Aktifitas Pertambangan PT Bunga Raya Dituding tak Berizin, Warga Desak Bupati Bersikap

Aksi sejumlah warga menutup akses jalan di Desa Sai tahun 2018 lalu-Foto FB Andre Eksekutif Bcw

Bima, porosntb.com-Sejumlah warga Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima mendesak bupati untuk menindaklanjuti tuntutan warga tahun lalu terkait aktifitas PT Bungaraya. Karena buntut lambannya respon pemerintah terkait kehadiran tambang PT Bunga Raya tersebut membuat warga mulai berang. Pasalnya, sejak awal, warga sudah menyampaikan protes dan penolakan hadirnya pertambangan tersebut. 

Warga menuding, izin operasional galian pertambangan itu tidak ada. PT Bunga Raya dinilai melanggar ketentuan UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan. 

Menurut tokoh pemuda setempat Usrah SH, aktifitas pertambangan itu sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Mereka mengaku heran dengan aktifitas pertambangan tersebut yang masih terus berlangsung, padahal dari awal sudah mendapat penolakan warga. 

"Pemerintah harus hadir untuk menengahi persoalan tersebut. Pemerintah sebagai pemangku kebijakan harus memperjelas keberadaan PT Bunga Raya dan harus memperhatikan masyarakatnya," tutur Usrah.

Dia mendesak pemerintah daerah agar tidak main mata dengan PT Bunga Raya sehingga mengabaikan hak-hak dan kesejahteraan masyarakat.

"Jangan sampai pemerintah daerah lebih melindungi PT Bungaraya ketimbang masyarakatnya sendiri," tegasnya. 

Aksi blokir jalan itu sebagai bentuk kecewa warga terhadap pemerintah. Dengan harapan, Pemda bisa berpihak kepada rakyat dan tidak mengutamakan kepentingan pribadi. 
  
"Pemerintah Daerah harus menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat, jangan sampai menunjukan sikap apatis sehingga menimbulkan kegaduhan," ingatnya. 

Pemerintah daerah didesak agar tidak tutup mata dengan persoalan tersebut dan segera memeberhentikan aktifitas pertambangan. Apalagi, sejak awal warga sudah menegaskan menolak kehadiran pertambangan di wilayah setempat.

"Jangan sampai persoalan ini menimbulkan korban," tandasnya.(poros07)

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.