Teori ekonomi
pembangunan modern mengisyaratkan bahwa tanpa jaminan mutu yang
terstandarisasi, sebuah produk lokal akan selalu terkurung di ceruk pasar yang
sempit. Para mahasiswa ini dengan cermat membedah anatomi masalah produksi di
Giri Tembesi, mulai dari alur pengolahan yang masih tradisional hingga potensi
kontaminasi silang di dapur produksi. Menggunakan pendekatan ilmiah yang
disajikan dengan gaya bahasa ringan dan santai, mereka bertransformasi menjadi
jembatan edukasi. Mahasiswa memfasilitasi para pelaku UMKM secara langsung
dengan menerjemahkan standar baku BPOM yang rumit menjadi obrolan sehari-hari
yang mudah dicerna, sekaligus memberikan pendampingan langsung untuk mengurus
perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) agar produk desa bisa segera naik
kelas.
Dalam proses
pendampingan tersebut, pendekatan reflektif turut diterapkan ketika mahasiswa
menyadari bahwa masa pengabdian mereka di desa dibatasi oleh waktu. Beranjak
dari kesadaran bahwa benteng perlindungan pangan tidak boleh runtuh saat masa
KKN usai, lahirlah gagasan untuk membentuk Kader Keamanan Pangan Desa Giri
Tembesi. Para kader yang direkrut dari tokoh pemuda dan penggerak PKK ini
dilatih secara ilmiah namun dengan metode yang menyenangkan untuk menjadi
"satpam gizi dan mutu" di desa mereka sendiri. Merekalah yang akan
memegang tongkat estafet untuk melakukan edukasi mandiri, menjaga lingkungan
dari penggunaan bahan tambahan pangan yang dilarang, serta menuntun UMKM baru
yang ingin merintis usahanya dengan standar yang aman.
Melalui rancangan
program yang terstruktur ini, tujuan utama KKN untuk menciptakan ekosistem desa
sadar pangan dan mengakselerasi daya saing UMKM lokal dapat dieksekusi secara
terukur. Manfaatnya pun
dirasakan bagaikan efek bola salju bagi masyarakat Giri Tembesi. Selain
mendongkrak kepercayaan konsumen luar yang berujung pada peningkatan omzet
perputaran uang di desa, kedaulatan kesehatan warga juga ikut terlindungi
karena mereka kini bertransformasi menjadi produsen sekaligus konsumen yang
cerdas. Pada akhirnya, KKN tematik di Giri Tembesi ini menjadi potret manis
tentang bagaimana teori akademik yang kaku dapat dilebur menjadi praktik
pendampingan yang hangat, memastikan ilmu yang ditinggalkan berumur panjang dan
terus memampukan UMKM desa untuk berlari kencang di tengah persaingan pasar.
Penyusun : Tim Kelompok KKN Desa Giri Tembesi
COMMENTS