yang dilaksanakan ini hendaknya menjadi pelopor dalam membudayakan diri, senang bekerja keras serta cerdas dan ikhlas. Bangun nilai dan sikap serta perilaku sejak dini melalui berbagai ragam kegiatan kemah tersebut. Ketiga. Ajak kaum muda untuk meningkatkan semangat Bela Negara. Utamakan program dan kegiatan untuk meningkatkan semangat patriotisme dalam membela kepentingan Bangsa dan Negara serta tanah airnya. Keempat. Mantapkan tekad kaum muda sebagai patriot pembangunan. Tantangan Negeri kita adalah bagaimana kita membangun kembali Negeri ini. Kaum muda haruslah menjadi agen dan pelopor. Negeri ini akan maju dan sejahtera apabila pembangunan dapat terlaksana dengan baik, kenalkan dan libatkan kaum muda dalam kegiatan yang mengarah dan menjadi bagian dari pembangunan Nasional melalui karya-karya nyata. Kelima. Utamakan kepentingan Bangsa dan Negara di atas segalanya, pendidikan dan pelatihan harus melahirkan generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, didiklah kaum muda sedini mungkin untuk tidak membeda-bedakan identitas, seperti agama, etnis, suku, kedaerahan. Watak Nasionalisme akan tercermin dalam perilaku yang senantiasa lebih mementingkan kepentingan Bangsa dan Negara, dibandingkan kepentingan diri dan golongan. Keenam. Kokohkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Galang terus persaudaraan dan persahabatan diantara sesama anggota sebagai bekal memupuk jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan. Kembangkan berbagai metodologi dan kegiatan yang dapat membangun harmoni, kerukunan, kekompakan, kesetiakawanan bahkan kasih sayang diantara sesama kaum muda. Ketujuh. Amalkan semangat, tekad, kode etik termasuk pesan-pesan moral dan spiritual. Tekad, semangat, kode etik serta pesan itu, bukan hanya dijunjung tinggi, melainkan yang lebih penting dilaksanakan dan diamalkan sekaligus akan menjadi wadah yang ideal dan efektif dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual generasi muda.

Saya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dalam rangka membentuk jiwa kepemimpinan bagi generasi bangsa sekaligus sebagai ajang berlatih, menggali ilmu dan mendapatkan pengalaman sebanyak – banyaknya melalui kegiatan kemah tersebut. 

Menurut ketua pelaksana kegiatan Kakak Sumardi dalam pengantar, bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai dari tanggal 10 s/d 12 Oktober2019 dengan jumlah siswa / siswi yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 53 sekolah yang berada di wilayah Kabupaten dan Kota Bima dengan rincian 14 sekolah SMK dan 40 sekolah SMA. 

Dari kegiatan ini akan diberikan materi dan pelatihan terkait dengan menumbuhkembangkan jiwa kepemimpinan siswa / siswi itu sendiri sehingga diharapkan melalui kegiatan ini jiwa kepemimpinan akan terasah sekaligus melakukan kegiatan keakraban antara siswa / siswi peserta kemah. Ujarnya. 

Sebagai bentuk dari dimulainya kegiatan ini, ditandai dengan pemasangan tanda peserta kemah yang diwakili oleh 2 9dua) orang peserta kemah yang dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Bima Drs. H.Arifuddin, HMY. (Poros06/hum)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.