BPD Tegur Pj Kades Simpasai

Penulis : Nurdin Ar SH
Editor : Edo

Ketua BPD Simpasai Kader Jailani


Bima, porosntb.com-Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Simpasai Kecamatan Monta melayangkan surat teguran kepada pejabat (Pj) Kepala Desa Simpasai Arifin H.M Taher.  Teguran tersebut disampaikan lantaran Pj Kades ogah memenuhi rapat koordinasi antara BPD dan Penyelenggaran pemerintah desa yang diajukan BPD. Bahkan BPD setempat sudah mengundang secara resmi agar Pj Kades melakukan rapat koordinasi bersama tentang penyelenggaraan pemerintah desa. Namun selama dua kali diundang, Pj Kades nggak pernah ikut.

Ketua BPD Simpasai Kader Jailani mengatakan, sudah dua kali pihaknya melayangkan surat undangan rapat koordinasi dengan Pemdes tersebut. Namun tidak diindahkan oleh PJ kades. Pihaknya juga berencana mengeluarkan surat teguran ketiga setelah dua kali suratnya tidak direspon.

"Pertama tanggal 18 November adalah surat undangan rapat koordinasi tapi tidak ada tanggapan. Lalu menyusul surat yang kedua tanggal 6 Desember, masih juga tidak ditanggapi. Makanya surat ketiga perihal teguran dikeluarkan pada 19 Desember hari ini," ungkapnya.

Kader menjelaskan, Rapat Koordinasi tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa sudah diatur dalam UU nomor 6 tentang Desa Pasal 61. Badan Permusyawaratan Desa berhak:
a. mengawasi dan meminta keterangan tentang penyelenggaraan Pemerintahan Desa kepada Pemerintah
Desa; b. menyatakan pendapat atas penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan Pembangunan Desa,
pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa; dan
c. mendapatkan biaya operasional pelaksanaan tugas dan fungsinya dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Desa.

Sementara Pj Kades Simpasai dikonfirmasi media ini lewat handphone menyatakan jika surat teguran terhadapnya tidak menjadi masalah. Tapi yang jelas tidak ada unsur kesengajaan dari dirinya. 

"Soal surat itukan haknya mereka," katanya. 

Lanjut Arifin, jika surat sebelumnya tidak dihadiri karena sibuk menghadapi kontestasi pemilihan kepala desa. Saat ini kata dia, sudah tidak ada lagi kesibukan.

"Saya tunggu sekretaris dan bendahara untuk menanyakan hal itu, agar tidak ada yang tidak hadir lagi," ujarnya. 

"Mungkin hari Senin depan baru melakukan rapat koordinasi. Itu sih saya lebih senang kalau ada pembahasan tentang desa. Saya dan BPD juga sama-sama baru, jadi yang tahu persis sekretaris dan bendahara," tutupnya.(*)
Labels: , ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.