Banner iklan disini Banner iklan disini

Sebanyak 151 PTPS Bolo Dilantik

Foto: Kegiatan Pelantikan PTPS Kecamatan Bolo Di  Aula SKB Bima Di Desa Rato oleh Devisi Penanganan SDM Bawaslu Kabupaten Bima Junaidin S.Pd
Bima,PorosNTB.com-Sebanyak 151 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se Kecamatan Bolo dilantik sekaligus mengikuti Bimbingan Teknis, Senin (25/3). Mereka dilantik oleh masing-masing Ketua Panwascamnya. Yakni Kecamatan Bolo berlangsung di Aula SKB Bima di Desa Rato.

Ketua Panwascam Bolo, Abdul Malik SPd menyampaikan bahwa anggota PTPS yang dilantik ini akan bekerja membantu Bawaslu dalam rangka menyukseskan pengawasan pada Pemilu April mendatang. Sehingga terwujudnya Pemilu aman, damai, berkeadilan dan  berintegritas.

"Untuk anggota PTPS yang dilantik ini sebanyak 151 orang. Jumlah tersebut berdasarkan jumlah TPS yang ada se Kecamatan Bolo," ujar Malik.

Diingatkannya, pada seluruh anggota PTPS ini untuk bekerja sesuai aturan. Yakni membantu Bawaslu dalam segi keamanan menyukseskan Pemilu 2019. Selain itu, PTPS diminta untuk tak mencedarai marwah demokrasi. Dalam arti tak terlibat dan mendukung salah satu Caleg, Calon DPD maupun Calon Presiden maupun Wakil Presiden.

"Junjung tinggi kode etik sebagai penyelenggara. Sekaligus kalian adalah harapan terakhir Bawaslu dalam suksesnya Pemilu 2019," pintanya.

Hal Senada disampaikan, Ketua Panwascam Madapangga, Ilham Akbar SPd bahwa PTPS ini merupakan bagian Penyelenggara Pemilu. Untuk itu dalam setiap menjalankan tugas di lapangan harus menjunjung tinggi aturan. Terutama dalam pengawasan di masing-masing TPS demi terlaksanakan Pemilu yang berkeadilan dan berintegritas.
"Selamat bergabung dan menjadi bagian penyelenggara Pemilu Tahun 2019. Semoga apa amanah yang diberikan ini mampu dilaksanakan dengan baik," pintanya.

Devisi Penanganan SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Bima, Junaidin SPd, menyampaikan selamat kepada seluruh PTPS yang dilantik. Usai pelantikan ini semuanya menjadi bagian penyelenggara Pemilu.

"Pemilu akan datang beda dengan sebelumnya. Karena pada Pemilu yang lalu tidak ada PTPS yang dilantik. Tujuan pelantikan ini tentunya untuk meminimalisir segala bentuk pelanggaran Pemilu," ucap Junaidin.

Kalaupun ditemukan kecurangan maupun pelanggaran di lapangan, PTPS mempunyai kewajiban untuk melaporkan ke Bawaslu selanjutnya diproses bahkan penindakan.

"Jaga integritas, sehingga pelaksanaan Pemilu tahun ini berjalan sesuai harapan. Sekaligus marwah demokrasi tetap terjaga dengan baik," tutup dia.(Poros08)
Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.