Banner iklan disini Banner iklan disini

Percasi NTB Tutup Kejuaraan Catur Mori Hanafi Cup


Bima, Poros NTB.-Kejuaraan Catur Mori Hanafi Cup 2018 ditutup secara resmi oleh ketua umum Percasi NTB Drs Abdullah Zais SH, Minggu (11/2) kemarin. Open turnamen bertajuk NTB Untuk Semua itu berlangsung selama 3 hari. Even yang diprakarsai sepenuhnya oleh pasangan Cagub dan Cawagub NTB Ahyar Abduh dan Mori Hanafi ini berlangsung di pusat perbelanjaan Bilionaire Desa Rabakodo Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Pada kejuaraan tersebut diikuti tingkat senior beregu dan perorangan dengan jumlah total peserta sebanyak 278 master catur se-NTB. Pantia menetapkan 20 renking master catur sebagai penerima hadiah sebesar Rp 50 juta tersebut. Serta enam tim dari peserta beregu.

Pengumuman Juara Catur Mori Hanafi Cup, dibacakan oleh tim juri dari Percasi Kabupaten Bima. Juara pertama perorangan M Edison Sonco Tengge, juara 2 bintang musik, 3 Muslim, 4 Ardiansyah, 5 Wahyullah, 6 M Mur, 7 Ilyas Parewa, 8 iwan Jayadi, 9 Bobi Aryanto, 10 Muis, 11 Ramlin, 12 Raihan, 13 Mulyadin, 14 Kristianto, 15 Muftahurrahman, 16 Hasbi, 17 Nukrah, 18 Hairudin, 19 Sardin dan peringkat 20 Salahudin.

Sementara beregu, juara 1 Bintang Musik, juara 2 Bilionaire, 3 Sumbawa Satu, 4, Parewa, 5 Banteng Rema Dompu dan terakhir, 6 Tim Sonco Tengge.

Ketua umum Percasi Kabupaten Bima Adhar menyampaikan, kegiatan tersebut berlangsung sejak 9 Februari lalu. Sistim pertandingan kejuaraan ini menggunakan sistem Swiss 46, 9 babak sesuai lazimnya berbagai kejuaraan catur saat ini.

Dia menjelaskan, kejuaraan tersebut merupakan event penting dan berharga dalam pengembangan olahraga catur. Dengan harapan memperoleh kesempatan untuk menimba pengalaman bertanding, sehingga melahirkan bibit baru kategori senior maupun junior.

“Pelaksanaan kejuaraan ini luar biasa. Semoga melalui kegiatan ini tumbuh atlet-atlet muda berbakat di Bima dan NTB pada umumnya," terangnya.

Dia menegaskan jika Percasi bukanlah organisasi di bawah kendali partai politik. Terlebih pada even tersebut disponsori sepenuhnya oleh bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

"Turnamen ini semata-mata untuk mempererat silaturahmi para master catur di NTB. Semangat Pak Mori Hanafi yang ingin mendorong tumbuhnya atlet catur dan sejumlah olahraga lain cukup baik. Ini pemimpin yang kita harapkan ke depan," tuturnya.

Sementara Ketua Umum Percasi NTB Drs Abdullah Zais SH menjelaskan, tujuan penyelenggaraan kejuaraan catur ini adalah untuk pengembangan olahraga catur. Dalam rangka memberikan kesempatan bagi penggemar catur untuk mengasah kemampuan serta menimba pengalaman bertanding yang nantinya akan bermuara pada pencapaian prestasi level berikutnya.

Turnamen ini lanjutnya, diharapkan menjadi wahana lahirnya bibit-bibit atlet catur berbakat yang akan menjadi andalan NTB untuk mampu berkompetisi mengharumkan nama daerah.

"Kami sampaikan terimakasih kepada panitia pelaksana serta sponsor utama Mori Hanafi. Karena kegiatan yang diikuti pecatur Mataram, Sumbawa, Dompu dan Bima ini telah berjalan dengan lancar dan tertib," ucapnya didampingi ketua harian Percasi NTB Raehan SE MM yang juga anggota DPRD Provinsi NTB ini.

Sedangkan perwakilan sponsor utama Cawagub Mori Hanafi, Agus Fahri mengaku kagum dengan tertibnya kegiatan tersebut. Terlebih lagi, para master catur dari berbagai daerah di NTB itu bisa menciptakan suasana persaudaraan di tengah kompetisi.

"Kegiatan ini bukanlah hadiahnya yang diperebutkan, tapi bagaimana kita mampu menciptakan rasa persaudaraan dalam suatu kompetisi. Ini dibuktikan oleh para master catur NTB. Meski bersaing, tapi tetap sportif," kata adik dari H Mori Hanafi ini.

Menurut dia, kegiatan serupa tidak saja akan dilaksanakan saat ini. Tapi akan terus digelar, terlebih jika Mori Hanafi menjadi orang kedua di NTB. Selain itu, di waktu yang bersamaan H Mori Hanafi juga sedang menutup turnamen tenis meja di Mataram.

"Ini adalah awal dari bangkitnya olahraga di NTB. Dalam waktu dekat kita juga akan menggelar even yang sama di Dompu dan Sumbawa," akunya.

Dia mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh master catur di NTB yang sudah mengisi kegiatan tersebut. Terlebih lagi pecatur dari luar Bima yang rela menembus jarak yang jauh untuk memenuhi undangan Mori Hanafi.

"Kami dari perwakilan Pak Mori Hanafi menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf. Semoga kita mampu memberikan yang terbaik bagi daerah dan ingat Mori Hanafi adalah harga mati untuk menjadi Wakil Gunernur NTB," pungkasnya, diikuti tepuk tangan para peserta catur. (Poros-07)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.