Banner iklan disini Banner iklan disini

Mahasiswa PPL-KKN Terpadu STKIP Tamsis Resmi Ditarik

Mulyana MPd




Bima, porosntb.com-Mahasiswa PPL dan KKN Terpadu angkatan ketiga STKIP Taman Siswa Bima resmi ditarik kembali ke kampus. Sejumlah mahasiswa tersebut tersebar di Kota dan Kabupaten Bima. Para mahasiswa sukses melaksanakan salah satu tri dharma perguruan tinggi itu dengan kesan manis. 

Para mahasiswa ini telah menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara terpadu selama tiga bulan. 

Ketua LP2M, Mulyana MPd menuturkan, selama mengikuti PPL KKN Terpadu, sejumlah posko mahasiswa membawa sejumlah program. Mulai dari program literasi, kursus mengaji, menulis dan kursus bahasa Inggris. 

Selain itu Ana begitu perempuan ini disapa mengaku jika hampir 70 persen mahasiswanya melaksanakan seminar pendidikan selama menempuh PPL KKN terpadu. 30 persen sisanya adalah program lain yang disesuaikan dengan kondisi wilayah posko masing-masing. 

"Program non fisik justru sedikit tahun ini. Karena hampir seluruh mahasiswa kami melaksanakan program fisik seperti cet perbatasan desa, bantu rehab kantor desa, pagar serta papan nama RT," bebernya. 

Disamping itu sambung gadis yang masih single ini, ada juga pelatihan khusus komputer yang dilaksanakan mahasiswa. Bahkan, program tersebut dilaksanakan di semua sekolah lokasi PPL. 

Dikatakan, hampir semua mahasiswa menggencarkan pendidikan. Semuanya ikut terlibat memberikan yang terbaik bagi sekolah dan masyarakat. 

"Saat 17 Agustus, semuanya berbaur dengan masyarakat. Mereka all out menyukseskan dan menyemarakkan HUT RI di masing-masing wilayah. Prodi Penjaskes paling banyak dipakai, mulai dari panitia lomba olahraga, pengarah kegiatan hingga jadi wasit," terangnya. 

Disamping itu, Ana juga menilai kegiatan PPL KKN Terpadu saat ini sangat menonjol. Selain kegiatan dengan beground literasi, mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan keagamaan. Seperti MTQ, hampir semua mahasiswa menjadi panitia inti. 

"Bahkan di Desa Mpuri dan Desa Mpesa mereka melaksanakan sendiri MTQ walau tidak ada anggaran dari pemerintah," ungkapnya. 

Sementara ketua STKIP Taman Siswa Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman MSi menyampaikan rasa syukur dan bangga atas suksesnya kegiatan tersebut. Terlebih sejumlah mahasiswa mampu menciptakan harmonisasi di lokasi PPL KKN dan meninggalkan kesan yang indah. 

"Kita tetap konsisten soal ini. Sejumlah kegiatan yang dilakukan mahasiswa seperti kursus, literasi dan kegiatan keagamaan, ini capaian yang membanggakan," ujarnya. 

Menurut Ibnu, para mahasiswanya telah memberikan berkontribusi  positif pada masyarakat dan daerah. Sekaligus, hal ini meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap SDM yang dimiliki daerah. 

"Justru ini menjadi jalan terbangunnya relasi yang baik. Baik dengan masyarakat maupun sekolah. Karena pengabdian kampus ini sudah ada di hati masyarakat. Sabab mahasiswa yang kami lepas ke masyarakat adalah mereka yang sudah matang," tandasnya.(poros-07)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.